Articles

Wawancara The Politic


25 July 2011

Wawancara The Politic

20 Juli- 2 Agustus 2012

https://dl.dropbox.com/u/75607202/The%20Politic_Edisi%2020%20Jul-02%20Agt%202012_Hlm%203.jpg

https://dl.dropbox.com/u/75607202/The%20Politic_Edisi%2020%20Jul-02%20Agt%202012_Hlm%204.jpg

https://dl.dropbox.com/u/75607202/The%20Politic_Edisi%2020%20Jul-02%20Agt%202012_Hlm%205.jpg

https://dl.dropbox.com/u/75607202/The%20Politic_Edisi%2020%20Jul-02%20Agt%202012_Hlm%206.jpg

 

 

Sri Mulyani dan SRI menurut WW

transkrip oleh: Lidia Siregar


Dengar-dengar pak Wimar bagian dari Partai SRI ?

Saya adalah salah satu pendiri Solidaritas Masyarakat Indonesia untuk Keadilan (SMI-K) yang mendukung Sri Mulyani. Saya bukan pengurus Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) tetapi anggota. Menjalankan kegiatan masyarakat di berbagai kpta dan dari mall to mall,terakhir diadakan di Botani Square, Bogor.

Kalau ingin tahu masalah Jusuf Kalla melamar ke Partai SRI?

Saya bukan pengurus jadi saya tidak tahu. Saya hanya baca dari media saja, bukan hanya Jusuf Kalla saja yang mendekati tetapi katanya orang Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat. Kalau Soalnya bagi siapapun Sri Mulyani menjadi asset didalam partau mereka. Tapi beliau diharapkan menjadi calon dari SRI

Tapi persiapannya menuju 2014 ?

Ia diharapkan menjadi calon dari SRI.

Katanya akan ada kedatangan Sri Mulyani ke Indonesia?

Sekarang Ia berada di Istana sedang berkunjung kepada Presiden.

Itu untuk pencalonan presiden tidak?

Tidak ada, pencalonannya akan datang dari Partai SRI. Ia datang dengan delegasi Bank Dunia ke Bali untuk pertemuan negara-negara dunia, dan mampir berkunjung kepada keluarga, sahabat dengan BKPM, Menteri Keuangan , Menko Ekonomi. Tidak sopan kalau pejabat-pejabat internasional tidak berkunjung ke Presiden.

Tapi pemberitaan Sri Mulyani pernah tersangkut dengan Bank Century, Itu tidak membuat  khawatir?

Saya khawatir karna Pers itu menceritakan berita bohong. Yang dikatakan Sri Mulyani terlibat kasus Bank Century, itu adalah Issue tipuan. Namun, sekarang tidak ada lagi yang menyebarkan berita itu.

Pandangan Pak Wimar dengan masalah kekhawatiran itu?

Saya tidak melihat suatu perjuangan dari halangannya, tetapi melihat dari jalannya dan tujuannya. Perjalanannya menekankan pemberdayaan orang Independen, dan sudah terbukti di DKI. Tujuannya untuk menjadikan Sri Mulyani Presiden RI. Halangannya tidak perlu dibahas.

Issue bahwa JK mencalonkan sebagai Presiden?

Ia tidak punya partai. Aburizal Bakrie saja tidak mengijinkan.

Menurut Pak Wimar, JK seperti apa orangnya?

Saya tidak ahli mengenai JK, lebih baik saya tidak bicara.  Saya hanya bicara mengenai orang yang saya kenal.

Dari Partai SRI tidak tertarik?

Dari Partai SRI hanya tertarik untuk mencalonkan Dr. Sri Mulyani

Untuk wakilnya?

Belum tahu,itu terserah Sri Mulyani, calon Wapres bisa menyusul, untuk Sri Mulyani saja pencalonannya belum dilakukan secara resmi.

Menurut Pak Wimar pemerintah saat ini seperti apa?

Pemerintah saat ini hanya tersisa 2 tahun, kita tidak perlu melihat lagi seperti apa. Hanya membantu supaya Indonesia selamat, memiliki martabat yang baik. Sekarang kita lihat kedepan ke 2014.

Mengenai Indonesia akan meminjamkan dana  ke IMF, dengan adanya Ibu Srididalam itu?

Ibu Sri tidak ada hubungan dengan IMF. Ibu Sri itu di Bank Dunia.

Bagaimana langkah-langkah pers untuk menyelamatkan Indonesia?

Dengan tidak menyebarkan berita bohong. dengan tidak membuat fitnah.  Dengan mendukung orang baik, dan mendiamkan orang buruk. Kalau pers pintar sebaiknya mencari informasi yang baik, kalau pers bohong membuat berita bohong.

Selain tidak menyiarkan, ada langkah-langkah yang nyata?

Itu sudah sangat nyata bagi Pers. Buktinya serangan pers membantu Sri Mulyani sampai digugat oleh  PANSUS DPR. Sehingga kita membuang Menteri Keuangan terbaik di Asia dan mungkin di Dunia. Dan membuat pimpinan partai yang mengandalkan kekuatannya dari korupsi, penunggakan pajak, penggenangan lumpur. Itu adalah kerusakan yang diakibatkan oleh Pers yang tidak fair.


Apakah Indonesia bisa menjadi negara yang besar?

Indonesia dari segi ekonomi adalah negara tercepat pertumbuhan ekonomi di Asia dan memiliki politik mengarah pada demokrasi yang jelas. Indonesia bisa besar jika mempunyai presiden yang Jujur, Tegas dan Mampu. Mengurangi korupsi bisa meningkatkan kemajuan Indonesia, karena sekarang APBN 30% dikorupsi. 

Bagaimana cara untuk mengatasi korupsi?

Mengganti orang-orang yang korup. Harus presiden yang bisa mengatasi itu. DPR bisa protes tetapi masyarakat pasti mendukung.

Bagaimana dengan 2 tahun kedepan?

Orang akan berkurang apatisme. Mampu menyatakan haknya dan melihat politik tidak dianggap ekslusiif untuk orang-orang partai. Akan muncul orang baik di Indonesia. Demokrasi tidak dimenangkan dengan 90%, kadang-kadang 40% juga menang, saya yakin Sri Mulyani akan menang.

Ada obsesi masa depan?

Ingin terus melakukan apa yang saya lakukan, memelihara apa yang ada, mendapatkan apresiasi, melanjutkan kepercayaan yang diberikan, dan menjaga hubungan yang baik dengan Pers.



Print article only

5 Comments:

  1. From Ludjana on 14 July 2012 04:21:03 WIB
    Wawancara yang sangat hebat.
    Isinya maupun jawaban jawabannya.
    Baru tahu juga saya bahwa banyak yang mendekati SMI, meskipun tidak heran.'
    Jawaban WW tidak ada yang memberikan ke negatiifan mngenai "saingan saingan" sepeti JK dll
    Cukup dia jawab dengan "tidak tahu"

    SMI untuk Prseiden
  2. From Victor Marbun on 14 July 2012 08:07:21 WIB
    Sri mulyani adalah orang jenius di bidangnya, tapi untuk menjadi pemimpin tidak cukup jenius saja. Perlu orang "Gila" untuk memimpin negeri ini, yang berani militan mengatasi masalah di negeri ini. Dan masalahnya sangat kompleks dan beragam, termasuk melawan politikus yang opportunis, dan hanya cari uang saja. Orang-orang seperti Anis Baswedan, Dahlan Iskan, atau mungkin Jokowi yang sedang naik daun bisa jadi alternatif.
  3. From wimar on 14 July 2012 10:49:57 WIB
    Thanks Ludjana, sangat sejalan dengan pikiran saya. Memang kita sudah masuk fase politik, jadi tidak ada musuh permanen atau kawan permanen. Lain dengan sikap kewargaan
  4. From isnaipeh on 17 July 2012 11:46:22 WIB
    Menambah wawasan mengenai SRI
    Thanks WW
  5. From Edward John on 21 July 2012 08:51:37 WIB
    Pak Victor Marbun,

    Saya tidak sependapat bahwa Indonesia perlu orang gila sebagai pemimpin. Kita perlu panduan dari tokoh yang bisa jadi panutan, pak. Tiga kriteria yakni jujur, tegas, dan mampu, saya rasa sudah cukup untuk jadi filter.

    Sepakat dengan alm. pak Pramudya Ananta Tur, punya prestasi dalam DAN luar negeri saya rasa adalah satu lagi filter yang, kalau toh harus ditambah, bisa ditambahkan selain 3 yang disebut di atas. Saya rasa ibu SMI memenuhi 3 kriteria tadi, ditambah fakta bahwa beliau memiliki prestasi tidak hanya di dalam negeri.

    Suara saya untuk SMI sebagai presiden!

« Home