Articles

Bukan 'muka vampir' tapi 'muka bodoh'

Perspektif Online
22 December 2005
oleh: Wimar
 
Masalahnya, waktu itu yang saya tunjukkan bukanlah 'muka vampir' tapi 'muka bodoh'. Lagian, muka itu tidak ditunjukkan dengan sengaja, tapi ekspresi spontan shock,  malu dan sedih. Kamera TV tidak sedang menyorot orang di studio tapi sedang menayangkan foto orang yang menelepon.
 
Tahu-tahu orang yang di telepon itu bilang 'Friendster sebagian besar diminati oleh orang yang bodoh'. Saya kaget sekali dengarnya, karena waktu itu saya menghabiskan 68% waktu untuk Friendster. Waktu kecil saya memang sering dibilangin bodoh, terutama oleh guru-guru di sekolah ('Wimar, apa kamu malas atau bodoh?'). Diingatkan lagi pada siaran TV berjangkauan nasional bahwa WW itu masuk kelompok orang bodoh, sungguh menimbulkan shock. Padahal, saya merasa selama ini telah berhasil menghilangkan citra 'orang bodoh' zaman dulu itu.
 
HangdogKarena itulah sebagai suatu refleks, muka saya berubah menjadi muka orang bodoh, yang suka disebut sebagai 'the hangdog look'. Kalau mau lengkap, sebetulnya muka itu disertai dengan kedua tangan yang diangkat dengan lemah dan minta dipukul oleh tongkat.
 
Jauh dari pikiran saya, untuk menunjukkan 'muka vampir', walaupun vampir juga bodoh. Mana berani saya menunjukkan muka vampir di televisi, apalagi dikaitkan dialog dengan selebriti. Wah, ampun deh, saya tidak berniat galak, mohon jangan salah sangka. I am a lover, not a fighter....
 
Acara itu tanggal 8 Oktober 2004, jadi HUT Pertama 68% sebetulnya sudah lama lewat. Untunglah arsip masih menyimpan dokumentasi peristiwa bersejarah itu. Screen shot 'muka bodoh' itu masih dicari, jadi sementara ini foto yang dipasang disini adalah foto cameraman yang sedang menonton muka saya..... tuh kan, dia lagi nganggur, camera off,  tapi tahu-tahu kamera lain yang mengambil 'muka kontroversial' itu secara mendadak. Memang lincah, cameraman Metro TV.

Cameraman

Metro TV

Print article only

9 Comments:

  1. From Ben on 23 December 2005 08:27:08 WIB
    Hi Roy!
  2. From Ben on 23 December 2005 11:27:43 WIB
    Skrinsutnya yg skrg kurang gede :)

    (komen sblm ini kok pake nama saya ya? :( mudah-mudahan Ben yang lain)
  3. From basibanget on 23 December 2005 13:14:13 WIB
    Iya pak..kurang gede. 68% orang memilih yang gede!
  4. From wong grage on 23 December 2005 13:38:24 WIB
    Yah... beginian masih dibahas ya. 68% ga mutu! :D
  5. From dedenf on 23 December 2005 16:57:43 WIB
    *ngakak*
    iya pak saya juga sangat penasaran sama ekspresi wajah bapak, kalo bisa metroTV ngasih rekaman itu ke bapak dan kita bisa nonton rame2
    btw, potonya 68% kurang gede.
  6. From rendy on 23 December 2005 18:43:13 WIB
    !rikues! untuk memutar ulang seluruh tayangan itu...

    atau om Wimar ngundang master 68% dan blogger dalam 1 acara...
  7. From tacoen on 23 December 2005 20:36:16 WIB
    Sangat Setuju dengan Rendy di nomor 6.
  8. From godril on 25 September 2006 04:10:52 WIB
    iya.. gambarnya ntar digedein 68%,... wahihihih.. biar bandwidth friendly...
  9. From Gina on 19 October 2011 19:52:15 WIB
    This is an artilce that makes you think “never thought of that!”

« Home