Articles

68% yang baca ini kurang kerjaan

Perspektif Online
21 December 2005

Nggak tahu kenapa, kalau orang bicara pakai %, orang bisa lebih percaya. Analisa ekonomi yang pakai angka inflasi 13.6%, pelemahan mata uang 1.78%, pengurangan lapangan kerja 3.5% dan peningkatan ekspor 0.07% akan lebih dipercaya daripada ucapan "ekonomi payah nih..."

Tapi kadang-kadang pemakaian angka persentase dengan terlalu bebas, bisa "kik balik" dan mendapat reaksi. Ikuti nih laporan blogger pada peringatan satu tahun ucapan bersejarah "68% pemakai friendster adalah palsu."

Priyadi: Ulang Tahun Pertama 68%

Print article only

46 Comments:

  1. From mencreto on 21 December 2005 12:18:17 WIB
    Wah, Om Wimar nyindir nih wa kakakakaka...

    Hi Roy!™
  2. From Munzir on 21 December 2005 13:03:54 WIB
    Atas nama orang2 yang kurang kerjaan bersama ini ane mo ngomong bahwa kayaknya omongan si RS itu mingkin lama mingkin gak kredibel. Wassalam
  3. From Priyadi on 21 December 2005 13:14:35 WIB
    wah, coba diperagakan lagi itu 'aksi'-nya, sayangnya tahun kemarin saya gak nonton :)
  4. From andriansah on 21 December 2005 13:19:01 WIB
    Hi mas Wimar™
  5. From hericz.net on 21 December 2005 13:19:17 WIB
    Artikel ini 68% tidak penting deh!
  6. From risiyanto on 21 December 2005 13:20:51 WIB
    Pak, kerjaan saya banyak kok.
    Tapi saya sempatkan baca ini, karena 68% itu loh :)
    (dapat link dari priyadi sendiri :-P)

    Dan wuih,
    ngeblog since 1996.
  7. From Ben on 21 December 2005 13:24:41 WIB
    saya kira yang komen di sini belum sampe 68% :)

    btw, tolong skrinsut pas adegan 68% di tivi kapan hari itu
    saya juga belon liat :D
  8. From lantip on 21 December 2005 13:26:29 WIB
    jangan lupa, yang sering memakai prosentase selain ilmuwan dan ekonom, adalah politisi. hihihihi
    hi Roy™
  9. From dedenf on 21 December 2005 13:32:55 WIB
    kira-kira ada analisis apalagi yah dari Oom uyo

    Hi Roy!™
  10. From budiyono on 21 December 2005 13:38:59 WIB
    mungkin sekitar 68% pembaca ini setuju kalo RS itu 68% ngawur!
  11. From achmadi on 21 December 2005 13:40:30 WIB
    loh.. ada 68% juga disini ya ??

    *ini priyadi yang nyepam di milis loh*
  12. From didats on 21 December 2005 13:43:19 WIB
    wah, nemu link ini dari temen...
    tak kira 68% gag valid...

    hehehe
  13. From basibanget on 21 December 2005 13:49:59 WIB
    Hi Roy!™ Selamat merayakan HUT
  14. From topan on 21 December 2005 14:17:48 WIB
    Pak Wimar, gima kalo anda fasilitasi sdr Priyadi en sdr Roy Suryo untuk talkshow
  15. From riznura on 21 December 2005 14:57:08 WIB
    Sementara menurut rotten tomato, Kingkong punya 83% tomat. Makin tinggi persenan tomat makin banyak yang nonton. Berarti RS kalah tuh persenannya ama Kingkong.
  16. From rendy on 21 December 2005 16:45:36 WIB
    Keren... keren... keren...

    aduh... si om wimar bikin saya ngakak lagi.. :))
  17. From husni on 21 December 2005 17:37:59 WIB
    68% cuaca besok hujan 'kali.
  18. From Martin Manurung on 22 December 2005 01:49:24 WIB
    Kita itu memang sering terpukau sama hal-hal yang kita nggak bisa cepat mengerti. Kalau ada orang yang ngomong dengan bahasa sulit, lalu kita komentar "wah ini orang pasti pinter". Giliran orang biasa dengan bahasa yang sederhana bicara, mungkin akan komentar "orang blo'on tau apaan seh?". Waktu nyusun tugas akhir dulu di fakultas ekonomi saya pingin bikin analisis ekonomi yang kualitatif (alias nggak usah pakai rumit-rumit 'cacing-cacing' ekonometrika), tapi ternyata nggak boleh. Padahal mungkin ceritanya sama, cuma yang kualitatif mungkin dianggap kurang 'mempesona'. Karena kalau pakai kuantitatif lebih keren dan 'bisa dipercaya'.

    Sekarang, saya berkeputusan untuk ambil studi lanjut studi pembangunan yang kandungan ekonominya cukup banyak, tapi lebih condong kualitatif. Mungkin banyak teman-teman yang merasa 'ekonom murni' akang mencibir, dan bilang kalau saya bukan lagi ekonom. Ya, terserah aja. Yang jelas dengan studi pembangunan, kita bisa lebih mengerti ekonomi sebagai bidang yang memang saling berhubungan dengan bidang keilmuan yang lain. Itu karakteristik ilmu sosial.

    Kita pernah punya Presiden yang ngomong dengan bahasa sederhana. "Gitu aja kok repot"!, kata beliau. Orang-orang 'pintar' mencibir. Katanya, Presiden sering ngomong ngawur. Padahal, yang diomongin Presiden itu benar, tapi mungkin nggak 'keren'.

    Presiden sekarang sering bicara dengan bahasa rumit. Kadang-kadang suka di-inggris-inggris-in juga (walaupun tetap dengan logat yang njawani). Orang pada terpesona, walaupun mungkin nggak ngerti juga maksudnya apa. Saya sering mikir 2-3 kali untuk mencoba mengerti apa maksud kata-kata Presiden sekarang, tapi tetap masih bingung maksudnya apa. Tapi, lihatlah, orang suka dengan dia. Ya, mau diapain lagi. Namanya juga demokrasi.
  19. From abe on 22 December 2005 09:28:18 WIB
    wah..
    tak kirain pak Wimar gag punya blog!
    eh, ini blog yah? *ragu*
    niwe gudlah.. dibandingkan orang yg cuma bisa ngomong doank ;)
  20. From budiyono on 22 December 2005 11:26:50 WIB
    Saya yakin 68% bahwa 68% dari pembaca blog ini adalah orang 68% waktu hidupnya kurang kerjaan.
  21. From Dian Ina on 22 December 2005 21:00:16 WIB
    saya 68% yakin kalo Pak Wimar juga sayang dan sangat perhatian sama RS.
  22. From wimar on 23 December 2005 03:56:03 WIB
    ya Dian, dan WW juga sngat sayang dan perhatian (sampai menulis komentar ini) pada Dian Ina.... 86% yakin
  23. From ivo on 23 December 2005 10:56:52 WIB
    horeeee, si ina di-flirt sama mas wimar! ;D
  24. From starchie on 23 December 2005 13:16:20 WIB
    denger² ada yg flirting ya ? mana mana mana
    * keluarin buku catetan *
  25. From Doni on 23 December 2005 13:30:55 WIB
    yea 68%, happy birthday. jadi inget kata Mark Twain: "There are lies, damned lies and statistics."
  26. From achmadi on 23 December 2005 13:38:36 WIB
    jadi... sebentar lagi ada yang mau punya istri muda ??

    *catet jugak*
  27. From wimar on 23 December 2005 13:59:57 WIB
    68% blog flirtations adalah palsu, 32% gagal
  28. From basibanget on 23 December 2005 14:21:51 WIB
    Komentar WW disini 68% denial :p
  29. From husni on 23 December 2005 14:29:22 WIB
    68% WW adalah FLIRTUOSO! :)
  30. From lantip on 23 December 2005 14:57:44 WIB
    selamat kepada DI dan WW, 68% isu ini akan sampai ke old-media. :D
    *nunggu komentar cemburu dari RS* :D
  31. From Priyadi on 23 December 2005 17:24:18 WIB
    wah wah, om WW tau aja cara mancing anak2 keluar sarangnya :) he he he
  32. From Bi[G] on 23 December 2005 17:46:00 WIB
    hmmmm... ini yg nulis WW beneran?
    atau jangan2x satya nih yg nulis.. ngaku!!
  33. From tacoen on 23 December 2005 20:31:24 WIB
    68% orang blogger tidak ikutan milist perpektif.net rupanya. :D
  34. From \"istri muda\" [nya orang lain] on 23 December 2005 20:51:29 WIB
    HAYO WW!!

    capa tugh dian??
    ih.. akyu jelus... logh....:P
  35. From fans nya dian ina on 23 December 2005 21:33:40 WIB
    dian ina ada di http://alamanda.blogspot.com
  36. From vnuzday on 23 December 2005 21:44:41 WIB
    kayaknya coomentnya sudah mencapai 68% nih..
    gag jadi comment..

    *Duh.. kepencet*
  37. From hericz on 23 December 2005 22:24:45 WIB
    Hihih, flirting via comment emang paling mantab!

    Good pak Wimar, teruskan! :D

    *nunggu makan-makan dari dian ina*
  38. From Ben on 24 December 2005 00:31:39 WIB
    komen di sini kok baru sekitar 38%? belum sampe 68%...

    ayo teman-teman, bantu dong nyampe 68% :D
  39. From alex on 24 December 2005 02:36:03 WIB
    bantu komen deh...

    pantes gerak-gerik pak wimar saat itu "aneh" ya??

    *tertawa ngakak*

    ternyata salah main persen depan orang yang ngeblog dan punya prenster si 68% itu....

    *masih tertawa*

    eh... kok jadi nge-junk gini, ya???
  40. From Adhi on 24 December 2005 12:55:22 WIB
    Di era sekarang rupanya kita punya sihir model baru. Namanya "sihir angka". Bung Roy trampil menggunakan sihir ini. Tetapi ini jg tidak aneh, sebab orang Indonesia juga emang suka disihir. Persis sesuai dengan penelitian : 83,53% masy. Indonesia percaya tahayul.

    Pengin tahu validitas angka tsb, silakan kirim email ke Ki Joko Agak Bodo, atau ke Mama Loreng. :)
  41. From Wahyu on 24 December 2005 17:29:51 WIB
    Saya 68% percaya kok :)
  42. From Jauhari on 24 December 2005 17:48:09 WIB
    sebenarnya mau nunggu sampe tread ke 68 tapi nanti udah tidah 68%™ lagi. :D
  43. From Junkerz side B on 24 December 2005 20:23:24 WIB
    68% orang yg komentar di sini rambutnya tidak sekeriting WW :D :))
  44. From dudi on 25 December 2005 04:16:23 WIB
    kata URL validator 68% situs ini gak bisa diakses, tapi kok saya bisa ya? *gak pokus*
  45. From RM Mihradi on 26 December 2005 18:23:26 WIB
    Statistik, persentase, angka dan sebagainya adalah simbol dan jangan terlalu berlebihan menjadikannya sebagai kebenaran. Celakanya, kita adalah orang-orang yang terlalu senang main angka dan lupa menguji realitas. Angka amat reduktif. Mungkinkah kelaparan yang mau mati cukup ditampilkan dengan angka tanpa ada ikhtiar menolongnya secara bening. Hitungan BBM naik tanpa otentifikasi praktik lapangan dan tingkat error bantuan tunai langsung.
    Pokoknya, 68% kita mesti berpikir ulang soal 'iman' kita pada angka. Sebab, ia hanya indikator pencarian kebenaran dan bukan kebenaran itu sendiri. Apalagi BPS kita selalu menjadi Badan Pusat Statistik Meleset.
    RM Mihradi
    (Perspektif Silam)
  46. From Theo on 06 February 2006 00:12:38 WIB
    Persen-persenan selalu menarik dibicarakan, termasuk inflasi 19% sementara gaji gue cuma naik 15% trus gimana nombokin 4%nya lagi. Ah seandainya 68% itu kenaikan gaji gue... mungkin gak sich?

« Home