Articles

Dari Makassar, Terima Kasih Perspektif!

Perspektif Online
14 December 2005

Catatan Andie R. (pengunjung PO) dari Peluncuran Buku ‘Perspektif Baru Melebarkan Sayap’ di Makassar (10/12).

Sabtu 10 Desember, bertempat di Toko Buku Gramedia Mall Ratu Indah Makassar, Peluncuran Buku Perspektif Baru dilakukan. Dan seperti yang sudah diduga, acara ini menyedot perhatian dari sejumlah pengunjung MaRI Mall. Pengunjung mulai berdatangan sejak pukul 16.30 WITA, yang menunjukkan antusiasme masyarakat Makassar sendiri terhadap buku yang merupakan kompilasi wawancara Perspektif Baru, terutama untuk mengetahui seperti apa isi dari buku yang diberi titel 'Perspektif Baru Melebarkan Sayap' ini.

Namun tidak kalah pentingnya bagi Masyarakat Makassar sendiri (yang konon terkenal dengan stigma sikap "keras"-nya) adalah menemui langsung WW yang cukup dikenal pula begitu "galak"-nya dalam setiap komentar-komentarnya (bener gak nih WW ?).

Dan tidak kalah meriah adalah saat acara tersebut dimulai tepat Pukul 17.00 WITA, pengunjung yang terdiri dari kalangan Media, profesional, kalangan LSM, sejumlah Dosen, mahasiswa, dan masyarakat lainnya terlihat antusias mendengarkan pemaparan awal dari WW dan Triyatni tentang ulasan sejarah awal Perspektif hingga kemudian harus dibredel dan perkembangan selanjutnya sampai kini berubah menjadi talkshow Radio Perspektif Baru dengan sindikasi keseluruh Indonesia. Dan informasinya semakin lengkap, melalui pemaparan Satya Witoelar - sang Web Master dari Perspektif Baru dan Perspektif Online. Kita jadi tahu ini apa beda diantara keduanya (PB dan PO).

Selanjutnya, dapat diduga, seru-seruannya pada sesi apalagi, kalo buka pada sesi tanya jawab. Beragam persoalan (seolah-olah dituntut) harus bisa dijawab oleh sang mantan Jubir Presiden ini (padahal WW kan hanya sampe sebatas Jubir ya, Presiden aja sekarang terlihat belum bisa menjawab dan menyelesaikan beragam persoalan, he he..). namun yah, itulah WW, segala persoalan bisa dijawab. Mulai dari bedanya Jubir jaman Gus Dur dengan Jaman SBY, mengapa udah jarang nongol di TV, alasan ke Makassar, bagaimana nasib ICMI (meski untuk ini WW udah ngaku bukan anggota ICMI, tetap saja juga harus menjawab, repot kan?), hingga ke persoalan Azhari dedengkot teroris itu yang udah tewas. Yang tidak kalah seru adalah gugatan atas kritisme dari WW yang dianggap menurun hingga ada yang mempertanyakan nyali WW (Padahal kan makin tua juga, fisik udah makin menurun kan WW?).

Itulah gambaran antusiasme pertanyaan-pertanyaan pengunjung, yang dengan cukup baiknya diimbangi dengan baiknya oleh jawaban-jawaban dari WW yang tetap mengena, memuaskan, bahkan tetap kritis, namun tetap pula dalam selingan humor ala WW. Ibu Triyatni juga semakin melengkapi jawaban-jawaban itu dengan komentar-komentar yang tidak kalah kritisnya (sampe komentar tentang nangkap-nangkap menteri segala, he he).

Dan seperti biasanya, rasanya sesuatu itu selalu terbatas. Karena itu hinggapun sesi tanyajawab ditutup, masih menyisakan sejumlah penanya-penanya lainnya. Namun Tim kreatif Perspektif tetap saja bisa menghadirkan kepuasan lainnya bagi penggemar-penggemar WW berupa apresiasi hadiah buku dan Souvenir YPB dan KAS kepada pengunjung yang telah bertanya. Dan tentunya, makin meriah pada sesi Penandatanganan Buku, serta foto bareng WW yang diikuti seluruh pengunjung.

Dan yah, yang tersisa kemudian, tentunya harapan untuk bisa ketemu lagi dengan Perspektif dan WW di lain waktu, untuk membincang beragam persoalan kemasyarakatan, di saat masyarakat kita sekarang mulai berdemokrasi-seperti yang WW katakan sendiri menjawab pertanyaan penulis, bahwa demokrasi dinegeri berjalan, dan (dengan istimewanya) itu terjadi hanya pada tataran masyarakat, belum pada penyelenggara negara. Dan khusus Makassar sendiri yang baru saja meluncurkan tag line 'Makassar great expectation', semoga ini bisa membuktikan bahwa di Kota daeng ini memang banyak harapan. Salah satunya adalah harapan untuk bertemu dengan Perspektif di waktu mendatang...........

Andie R.

Print article only

1 Comments:

  1. From Jie on 19 December 2005 11:15:14 WIB
    wah... nyesel banget saya gak ada di sana. but yakin acaranya pasti seru. Oya, bung wimar kapan lagi ke makassar?. apa perspektif or wimar akan ngeluarin buku lagi dalam waktu dekat?

« Home