Articles

Praktek Bisnis PR InterMatrix

Bisnis Indonesia
20 November 2012

 

'Punya Kompetensi, Pasti Dapat Kursi'

Peranan public relations (PR) saat ini, memang sangat penting bagi kelangsungan sebuah perusahaan. perusahaan yang ingin mengembangkan usahanya dan menciptakan hubungan baik dengan lingkungannya, biasanya akan memanfaatkan jasa PR sebagai ujung tombak dalam berkomunikasi.
Hal ini pula yang menjadi salah satu pemicu semakin berkembangnya perusahaan PR di Indonesia. Tidak hanya perusahaan PR asing, perusahaan PR lokal juga bermunculan. Ada perusahaan yang sekadar menawarkan jasa menangani hubungan dengan media atau komunikasi, ada pula perusahaan yang lebih fokus menjadi konsultan bisnis kliennya.
Bagi praktisi public relations dari InterMatrix Wimar Witoelar mengatakan layaknya seorang dokter atau lawyer, sebuah perusahaan PR digunakan jasanya atas dasar kepercayaan karena tugas PR mengurus hubungan masyarakat di perusahaan yang menjadi kliennya.
Atas dasar itu, jelasnya, perusahaan PR tidak boleh mengadakan promosi karena tidak sesuai dengan etikanya. Bagi perusahaan PR yang dipimpinnya, kualitas menjadi hal yang paling utama agar tetap dipercaya oleh klien guna mengurusi kehumasannya. Dengan tim kerja yang berjumlah 30 orang, jelasnya, perusahaan yang dipimpinnya telah menangani beberapa perusahaan.
"Kami tidak berusaha mencari klien karena saya ingin memelihara perusahaan kami tetap kecil. Yang penting kami melakukan pekerjaan secara profesional, dan kami berusaha menjaga klien yang sudah ada dengan menjalankan pekerjaan secara baik, menjaga kualitasnya tetap baik, dan tidak terlalu mengejar pasar atau profit," ujarnya.
Dengan demikian, imbuhnya, klien selalu datang dan meminta perusahaan PR yang dipimpinnya menjadi konsultannya. Bahkan, perusahaan asing yang awalnya menggunakan jasa PR asing juga 'lari' ke perusahaannya.
"Kami tidak ada persaingan dengan PR asing. Itu kan tergantung bagaimana kemampuan dan kecocokan masing-masing perusahaan. Bila perusahaan tersebut memiliki kompetensi, ya pasti akan mendapatkan kursi (tempat)," jelasnya.
Sampai sejauh ini, dia mengaku tidak mengalami kendala dalam menjalankan usaha PR-nya karena dirinya memang tidak melakukan pengembangan usaha. menurutnya, bisnisnya bertumbuh karena kliennya tumbuh, dan terkadang jasanya direkomendasikan kepada perusahaan lain.
"Kami hanya melayani klien yang datang. Kami melakukan dengan sebaik mungkin, dan fokus pada kualitas pelayanan. Saya enggak mau perusahaan saya itu menjadi besar, kerena perusahaan PR yang besar itu menurut saya susah fokus ke PR-nya, tetapi fokus pada pemeliharaan bisnisnya," tutur Wimar. (Nurbaiti)

Print article only

0 Comments:

« Home