Articles
If Jakarta voters were to stop viewing politics as a spectator sport and work hard to become active participants, we would have already taken the first steps in moving away from oligarchy and putting power into the hands of the people. As always, the process is more important than the outcome.
Read ›
Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) resmi berbadan hukum. Keputusan itu tertuang dalam SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (SK: M.HH-09.AH.11.01 Tahun 2012), tertanggal 27 Maret 2012. Partai pendukung Sri Mulyani Indrawati sebagai calon presiden Indonesia 2014 ini siap untuk mengikuti proses verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi partai peserta pemilu. Saat ini, Partai SRI sudah memiliki kepengurusan di 33 provinsi, lengkap dengan kepengurusan sampai ke tingkat kecamatan.
Read ›
"Tidak perlu ditanyakan, apakah SMI siap menjadi Presiden RI 2014. Yang menjadi pertanyaan dan tantangan sekarang, apakah pemilih kita, baik pemilih lama dan terutama pemilih baru, ingin memasang standar kualitas setinggi SMI. Harapan masyarakat yang belum masuk kubu politik pragmatis, nama SMI menjadi panggilan untuk sekali lagi mencoba mencapai reformasi kehidupan publik di Indonesia melalui cara yang demokratis dan damai, "ujar Wimar dalam pengantar buku itu.
Read ›
Buruknya komunikasi politik incumbent, serta hadirnya bursa calon independen ternyata menjadi salah satu pemicu partai politik untuk berlomba memunculkan calon terbaiknya. Kekhawatiran akan kembalinya dominasi Foke ternyata tidak terbukti. Proses penentuan bakal calon gubernur dan wakil gubernur oleh partai politik memang memunculkan tarik menarik hingga akhir batas tenggat waktu yang menarik untuk diikuti. Disinilah partai politik seakan terpacu untuk mengusung kader terbaiknya yang memiliki pengalaman memimpin daerah, populer, dinilai bersih dan berintegritas untuk bertarung.
Read ›
‘Bagaimana mengharapkan politik memberikan solusi? Menurut anda apa yang bisa dilakukan, jika kita tahu bahwa koruptor utama di negeri ini adalah seorang pemimpin partai politik besar, membangun hubungan ketergantungan dangan kekuasaan negara, dan dilindungi oleh media miliknya yang menyiarkan berita palsu?’
Read ›
Jika satu langkah saja untuk berpikir bahwa kalau orang-orang yang digemari orang itu ingin dijadikan pemimpin formal maka harus ada dukungan politik. Itu sebetulnya makna pencalonan Sri Mulyani. SRI tidak harus dianggap berguna untuk pendukung Sri Mulyani saja tapi dia pasti berguna juga untuk setiap orang yang mengharapkan kebuntuan, kekentalan oligarki politik ini dicairkan oleh suara segar dan yang paling mudah kita catat bahwa gerakan politik yang paling bermanfaat, paling kuat, bukanlah mendirikan partai, bukanlah mengumpulkan pendukung, tetapi memberikan suara anda sendiri pada pemilu kelak. Suara itu bisa diberikan tanpa harus merasa terbelenggu oleh calon partai kalau anda sendiri ikut mendorong munculnya calon diluar partai. Saat ini ada dua yang secara pribadi menjanjikan. Secara politik masih perlu dukungan kita semua, Faisal Basri dan Sri Mulyani
Read ›
Gambaran suasana diskusi internal partai SRI menunjukkan partai ini memang beda dan berusaha tetap beda dalam menempuh perjuangan politik menuju Pemilu 2014. Partai SRI dibangun atas dasar hasrat meningkatkan etika politik. Berbeda dengan partai pada umumnya, ambisi standard machtsvorming dan machtsaanwending tidak menjadi ambisi Partai SRI yang mulai dari perasaan pribadi melawan ketidak keadilan dan tumbuh menjadi gerakan moral sebelum dibentuk partai sebagai satu-satunya cara konstitusional untuk membuat perubahan. Karena itu tidak akan digunakan money politics yang bertentangan dengan etika publik.
Read ›
Dalam sebuah diskusi yang diikuti oleh kelompok mahasiswa, ternyata tidak ada yang mengenai kejadian Tenerife. Katanya jaman sekarang tidak pernah dengar, tidak jadi topik. Tidak di koran, tidak di televisi, tidak di majalah. Padahal kejadian itu dahsyat betul, tabrakan dua pesawat terbang di Tenerife.
Read ›
Sedmentara partai2 ragu membuat komitmen mengenai calon Gubvernur DKI 2012 , calon independen Faisal Basri - Biem Benjamin berjalan laju dengan dukungan rieel masyarakat. Akan tetapi ada yanda bahaya dari pejabat Panwaslu. Rilis terakhir yang dikeluarkan Panwaslu tentang hasil rekapitulasi dukungan KTP sementara, dari 496.155 dukungan berkurang hingga tinggal 202.492 pendukung. Hasil ini menunjukan terjadi penyusutan sekitar 50 persen. Terang saja rilis yang dikeluaran panwaslu ditengah proses verifikasi faktual, dimana semua tim masih bekerja keras memantau proses verifikasi, merupakan bentuk pelanggaran etika yang seharusnya tidak terjadi.
Read ›
Tak jarang kerap terjadi bentrok antar kelompok yang berujung jatuhnya korban. Sebut saja bentrok berdarah di blowfish, ampera, sampai yang baru terjadi di depan RSPAD Gatot Subroto. Lucunya, media selalu menyebut mereka sebagai ormas atau kelompok kepemudaan. Dengan pimpinan yang dipanggil dengan sebutan tokoh pemuda. Padahal tidak ada nilai yang pantas dicontoh oleh pemuda Indonesia, selain solidaritas buta yang mereka punya.
Read ›
Kenapa Korupsi sekarang semakin akrab terdengar?? Tertulis di semua media cetak dan elektronik. Jika search melalui Mr. Google dg keyword “Korupsi” maka tercatat sekitar 50.500.000 hasil penelusuran, sedangkan bila memakai keyword “corruption” 171.000.000 hasil, tapi yang lebih menarik ketika memakai keyword “korupsi di Indonesia” hasilnya terdapat 6.340.000 penelusuran. Film layar lebar 'Kita vs Korupsi' merupakan rangkaian dari 4 film pendek yang masing-masing film berdurasi 30 menit yang kemudian terangkai menjadi satu benang merah yakni, semangat pemberantasan korupsi sebagai syarat nilai-nilai integritas yang ditanamkan dalam keluarga.
Read ›
Pada kesempatan apapun termasuk acara yang tidak berhubungan dengan topik Sri Mulyani, Wimar sering ditanyai wartawan. Wimar selalu menjawab, dan serng sekali ini menjadi berita media. Kadang-kadang terjadi salah kutip, entah sengaja atau tidak. Tapi sudah menjadi kebiasaan WW untuk tidak menggugat salah kutip itu, karena selama ini tidak terlihat ada iktikad buruk. Paling jauh, hanya keinginan memberi bumbu pada berita. Jika ada pembaca yang ingin memastikan kutipan pers, silakan tanya langsung pada Wimar, pasti akan dijawab. email e wimar@witoelar.com. Kami hargai perhatian dan respek media terhadap Ibu Sri Mulyani
Read ›
Wimar Witoelar, Achmad Santosa, Teten Masduki, Chandra Hamzah, Febri Diansyah, Zainal Arifin Mochtar dan Jamil Mubarok memberikan pernyataan sikap Remisi dan pembebasan bersyarat harus diberikan secara selektif, tidak diobral dan 'diperjualbelikan' untuk motif politik maupun kepentingan kelompok tertentu.
Read ›


