Articles

  • Perjalanan Wimar ke Washington DC seperti pulang kampung setelah 11 tahun tidak pernah kembai. Tidak ada yang berubah di Washington selama 11 tahun ini, sedangkan di Indonesia banyak sekali yang telah berubah. Dihadapan diaspora Indonesia di Washington DC,  Wimar berbagi perspektif mengenai perkembangan Indonesia selama 10 tahun ini, bagaimana Indonesia menjalankan perjalanan demokrasi serta pandangan ke arah Pemilu 2014.

    Read ›
  • Sebenarnya akan jadi satu kebanggaan tersendiri jika Lady Gaga bisa datang ke Indonesia. Karena pelantun lagu ‘Alejandro’ ini adalah salah satu penyanyi sekaligus penghibur terbesar di dunia , dengan followers di twitter yang mencapai 25 juta orang. Sampai kapan negara akan terus kalah terhadap kelompk – kelompok yang kerap menyabut golok untuk mewujudkan keinginan mereka. Dimana  akal sehat hilang oleh kelalaian negara

    Read ›
  • Seperti layaknya Indonesia, keragaman suara dan manusia yang ada di SMI Keadilan ternyata adalah kekuatan tersendiri yang membuat organisasi ini tetap bisa bertahan demi memperjuangkan nilai yang dipercai bersama, yakni kejujuran, integritas dan etika publik.

    Read ›
  • Proteksionisme justru melahirkan kemiskinan, bukan kesejahteraan. Bahkan juga tidak melindungi lapangan kerja maupun industri dalam negeri. Sebaliknya, ia justru menghancurkannya, merugikan industri-industri ekspor dan industri-industri yang berbasis impor.Misalnya saja  menaikkan harga baja untuk “melindungi” perusahaan-perusahaan baja lokal hanya berakibat pada naiknya ongkos produksi mobil dan banyak produk lain yang terbuat dari baja. Begitupun dengan pertanian, yang sepertinya ‘sah’ jika masyarakat Indonesia yang berbasis konsumen  ini harus membayar lebih mahal untuk komoditi pertanian, sebagai upaya afirmasi bagi petani.

    Read ›
  • Tak sampai setengah jam sejak kehadiran Menteri Keuangan, datang rombongan demonstran yang berorasi di depan lokasi acara, Warung Daun di depan Taman Ismail Marzuki. Kebisingannya menerobos pintu dan jendela gedung. Hampir semua wartawan yang meliput acara berhamburan ke luar. Tinggal kami para pembicara, moderator, dan segelintir lainnya yang tetap di dalam Para demonstran meneriakkan: “Sri Mulyani maling, Sri Mulyani maling ….” berulang kali, bersahut-sahutan.

    Read ›
  • Cuman lihat dua kolam renang aja sih.. at least untuk sekarang. Kalau ada usul, kita lihat yang lain. Pertama kali saya kenal kolam renang adalah di tahun 1953 (ampun!! jadul banget.. bokap gua aja belon lahir......) yaitu kolam renang Manggarai di Pasar Rumput dekat tempat Barack Obama masa kecil. Pertama suka lewat-lewat kolam renang yang ditepi jalan Sultan Agung sekarang. Diseberangnya ada kali, yang suka banjir itu. Read ›
  • Tanggal 14-16 Agustus 2008 kemarin, rombongan IMX melakukan outing ke Kota Pahlawan, Surabaya Jawa Timur. Tiga hari dua malam menjadi waktu yang cukup untuk memanjakan diri dari suasana yang penat. ’Outing ke Surabaya mumpung ngga ada kerjaan’. Itu yang terpampang dari sebuah poster yang dipasang di depan bus untuk menandakan bahwa bus yang kita tumpangi adalah turis lokal dari Jakarta Read ›
  • Indonesia sebagai negara besar, bisa dianggap sebagai salah satu paru-paru dunia karena selain kita memiliki laut yang luas, Indonesia juga memiliki area hutan terbesar. Tapi kita juga merupakan negara yang mengalami laju penggundulan tertinggi. Untuk membahas keprihatinan tentang masalah hutan, Perspektif Wimar menghadirkan Direktur Eksekutif Greenomics Elfian Efendi yang ditemani Meisya Siregar sebagai co-host. Read ›
  • “Akibat dari pemanasan global bukan hanya daerah pesisir yang merasakan, tapi ada negara yang juga terancam bisa hilang seperti Tuvalu”, ujar Dr. Armi Susandi ahli perubahan iklim dari Fakultas Kebumian dan Teknologi Mineral ITB, yang menjadi narasumber di Perspektif Wimar dalam memperingati hari bumi. Kali ini Wimar ditemani Cathy Sharon sebagai co host. Read ›
  • Di saat budaya konsumerisme yang tinggi dan hampir semua harga kebutuhan merangkak naik, punya uang banyak kalau nggak bisa ngaturnya pasti akan terbuang percuma, apalagi cuma punya uang sedikit. Oleh karena itu manajemen keuangan keluarga adalah hal yang sangat diperlukan untuk menyelamatkan masa depan. Perspektif Wimar mengangkat tema ini dengan menghadirkan narasumber Ligwina Hananto, yang ditemani Agni Pratista sebagai co host Read ›
  • Yang bisa bikin orang lain ketawa itu lebih besar dari siapa pun. Sayang, saya tidak bisa menggambar. Saya bersyukur kenal Benny dan Mice. Saya bisa tetap bahagia jadi orang Jakarta, kata Wimar pada Pameran Kartun dan Peluncuran Lagak Jakarta: 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta karya Benny & Mice Read ›
  • "Masih tidak percaya, sebuah pertemuan seperti ini pernah terjadi," kata Enda Nasution bersemangat saat membuka perhelatan akbar Blogger se-indonesia, Sabtu, 27 Oktober 2007. Ya, memang benar-benar sebuah acara yang sangat jarang terjadi. Sekelompok orang yang biasanya hanya akrab secara virtual dapat bertemu muka secara fisik atau bahasa gaulnya 'ngopi darat'. Read ›
  • Loh, kok gitu pilihannya? Bukannya Adang atau Fauzi Bowo? Iya sih.. tapi jujur aja, bagi saya tidak masuk akal kalau milih Fauzi Bowo. Dia nggak pernah bilang apa maunya, cuman bilang mau meneruskan yang dulu. Yang mau diteruskan adalah pemerintahan DKI yang korup, yang mempermudah bisnis-politik menjarah fasilitas. Adang belum bisa saya dukung karena banyak keraguan. Tapi pengganggu lebih penting adalah bahwa proses pencalonan Gubernur tidak jujur, dan mengelabui penduduk DKI. Susah mau milih calon yang hasil proses tidak jujur ini. Read ›
  • Demokrasi melaju dengan cepat di Indonesia, dan Pilkada DKI 2007 diharapkan akan membawa kemajuan mutakhir. Maunya sih begitu. Kenyataannya, demokrasi akan anjlok pada Pemilihan Gubernur DKI bulan Agustus 2007 ini, kalau tidak terjadi mukjizat politik. Dengan kekecewaan Pilkada DKI 2007, lebih beralasan lagi menuntut pembersihan partai politik, termasuk menambah dukungan untuk calon independen. Read ›
  • Wimar Witoelar Goes To Sex Town, begitulah cara majalah Male Emporium mengiklankan artikel travel di cover-nya. Judul asli 'Seperempat Putaran Bumi' diganti menjadi 'Kota Seks(i), Groningen, dan Gus Dur', tapi isinya tetap sama. Baca di sini, atau beli majalahnya (Edisi Juli 2007) untuk lihat photo-photo seru! Read ›
  • Pertemuan dengan mahasiswa anggota PPI Amsterdam memperluas wawasan dan juga pergaulan. Salah satu kenalan baru adalah Rini Prasodjo yang menjadi kontributor tetap pada ruang Kolom Kita di KCM. Rini yang nikah dengan Martin van Bruinissen sudah tinggal belasan tahun di negeri Belanda. Dari percakapan di Amsterdam, Rini yang mantan peneliti LIPI lulusan Monash University memutuskan untuk menemui WW di kota paling utara Groningen. Ini wawancara hasil kunjungan itu. Read ›
  • Partai banyak, calon hanya dua. Padahal lebih dari 70% pemilih menginginkan ada calon ketiga. Gagalnya mengijinkan calon independen merupakan bencana bagi Pilkada DKI dilihat dari perkembangan demokrasi. Secara lebih luas, ia juga menandakan beratnya jalan ke arah demokrasi selama elite politik masih berpikir defensif. Read ›
  • Bukannya Foke muncul, malah Wimar menghilang. Bukannya kampanye curang dihentikan, malah yang nanyain dihentikan. Ingin tahu cerita dibalik layar pencabutan Wimar dari posisi panelis tetap di Gubernur Kita? Singkatnya, Jak-TV mengaku ditekan orang Fauzi Bowo. Lengkapnya, silakan simak liputan detikcom dan wawancara radio Utankayu 89,2FM hari Senin (21/5) Read ›
  • Akhirnya pemilihan Gubernur DKI mengerucut pada tiga calon. Sudah 90% pasti bahwa ketiga calon itu adalah Adang Daradjatun, Fauzi Bowo dan Sarwono Kusumaatmadja. Karena untuk pertama kalinya penduduk Jakarta akan memilih Gubernur mereka secara langsung, bagus juga kalau kita bisa membedakan tiga calon itu, sebab memang beda. Read ›
  • Sarwono datang lagi ke Gubernur Kita tapi kali ini sudah menjadi Cagub yang didukung PKB-PAN, bersama Jeffry Geovanie sebagai Cawagub. Mampukah si calon ketiga bersama wakilnya yang belum terkenal melawan dua calon besar dengan uang banyak? Katanya, mampu! tapi bagaimana menurut anda? Read ›

« Home | ‹ Previous | Next ›