Articles

  • Sekarang jiika anda menonton Samsung Smart-TV, anda bisa menjumpai website ini dalam bentuk aplikasi standard yang mudah di akses. Jadi sambil nonton TV, bisa melihat posting terakhir PO atau posting lama. Perspektif Online bisa juga dibuka melalui browser yang tersedia pada Samsung Smrt-TB

    Read ›
  • Atas permintaan umum, kami terbitkan terjemahan tulisan PAVIN CHACHAVALPONGPUN di Asian Wall Street Journal. Konflik politik Thailand selama beberapa tahun terakhir ditandai oleh pertarungan kelas antara elite feodal dan kelas petani. Tapi ini mungkin berubah ketika pemerintahan baru yang tampil dengan dukungan kelas bawah mencapai akomodasi dengan militer dan istana raja.

    Read ›
  • Having three heroes does not necessarily mean having three presidential candidates. They have a long way to go. Dahlan Iskan and Jokowi need to have political support generated from their public base of admiration. Sri Mulyani needs to complete her World Bank service before announcing her candidacy. And the party that plans to nominate her, SRI, needs to overcome government legalistic obstacles to formalize their active network in 33 provinces, nearly 500 Kabupaten and thousands of Kecamatan. But the seeds of political insurgence have been planted. Three potential candidates have won the public imagination. And imagination is the most powerful political capital. Without imagination, politics is business as usual perpetuating the corrupt political-business oligarchy.

     

    Read ›
  • Mohon izin kepada sorgemagz.com men-share video  VISI – WIMAR WITOELAR – SORGEMAGZ.COM http://vimeo.com/35146227 rangkuman bincang2 bersama Wimar Witoelar dan pendukung SMIK/SRI Bandung, 7 Januari 2012

    Read ›
  • Bincang-bincang bersama Wimar, nama acara di Gedung Indonesia Menggugat Bandung. Fokus pada permasalahan SRI dan jalan maju menuju Pemilu 2012. Banyak pembicara, disini tvTWO menayangkan tiga pembicara dengan topik penting> Status SRI, falsafah SRI dan perjuangan SRI di Papua

    Read ›
  • Wimar menyampaikan bahwa Partai SRI sebenarnya telah lolos dari ujian administratif untuk memenuhi semua persyaratan yang diwajibkan oleh Kemenkumham, namun tidak diloloskan karena ada kepentingan politik yang bermain. Partai SRI telah sedemikian rupa mewarnai percaturan politik nasional, sehingga ada pihak yang kuatir akan kehadiran partai ini. Sampai saat ini pendukung Partai SRI di 33 provinsi, 400-an kabupaten/kota, dan 4000 lebih kecamatan, di seluruh Indonesia masih utuh dan siap untuk Pemilu 2014.

    Read ›
  • This article has appeared in various media publications. The reason for highlighting it is our respect for the Jakarta Post, the most credible English language newspaper in Indonesia. It is testimony to the veracity of our position at SRI (Serikat Rakyat Independen). It is a stamp of legitimacy.

    Read ›
  • Partai SRI tidak diloloskan oleh Kementerian Hukum dan HAM dalam veriifikasi hukum. Padahal semua persyaratan administrasi telah dipenuhi. Tapi SRI memilih untuk tidak menggugat pemeirintah secara hukum. Pertama, ini adalah perjuangan politik dimana kita harus memggunakan kondisi apa adanya. Kedua, kami tidak ingin mempermalukan orang baik yang ada dalam pimpinan KemHukam. Mereka memilih keselamatan karir diatas integritas prinsip. Hal yang lazim dan harus diambil hikmahnya sebagai 'wake-up call'. Membangunkan kita dari euforia setelah mencapai sukses luarbiasa dalam mengumpulkan dukungan publik. Hanya dengan cara ini kita bisa menegakkan pemerintah yang ramah dan efektif,

    Read ›
  • 7 Jan 2012 Open House SRI/SMIK Bandung - Ged Ind Menggugat jam 13-16.  Jl.Perintis Kemerdekaan No. 5. Wimar WItoelar menjawab

    Read ›
  • Prime Minister Yingluck must foster greater free speech now, or risk seeing radicals do so later Instead of promoting an open society, Ms. Yingluck has allowed her ministers to implement harsher measures against perceived anti-monarchy elements. The government has spent millions of dollars installing spy software to monitor antimonarchy websites. Chalerm Yubumrung, deputy prime minister and minister of interior, even boasted, "My government has closed down more websites than in the previous administration."

    Read ›

« Home | ‹ Previous | Next ›