Articles

[Wimar Show] mengikuti The Rally Aicha des Gazelles di Maroko


13 August 2013

oleh: Michana Tyrone

 

Pengalaman Shanti Radianti 

 

Dewasa ini semakin banyak saja wanita yang kuat, tangguh dan mencintai tantangan, yang walaupun melakukan kegiatan hebat seperti yang dilakukan kaum pria, namun.tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai seorang wanita

Shanti Radianti adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus wanita karir yang bekerja di salah satu perusahaan multi nasional di jakarta. Sosok ini menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu karena mengikuti kejuaraan The Rally Aicha des Gazelles di Maroko, yang merupakan kejuaraan reli yang diadakan setiap tahunnya dengan peserta dari seluruh pelosok dunia.

Kecintaan Shanti terhadap driving memotivasi dia untuk menyalurkan hobi dan kemampuannya tersebut dengan mengikuti petualangan reli ini, setelah melewati berbagai macam test, mulai dari test mengemudi, kesehatan, sampai motivasi akhirnya Shanti lolos dan berhasil menjadi peserta, tim reli ini terdiri dari 2 orang dalam satu kendaraan, saat itu pasangan Shanti bernama Yudith Teshia Ranie.

Dalam acara Wimar Show, Shanti bercerita mengenai pengalamannya saat mengikuti reli di Maroko beberapa waktu yang lalu. Sebelum memulai petualangan reli ini, peserta diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter yang telah standby di lokasi penginapan mereka, kemudian diberikan training keselamatan seperti cara mengganti ban, penggunaan seat belt, dsb kepada setiap peserta.

Berbagai macam tantangan harus dihadapi seperti melewati jalan yang berbatu-batu, berpasir dan jurang untuk mencapai koordinat yang telah ditentukan, perjalanan tersebut hanya dibekali dengan peta dan kompas bukan gps sehingga membuat peserta semakin sulit dan lama untuk mencapai tujuan. Ditambah lagi cuaca yang semakin panas dirasakan karena peserta diwajibkan memakai helm di dalam mobil sebagai prosedur keselamatan.

Perjalanan yang ditempuh adalah 200km/hari, kejuaraan ini diadakan selama 10 hari jadi total keseluruhan perjalanan yang telah ditempuh Shanti adalah 2000km. Suatu saat mobil yang digunakan rusak karena terjatuh di jalan berpasir yang ternyata didalam pasir tersebut terdapat jurang sedalam 40km, “hal ini terjadi di luar kendali, tapi syukurlah hal itu tidak membuat kedua peserta mengalami hal-hal yang buruk karena mobil hanya meluncur sampai ke bawah tidak terbalik atau menabrak”, ungkap Shanti.

Kesulitan-kesulitan yang dialami Shanti terbayarkan dengan pengalaman yang dia dapatkan saat mengikuti kejuaraan ini, aspek yang paling dominan yang dirasakan Shanti adalah toleransi dan saling memahami, dimana mereka belajar banyak satu dengan yang lain, nilai diversity, karena peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai negara, jadi dibutuhkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan budaya masing-masing. Manfaat-manfaat dan hal-hal positif yang di dapat membuat Shanti ingin mengikuti kembali kejuaraan seperti ini. Sosok wanita sepertinya begitu luar biasa, khususnya untuk kaum perempuan, marilah kita memaksimalkan kemampuan dan keahlian yang kita miliki dan selalu berani untuk mencoba hal-hal baru yang mungkin tidak bisa kita lakukan agar menjadi sesuatu yang mungkin dan bahkan bermanfaat jika dilakukan, because nothing is impposible in this life.

 

 

 

Print article only

3 Comments:

  1. From Program Apotek on 16 August 2013 09:18:05 WIB
    Artikelnya bagus..
    pengalaman yang mengesankan..
  2. From Iwan Sudjatmiko on 22 August 2013 00:08:35 WIB
    Wah mantappp :)
  3. From rumah dijual di surabaya on 30 August 2013 16:00:41 WIB
    terimakasih...........
    sangat menginspiasi

« Home