Articles

[Wimar Show] Bambang Harymurti: Lama-lama Mafia memimpin Partai

Wimar Show
18 February 2013

Acara TV 'Wimar Show' tayang terus di Radar TV (60UHF) tiap Senin s/d Kamis jam 18:30. Selanjutnya bisa dilihat di YouTube, cukup search ;Wimar Show. Tamu bergantian, semua top dan menarik. Kali ini, Bambang Harymujrti singgah. Menyebutnya sebagai tokoh tidak mengungkap arti penting BHM. Selain mempimpin TEMPO media tgerbaik di Indonesia, ia memenangkan berbagai penghargan perjuangan civil society. Karena itu percakapan WImarShow tidak terbatas pada dunia pers.

Diberi kebebasan untuk memilih masalah yang paling strategis, BHM menjawab sigap: Ísu Pendanaan Partai Politik."Menurut BHM inilah sumber korupsi secara sistemik. Kalau sekarang banyak Menteri terlibat korupsi, hal sama terjadi pada masa Orde Lama Sukarno. Banyak Menteri kabinet SUkarno terlibat korupsi untuk menggali dana buat Partai masing-masing. Catatan Wimar, banyak juga Presiden Sukarno mengurus PNI, bukan hanya sekarang yang diributkan Metro TV bahwa Presiden Yudhoyono mengurus Partai. Apalagi Presiden Suharto mengurus Gaolkar, malah sampai menentukan personalia.

Idealnya negara mengatur pendanaan partai seperti di Jerman dan sampai satu derajat di AS. Tapi untuk bisa membagi dana ke partai, negara harus punya Revenue. Sedangkan disini justru Ketua partai tidak mau bayar pajak. BHM menunjukkan contoh terakhir dimana Ketua PKS menjadi tersangka korupsi. Padahal PKS partai baru yang belum masuk pusat kekuasaan, baru di pinggiran.

Isu mendesak satu lagi dikemukakan oleh BHM, yaitu perlunya segera dbuat UU Anti Mafia Kalau tidak, mafia terus mengendalikan pemerintah dan DPR, apalagi penegak hukum. Ini yang terjadi di Rusia dan Italia. Di AS pun, masih ada poilisi dikendalikan Mafia narkoba dan perjudian. Tanpa UU Mafia, yang ditangkap hanya pelaku lap[angan, bukan pengendali kriminalitas gtermasuk kriminalitas politik. Yang bisa menjadi Ketua Partai lama-lama hanya calon dari Mafia.

Print article only

0 Comments:

« Home