Articles

Pilpres menyelamatkan hutan


15 April 2014

 photo 81fd87d6-7652-42ee-a202-cc8bcc54dbb2.jpg

Bagaimana kesan Anda terhadap Pontianak? Pontianak itu kota khatulistiwa, dan merupakan sesuatu. Sesuatu itu artinya jarang kota yang tepat berada di khatulistiwa. Jika kita berdiri tepat di tugu khatulistiwa,kaki kanan kita bisa berada di belahan bumi utara, kaki kiri kita di belahan bumi selatan. Jadi kalau bumi terbelah, kita juga bisa ikut terbelah. Saya kenal kota Pontianak sejak umur 7 tahun, yaitu dengan mengenal kota khatulistiwa. Saya suka bertanya "kok Kota ini berada di garis khatulistiwa?"

Apa yang menarik dari Pontianak? Jeruk pontianak, saya beli setiap hari satu kilogram, juga kuliner dari ikan. 
Lalu Kapuas, tadi malam kami mampir ke tepi sungai Kapuas. Sejauh ini, kotanya bersih dan orangnya ramah. 

Apa sih kegiatannya sekarang? Kami akan mengunjungi kantor media, salah satunya Pontianak Pos. lalu nanti siang kami mendampingi beberapa LSM di Kalbar, untuk berdiskusi dan sama-sama menyusun catatan bagaimana kita bisa menyadarkan masyarakat untuk menyelamatkan hutan. Terutama pentingnya peran masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, mereka harus diberdayakan untuk mengatasi kemiskinan karena hutannya dikelola dengan kurang baik oleh pihak perusahaan.

Juga bagaimana mengatasi perubahan iklim, karena Indonesia merupakan negara yang sangat top dalam emisi karbon dan sebagian terjadi karena degradasi hutan. Kami sudah lama bergerak di bidang ini, kami konsultan komunikasi yang membantu publik untuk lebih memahami isu ini. Perkebunan sawit itu terlihat sangat bermanfaat, tapi sekarang justru menjadi musibah untuk hutan dan masyarakatnya, karena hasilnya hanya dinikmati pihak tertentu. 

Mengapa sangat concern dengan kelestarian hutan? Karena Indonesia perannya sangat besar di dunia dalam produksi karbon dan pemanasan global. Tapi juga sangat besar kesempatannya untuk bisa mengatasinya. Kita diharapkan oleh seluruh dunia untuk bisa menghentikan alih fungsi hutan. Dulu hutan bernilai jika ditebang, namun sekarang hutan lebih punya nilai jika didiamkan, karena hutan akan memelihara karbon. Nah karbon yang dipelihara itu akan diberikan nilai beruapa uang oleh masyarakat internasional, namun banyak orang kita yang belum tahu soal sistem ini. Juga kita perlu mempertahankan keragaman hayatinya.

Bagaimana menurut Anda, kebijakan pemerintah terkait dengan pemberian izin lahan hutan? Pemerintah itu tidak sengaja merusak hutan, tapi mereka mencari kebutuhan untuk hidup. Supaya kebutuhan hidup cepat terpenuhi, orang berpikir untuk mencari uang melalui bisnis tambang, perkebunan sawit, atau hasil hutan lainnya. Tapi lebih berbahaya jika pemerintah mempermudah dalam pemberian izin kepada perusahan-perusahan itu.  Bahkan tak jarang ada juga yang ikut menikmati hasilnya, dan malah melindungi perkebunan dari tangan-tangan di luar perusahaan. Masyarakat biasa yang memasuki kawasan perusahaan dianggap mengganggu dan akhirnya mereka malah melakukan kekerasan. Jadi perusakan hutan itu dasarnya terjadi karena faktor korupsi dan kekerasan (HAM, melakukan kekerasan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar hutan). Mereka menganggap masyarakat itu tidak memiliki hutan, padahal tahun lalu ada sebuah keputusan Mahkamah Konstitusi yang menyebutkan bahwa hutan itu bukan milik negara. Tapi Pemerintah pura-pura tidak tahu kalau keputusan MK itu tidak ditindaklanjuti, maka itu hanya menjadi ide saja. Nah, Pemerintah memang agak segan dengan keputusan itu, karena penghasilan mereka pun sebagian tergantung dari kelapa sawit, batu bara dan sebagainya.

Apa opini Anda mengenai Pilpres tahun ini jika dikaitkan dengan isu kelestarian hutan? Jelas kerusakan hutan itu diakibatkan oleh kelalaian pemerintah. Kerusakan terjadi oleh tangan manusia yang dikontrol oleh politik, dan dikomando oleh panglima politik (baca: Presiden). Kalau saja Presiden itu punya komitmen ingin menyelesaikan kerusakan hutan, pasti ini bisa diselesaikan dengan cepat.

Jadi keputusan mengenai pengelolaan hutan itu merupakan keputusan politik. Tidak bisa permasalahan hutan diselesaikan tanpa politik, karena masalah muncul dari politik juga. Untungnya kita ada pilpres, jadi dukung saja presiden yang pro lingkungan. Jangan dukung presiden yang pro kekerasan dan hidup dari korupsi. Jauhi korupsi dan kekerasan.

Apa sih hubungan antara pilpres dan kebijakan pro lingkungan tersebut? Kebijakan yang dibuat itu selalu bersumber dari hukum dan kekuatan politik. 

Bagaimana opini Anda mengenai kasus konsumsi Orangutan oleh masy. di Pontianak? Itu tindakan bodoh atau sangat kejam ya? Pembunuhan itu tidak boleh, apalagi dunia sudah menitipkan orangutan yang kini mulai langka kepada Indonesia.

Masyarakat perlu edukasi, pemerintah perlu turun tangan untuk melihat permasalahan sesungguhnya di lapangan. Sehingga tindakan seperti ini tidak terulang lagi.  

Saya selalu berkampanye sejak muda, intinya hanya 2: anti Kekerasan dan Korupsi. Apapun substansinya, selalu 2 hal itu yang saya sampaikan. Nah saat ini substansi yang paling keras dan terasa kekerasan dan korupsinya adalah pemerintah yang mengelola hak hutan. Mereka sangat korup dan sering melakukan kekerasan untuk melindungi hutan dari masyarakat adat.

Print article only

0 Comments:

« Home