Articles

2005 bagi Web

Perspektif Online
31 December 2005
J.D. Lasica, co-founder Ourmedia, pemilik empat blog, dan contributing editor Engadget menyimpulkannya begini:
 
1. Pengaruh bergeser dari pusat ke pinggiran. Acuan komunikasi bukan hanya elit politik dan media mapan, tapi Orang Biasa yang semakin kedengaran berkat Internet. 'The forces of freedom are steadily chipping away at the power of the forces of control. It's pure beauty.'
 
2. Media kita-kita melebarkan sayap. Dengan ramai dan kacau, jutaan orang biasa menerbitkan tulisan, foto, video, audio secara demokratis. Heran juga, sebagian besar bagus-bagus, tinggal tergantung selera. Teman yang tadinya seperti nggak punya sudut pandang, meluncur dengan kata-kata jernih dalam blog masing2 dan komentar ke forum seperti PO ini.
 
3. Bangkitnya Web 2.0. Web 2.0 bukan cuman jargon untuk karya mutakhir di Web, tapi menyuguhkan Web sebagai panggung tempatg penyediaan pendapat, informasi, jasa online. 'It's all moving online, baby,' kata Lasica mewakili kita hehe. 
 
4. Google menjadi raksasa lebih besar dari King Kong. Tahun sebelumnya ia 'hanya' search engine yang hebat. Sekarang ia menjadi pemain bisnis papan atas. Harga pasar di Bursa melebihi nilai semua saham di Bursa Efek Jakarta. Budaya keseharian kita diukir oleh Gmail, Google Earth dan Google Maps.
 
5. Skype mencapai 50 million pemakai, menggeser telekom biasa.
 
6. Media gaul menjadi kekuatan besar. Friendster, Flickr, Buzznet, Lavalife mempertemukan orang yang tadinya nggak bakal saling mengenal..
 
7. HP makin pinter. Walaupun dimulai sebelumnya, tapi di tahun 2005 mantap menggabungkan suara, teks, foto, video.
 
8. Media cetak merosot. Sirkulasi koran anjlok dan revenue majalah merosot semakin orang pindah ke media online.
 
9. Podcasting mulai menjadi gerakan, dengan download program audio melalui RSS.
 
10. Kekuatan gerakan sosial berkelanjutan di web, termasuk pengumpulan sumbangan untuk tsunami dan Katrina.
 
Paling penting buat teman-teman, Blog menjadi kekuatan hebat. Mau tahu isi kepala teman? Baca blog. Mau tahu tanggapan mengenai kita? Siapa tahu ada di blog orang. Mau tahu berita pun, di blog kita bisa baca pendapat yang lebih jernih daripada di koran. Konsep privacy goyang, mana yang rahasia mana yang bukan.
 
Blog on!!

Print article only

5 Comments:

  1. From wimar on 31 December 2005 09:47:29 WIB
    oh ya tahun 2005 ini bagi saya adalah tahun blackberry. kebetulan waktu bulan september abang saya kasian lihat adiknya nggak bisa jalan gara-gara sakit kaki, sampai dari tempat tidur ke komputer aja harus pakai kursi roda. juga ke kamar mandi, tapi itu dia nggak urusan. dia lihat saya susah payah ke komputer utk buka email, jadi dia kasih saya hadiah ulang tahun blackberry (walaupun ulang tahunnya di bulan juli). memang my bro is nice guy.
    eh dikira cuman mainan, ternyata sama sekali bukan alat gaul. 100% fungsional, 86% utk email yang sistim 'push' jadi muncul sendiri seperti sms. sekarang email siapapun akan dijawab lgs , kecuali saya sedang tidur atau berenang. all others, 24/7.
    blackberry udah lama ada di dunia, tapi buat saya 2005 adalah tahun blackberry, seperti halnya 1994 adalah tahun Canon BN-22, laptop yang pakai printer yang menjadi ciri saya selain rambut kribo dan kacamata. tahun 1990 saya menjalankan coronary bypass tapi bagi saya itu adalah tahuh Toshiba T1000 dengan Kodak Diconix Printer, ever so smooth and small but only one font.
    dan 1981 adalah tahun Apple II .... ancient time for ancient guy he he..
  2. From onoloro on 31 December 2005 16:53:09 WIB
    Taoen duaribu enam merupakan taoen yg amat sulit untuk ngutil uang rakyat karena di taoen tersebut banyak makanan yg sudah tercemar Formalin hingga kita tinggal menunggu waktu menjadi buesuek.
    Hukum maupun peraturan sudah tidak lagi menjadi pajangan di Almari lagi di taoen baroe, karna yg memiliki wewenang menindak merasa jenuh di taoen kemarin dan akhirnya di taoen ini jemari kaki bisa leluasa lenggang kangkung menikmati kebebasan di setiap Trotoar yg ada di Jakarta "masih ramah khan" ini.
    Kebebasan maupun keramahannya, hmmm...... masih menghantui diri bila malam tlah tiba karna Ibukota masih belum ada berubahan dalam menjaga keamanan, perlindungan maupun membuat hati tiap masyarakat menjadi nyaman.

    Komunikasi tlah menyebar meskipun di pelosok pelosok daerah terpencil belum bisa terjamah dikarenakan bukan karena Dana tetapi semangat untuk membangun masih meninabobokan tiap pemilik kekuasaan dan beruntung alat komunikasi "Nokia sejuta Umat 5110" masih dalam genggaman jemari tangan meskipun kaki ini masih sulit menginjakkan ditanah (Jakarta jadi kota Beton).

    Kumerindukan kenyamanan dalam hati di taoen duaribu enam
  3. From Maggie on 31 December 2005 21:05:45 WIB
    Membaca catatan Lasica ,kita jadi sadar terlalu banyak perkara baru muncul di 2005, baik atau jelek. Kita jadinya curious menebak2, ada apa nanti di 2006. Eh, jangan2 Ipaq PDA phone saya jadi obsolete dan...tebak...Nordin Top ketangkep tidak?
  4. From Ludfi on 03 January 2006 16:16:55 WIB
    Tahun 2006 biasalah, resolusi baru,niat baik diperbarui, tapi masih percaya ada niat baik dari pemerintah ?
    Buat bung WW, sementara saya dan ribuan orang lain di negeri ini hanya bisa bermimpi ketemu Anda dan Gus Dur, (tidak seperti kawan lullu?)
    Kalau bisa ngobrol 2 jam sama Gus Dur hebat sekali..pengen banget, tapi saya hanya orang biasa yang tidak punya bahan diobrolin sama Gus Dur.
    Mungkin next time, or in the next life aja deh, Aamiin

  5. From vicky on 11 August 2006 12:57:19 WIB
    ohh God...im feel my body not delicious to hear this news... it will my mini magazine whiped out from city reader right... Yeah this is true... God...

« Home