Articles

Republik BBM Memecah Rekor Ketawa di Indosiar

Perspektif Online
25 April 2006
(disusun dari laporan Herdian Lasut)
 
Hampir bisa dipastikan bahwa kali ini Republik BBM memecahkan rekor ketawa, paling tidak dari segi lamanya acara yaitu dua jam. Waktu terlewatkan tanpa terasa karena terisi lawakan serta diskusi baik yang guyon maupun yang "dalam". Sindiran-sindiran seperti biasa mengandung pelesetan pada pemerintah dan aktivitas politiknya. Kali ini Wimar diberi peran sebagai penasehat yang berasal dari negeri asing yang menyampaikan pendapat kepada Presiden BBM.
 
009dubes.jpg
 
Episode ini membawakan materi tentang infrastruktur dan masalah perempuan. Data tentang jalan, kereta api dan kekerasan terhadap perempuan diringkas dalam beberapa tabel angka . Sementara makin banyak kejelasan yang bisa kita saksikan mengapa penjual buah-buahan di Indonesia menjadi rugi padahal kita punya banyak penghasilan hasil bumi.Ada penjual yang dateng dari Bandung, ada juga dari Medan, ada juga yang super slow dari Solo yang perdagangannya diganggu oleh infrastruktur yang semakin merosot. Tidak terlewatkan juga penjual yang galak dari Jakarte. Ceritanya mereka dateng untuk bertemu Presiden dan Wapres Republik BBM dengan maksud baik untuk memberikan upeti berupa buah2an sekalian memenuhi impian mereka untuk bertemu dengan kepala Negara. Pada akhirnya setelah bertemu dengan sang pemimpin mereka menjadi kecewa karena niat baik mereka sudah hangus dalam perjalanan.
 
Penulis blog baru Hayat.Mansur (HM) dari InterMatrix mencatat bahwa judul episode ini adalah “Habis Terang Terbitlah Gelap”. Betapa tidak menjadi gelap jika melihat data infrastruktur seperti kerusakan jalan di Indonesia bukan berkurang malah meningkat. Sebaliknya, kekerasan terhadap perempuan malah meningkat bukannya berkurang.
 
HM mencatat nama-nama yang tampil selama dua jam itu: Taufik Savalas, Ucup Keliek, Denny Chandra, Effendi Gazali, empat mis impian Dahlia, Lulu, Lisye, dan Ati, Ratna Bantara Murti (direktur LBH Apik), Angelina Sondakh, Edo Kondologit, Tata Dado, grup musik Hitrow, Ebiet G. Ade, Sujiwo Tedjo dan paling penting pembawa kemeriahan, mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang dengan jaket kuningnya dan IISIP Jakarta.
 
Yang membuat heboh untuk kita-kita dari PO adalah dukungan rombongan IMX yang diceriterakan blogger kita Rizka:  "Rombongan Intermatrix berangkat dari kantor.... sempet  berfoto bersama ... Biasa, tradisi narsis... transportasi ada 2 mobil.... rombongan pertama, mobil diisi oleh WW, HW, IP, IK, MW dan HM [pilot: IK]. Lalu mobil kedua diisi oleh HL, RN, SM dan MA [pilot: HL]."
 
00montage.jpg
 
Disamping itu Republik BBM membahas tentang peranan wanita di Indonesia dengan mengundang Ratna Bantara Munti dari LBH APIK dan Angelina Sondakh, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat. Mereka bicara serius mengenai wanita yang ingin disetarakan sebagai manusia. Tidak hanya itu saja, kebetulan malam itu dilengkapi cukup dengan kedatangan wong cilik yang ingin bertenu presiden dan kedatangan pula orang2 dari Afrika yang ingin tinggal di Indonesia dengan alasan mereka bisa investasi dan belanja karena Republik ini terkenal dengan produk luar tapi buatan orang setempat.
 
montage2.jpg
foto lain? klik sini
 
 
Sudah jelas ternyata sindiran dan kritikan yang selalu dijalankan memang selalu dianggap sebagai guyon Akhirnya mendingan dengerin Republik Benar Benar Mabok daripada dengerin Republik tetangga. Coba tanya kenapa??? Memang sudah ilmiah barang kali ...

Print article only

52 Comments:

  1. From ninit on 25 April 2006 17:42:36 WIB
    :) ini salah satu acara tv favorit saya...
  2. From Judith on 25 April 2006 22:20:01 WIB
    Pak Wimar,
    Saya termasuk yang nunggu2 acara ini, bukan cuma karena acara ini favorit saya, tapi juga karena nunggu Pak Wimar lho...
  3. From wimar on 26 April 2006 04:09:38 WIB
    terima kasih, ninit dan judith. asik ketemuan disini.
    saya cuman main dikit kok, acara ini hasil genius denny,taufik, kelik dan effendi.
  4. From Deddy Sitorus on 26 April 2006 05:58:50 WIB
    Pak Wimar,

    Bagaimana caranya supaya kami yang di negeri orang ini bisa menyaksikan acara tersebut? Mungkin lewat streaming video atau apa gitu? Tolong dong disampaikan sama Indosiar.
  5. From eka on 26 April 2006 10:19:24 WIB
    Republik BBM emang keren, pasti lebih keren kalo Pak Wimar lebih sering jadi Penasehat Presiden, 2 minggu sekali mungkin.
  6. From wimar on 26 April 2006 16:33:28 WIB
    wah soal streaming harus ditanyakan ke indosiar. saya hanya tamu saja. dengar2 pernah ada dan sekarang masih ada secara selektif. coba explore saja website dia.
  7. From bagman on 26 April 2006 21:48:34 WIB
    aku berharap sby ama jk nonton acara ini,,, sayang mereka sibuk dengan bisnis lawatan ke luar negeri..
    bukan malah ngurusin negeri yang hampir meledak(gunung merapi) malah kabur ke luar negeri dengan alasan kunjungan kenegaraan, padahal hanya untuk menghindar, awas kualat lho...!
    jk dengan mengatakan perlu perbaikan infrastruktur PLN malah menjualnya ke negara china, mana neh janji di UUD 1945 iu..?
    malah jadi ujung ujung nya duit?
    wah gawat benar bangsa ini...udah mau hancur malah dijual pula..
    setuju dengan pak HM, habis terang terbitlah gelap, tapi kalo saya pribadi ingin menambahkan "habis terang, terbitlah gelap dan habislah sekalian"
    mudah mudahan pak SBY dan Jk mau Online trus membaca blog ini, jangan assistennya aza disuruh ato tau dari oorang laen
    hahahha
    MERDEKA
  8. From gagahput3ra on 27 April 2006 09:27:25 WIB
    sudah ada kok streaming Republik BBM di websitenya Indosiar. Tapi biasanya streamingnya ada seminggu sesudah acara ditampilkan. BTW, kapan nih pak Wimar jadi penasiha tetap?
  9. From nindya on 28 April 2006 09:36:11 WIB
    Saya perhatikan Keliek pelipur lara itu pelawak hebat, sayang dia lama main di daerah. Saya rindu pelawak macem Ucup Kelliek itu, cerdas, berbakat dan berpikir cepat. Kita sudah terlalu didominir gaya lawakan Eko Patrio yang makin lama makin gak mutu. Payah deh dunia lawak kita. Semoga ada produser yang mau mengeksplorasi kemampuan Ucup Kelliek itu dan menghantam mafia dunia hiburan di bawah Komando Eko Patrio.
  10. From Republik Jawa on 28 April 2006 11:15:26 WIB
    Buat yang belum tahu pada tanggal 14 September 1996 sebenarnya sudah ada republik Jawa, saya harap kami dari Republik Jawa di undang ke acara Republik BBM. Untuk mas Keliek anda kami tawarkan menjadi Waperdam II urusan Lawak mau ndak??

    Susunan Kabinet Republik Jawa

    Presiden : Pudjo Martono
    Waperdam I : Liek Soehardjo
    Waperdam II : Ir. Koes Martowidjojo

    Menteri Dalam Negeri
    KGPH Mangkoebroto Djiwokoesoemo

    Menteri Luar Negeri
    RM Surio Oentoro

    Menteri Pertahanan
    Humar Mojo

    Menteri Keuangan
    BRay. Koes Moertisah

    Menteri Agama
    Habib Ali Maluwi

    Untuk sementara anggota Republik Jawa hanya segitu.Karena anggaran terbatas.

    Matur Nuwun

    Ir. Harnowo
    Juru Propaganda.
  11. From pengamat on 29 April 2006 03:15:17 WIB
    "Pertemuan" antara JK dan BBM yang ada di koran tentunya dimaksud JK untuk sedikit mempengaruhi dan bagi saya merupakan semacam sensor.
    Lain sekali dengan dirangkulnya Ii (lupa namanya) oleh Gus Dur setelah pelawak itu "disensor" oleh para penjilat

    Hati hatilah !!!
  12. From wimar on 29 April 2006 11:51:23 WIB
    Dulu Miing (Dedi Gumelar) yang memperolokkan Gus Dur dari segi fisik, dicela oleh banyak orang tapi Gus Dur memberikan comfort agar pelawak tidak takut menyatakan kreativitasnya. Menurut saya, Republik BBM sangat cerdas dan santun dan melakakan satire politik modern yang tidak bersifat pribadi. Semua mendapat pesan sensor diri, termasuk ww, tapi karena tidak ada yang bisa disensor, jadi tetap saja seperti biasa. Dalam setiap acara banyak orang yang terlibat. Yang bisa disensor adalah orang2 yang punya kepentingan diluar kepentingan acara itu sendiri. Berarti pelawak dan pemanggung profesional dan media sendiri tidak bisa disensor.
  13. From Dion Albert on 30 April 2006 22:58:25 WIB
    Acaranya bagus, tapi semakin lama semakin tidak segar lagi..entah kenapa bisa begitu ?
  14. From Daeng Ucu on 01 May 2006 09:28:47 WIB
    Memang itu sensor terselubung, saya harap Ucup Kelliek nggak takut terus meranin JK, dan Taufik Savalas jadi SBY, Presiden yang culun...maju terus Republik BBM.

    PS;
    Thanks buat ide cemerlang dari Effendy Ghazali.


    Daeng Ucu

  15. From wibowo on 03 May 2006 06:44:28 WIB
    semua yang ditayangkan penuh makna yang berarti bukan hanya sekedar guyonan dimalam hari. realitas keseharian seorang presiden dan wapres yang tercermiin sangat bermakna
    teruskan semoga pak wimar termasuk dlm bintang tamu
  16. From marieska on 05 May 2006 16:35:06 WIB
    episode favorit saya yang menteri setrum di re shuffle. Tapi memang benar rasanya kok sekarang tidak seheboh awal2 kritikannya
  17. From mihradi on 06 May 2006 16:41:00 WIB
    Gagasan jenial mesti diolah dengan konsistensi moral dan kolektivitas mendorong perubahan. Indonesia selain miskin ekonomi, aset dan moral juga kehabisan enerji buat perubahan. Jika tidak segera ada tata kelola demokrasi dan sistem pemerintahan yang bersih dengan desakan masyarakat sipil, niscaya kebangkrutan menjadi nyata. Menurut saya, Wimar dan warga sipil yang peduli mesti membuat gerakan moral. Sebab, segala teknik-teknik guyon sarkatis yang mengkritisi pemerintahan sudah tidak lagi mempan. Marilah kita tirakat dan melawan kezaliman. Dengan segala bentuknya.salam
    Mihradi
  18. From Arnaz Malikul Hakik on 07 May 2006 12:22:16 WIB
    Acara ini sangat bagus, karena berisi penuh kritikan, tetapi dengan cara yang menyenangkan, akan tetapi, mengapa kritikan-kritikan pada acara BBM ini tidak seheboh yang dahulu. Tetapi majulah terus Republik BBM, saya harap Republik BBM menjadi yang nomor 1
  19. From Edi Basuno on 08 May 2006 11:34:56 WIB
    Acara BBM yang pak Wimar hadir saya lihat dari awal sampai akhir.

    Menurut saya acara pada malam itu kurang fokus, artinya terlalu banyak yang ingin dibahas. Mungkin lebih baik dibuat lebih fokus, misalnya masalah infrastruktur saja, toh bahannya banyak sekali. Kecelakaan KA hampir yang terjadi tiap bulan dapat dijadikan topik yang bisa dibahas. Kemudian masalah produksi pertanian pada waktu lain, demikian juga dengan peran perempuan.

    Jadi menurut saya malam itu acaranya terlalu bervariasi. Gaya pedagang buah juga sedikit sensual, apa memang begitu? Kan itu berarti pelecehan terhadap perempuan.

    Sekian dulu.

    Edi Basuno.
  20. From Dedy T. Riyadi on 10 May 2006 12:58:19 WIB
    Saya suka Acara Republik Benar Benar Mabok itu karena lucunya kritik-kritik membangun bukan saja bagi pemerintah (secara langsung) tapi juga sebagai warganegara untuk mampu bersikap(minimal untuk diri sendirilah) mencermati dan berlaku di dalam keseharian kita. Acara ini juga mampu melipur lara kita yang tengah di dera kesemrawutan peraturan dan hasil perbuatan dan perebutan kekuasaan yang sebenarnya di negeri Indonesia..Salut untuk RBBM!!!

    Untuk Om Wimar, dulu juga pernah sukses bawain acara yang kira-kira mirip gitu ..cuma dulu masih terlalu serius ya Om ? mungkin bisa di create lagi dengan tidak usah membawa kelompok mahasiswa pak? maklum pak ini sekedar usul karena mahasiswa di negeri kita ini kan tidak terlalu besar jumlahnya ..nanti dikira eksklusif untuk tingkat SMU ke -atas ..ini usulan lho Om ..diterima syukur tidak juga "gak papa" ...
  21. From MenyengFPMI on 11 May 2006 20:39:16 WIB
    saya pikir Republik BBM cukup menarik dan pantas disajikan pada masyarakat indonesia terhadap fenomena2 yg terjadi saat ini, semua yg dlm kebimbangan serta ketidak percayaan rakyat terhadap pemerintahan saat ini namun hadirnya Republik BBM dapat mengobati kekecewaan masyrakat(kpn2 sambung lagi yaa)
  22. From andreas on 13 May 2006 13:42:18 WIB
    saya sangat tertarik sbg tamu di republik BBM ini.rakyat di republik ini sangat makmur dlm mengentas kemiskinan dan membahas berbagai masalah dlm negeri.yang presiden dan wapresnya senang didalm negeri dari pada ke LN untuk alasan kunjungan kenegaraan. harga BBM dan harga keb pokok di republik BBM sangat stabil dibanding di republik ini sering naik dengan harga yang menyekik leher.
  23. From andreas on 13 May 2006 13:45:53 WIB
    sebaiknya presiden dan wapres di republik ini bekerja sama ddan belajar dr pengalaman yg terbaik dr republik BMM yang banyak ilmiahnya .....
  24. From andreas on 13 May 2006 13:48:34 WIB
    saya usul nanti dalam pemilu mendatang presiden / wapres seperti di republik BBM yang penuh frendly tapi serius.....
  25. From alex on 15 May 2006 22:02:05 WIB
    kira2 dengan acara Republik BBM ini, pemimpin ini negeri apa masih punya rasa malu sedikiiit saja buat nunduk dengan guyon-guyonnya itu, Pak Wimar??
    Btw, aku sendiri suka dengan acara yang satu ini. Sindirannya itu memang kena :P
  26. From Firdaus Filyung on 21 May 2006 12:10:55 WIB
    kalo bisa republik BBM di siarkan lebih sering, biar banyak diantara penguasa Indonesia lebih sering becermin dari pada banyak ngomong.
  27. From Artha Gushandini on 22 May 2006 14:24:58 WIB
    Jadwal acaranya di tambah jadi tiap hari aja.
    Kalo bisa sekali2 buat acara sama presiden dan wakil dari negara tetangga Indonesia
  28. From spy on 22 May 2006 19:05:28 WIB
    jangan takut ini bukn orde baru, terus kritik orang-orng yang pantas di kritik
  29. From Ilham H. Napitupulu on 23 May 2006 10:49:46 WIB
    Senang liat acara ini, apa lagi setelah hari senin yang begitu penat (bad monday) dapat menyegarkan kembali di esok harinya, walaupun acara ini sudah larut malam.

    Bagaimana jika acara ini dimajukan jam tayangnya ?

    Sukses buat Mr.Topiq, Mr.Ucup, Mr.Efendi, Mr.Denny, dan semua yang terlibat dalam acara ini. Berikan nuansa baru cara mengkritik, memberikan saran tanpa membuat kerusakan.

  30. From Rifan Koesno on 24 May 2006 00:54:15 WIB
    Ditengah kemerosotan moral para pejabat dan aparat rasanya Republik BBm ini cocok untuk introspeksi mereka.
    Sayangnya mereka banyak yang tebal muka, mudah2an saja mereka mau berubah.
  31. From Budiman on 24 May 2006 10:31:41 WIB
    Salut banget dengan acara ini. Kalau boleh jadwalnya ditambah dong. Biar semua masyarakat Indonesia bisa tau keadaan Indonesia.
  32. From Al marwan on 24 May 2006 11:57:41 WIB
    Saya ada naskah/ usul yang layak ditampilkan, atau diperbincangkan di republik BBM, bagaimana caranya, kirim kemana dan apakan ada honornya ? hihihihi
    Maklum masih kere.
    Salam


    Al marwan
  33. From Ronny on 29 May 2006 10:31:40 WIB
    Acara ini Bagus, menghibur, dan Memberikan informasi yg sangat bermanfaat.
    Bikin lg kreasi yang baru.
  34. From Greenpips on 30 May 2006 13:10:35 WIB
    Salut atas acara Republik BBM !!! Benar benar seperti satu oase di tengah padang gurun!

    Republik BBM adalah sebuah terobosan hebat, tayangan yang benar benar tidak layak! Tidak layak untuk dilewatkan!!! :)

    Senin kemaren saya terlambat 20 menit untuk menonton.. :(

    Salut juga untuk Bung Effendi Gazali, Kang Denny Chandra, Bang Taufik Savalas dan Mas Ucup Keliek.

    Dan akan lebih tidak layak untuk dilewatkan, jika Oom Wimar menjadi warga negara Republik BBM.

    Republik BBM adalah acara yang hanya dikhususkan untuk orang bijaksana dan yang ingin menjadi bijaksana.
  35. From helmy on 30 May 2006 20:44:40 WIB
    Sy sangat seneng bgt acara ini. Tp sutradara hrs pilih2 artis yg tampil donk, yg udh2 byk yg gak cerdas ato sense of humornya sangat kurang bgt, jd malu2in.
    TOP BGT BUAT REP BBM. SUKSES TERUS BOSSSSSSSSS
  36. From Rizky on 01 June 2006 19:48:28 WIB
    Walau aku masih kelas 1 SMP tapi aku paling suka ngerjain tugas gambar sambil nonton BBM............Kocak bgt...................Apa lagi Wapresnya yang cengengesan kaya orang apaan tau...
  37. From mufti manurus on 06 June 2006 15:11:30 WIB
    oom, aku mau eksodus ke republik BBM, gimana caranya ya, abis di negara ku hidup udah makin susah aja, harga-harga makin tinggi, penghasilan makin mengecil dengan adnya berbagai kenaikan harga. Saya liat rakyat di republik BBM kehidupannya cukup makmur dan tentram, makanya saya ingin hijrah aja kesana bantuin ya oom ww.
  38. From mufti manurus on 06 June 2006 16:54:18 WIB
    oom, aku mau eksodus ke republik BBM, gimana caranya ya, abis di negara ku hidup udah makin susah aja, harga-harga makin tinggi, penghasilan makin mengecil dengan adnya berbagai kenaikan harga. Saya liat rakyat di republik BBM kehidupannya cukup makmur dan tentram, makanya saya ingin hijrah aja kesana bantuin ya oom ww.
  39. From arie on 07 June 2006 15:25:05 WIB
    saluuut bt team kreatif Republik BBM, ide cemerlang guyon plus ilmiahnya seimbang... tp kok gara2 piala dunia gak tayang yah... mudah2 an episode senin (5 Juni) kemarin bukan menjadi episode terakhir...
  40. From aan on 08 June 2006 18:00:32 WIB
    SELAMAT.. DAN MAJU TERUSSSSSSSSSS
    Ternyata dibalik kebiadaban akhlak orang indonesia yang hobi berbuat dosa dalam segala sisi masih ada ya mau bisa menghibur aku yakin cuma satu hiburan di negara indonesia yang nyata yaitu acara republik BBM lainnya cuma acara buat ngisi dari pada bengong aja jangan takut bung dengan kritikan dan ancanam yang mengatasnam pemerintah atau hukum itu semua munafik orangnya berdoa aja semoga neraka kelak ada masih ada tempat buat dia yang vip sukanya dia.
    dan semoga yang di atas membuka mata buat wakil rakyat kita untuk melihat acara ini ya sedikitnya nyontek apa takut dikatawain anak kecil kan lumayan biar acara ini sedikit menghasilkan uang tapi banyak pahala kalau bisa menggugah hati sang biadab ya gak ok... thk.
  41. From alam on 09 June 2006 11:12:03 WIB
    alhamdulillah, saat ini ada acara yang seperti ini.
    saya sangat berharap acara ini bisa berjalan terus menerus.
    acara ini saya pikir adalah salah satu cara mengkritik pemerintah kita secara halus. jangan hanya mahasiswa yang jadi penontonnya kalau bisa saya minta para pelajar tingkat sma. lalu kemudian mengangkat topik tentang remaja dan permasalahannya. karena saya juga adalah salah seorang pelajar di sma PGII 1 bandung. dan juga saya minta agar jam tayang dari republik bbm ini di majukan

    OK majulah terus REPUBLIK BBM ku

    salam untuk ucup keliek dan kawan2

  42. From juju on 11 June 2006 20:32:00 WIB
    yang menarik dari republik BBM adalah Pak Effendi dan Ucup Kelik, tanpa dua tokoh itu Rep. BBM hambar. Pak Effendi adalah lambang intelektualitas dan kritikus cerdas, sedangkan Kelik adalah magnet perangsang gelak tawa. Benar-benar segar!
  43. From R o B i N on 25 June 2006 09:33:31 WIB
    Om Wimar,,, si sayah tèh mau tanya ,,,
    acara republik BBM tèh kan bagus banget. Apalagi dalam data2
    yang diajukan. Sangat membuka wawasan dan pemahaman berpikir
    yang baru bagi masyarakat yang benar-benar menyimaknya.

    Tapi yang sama mau tanyakan,,, dengan adanya beragam data-data
    dan juga solusi dan apalagi dukungan dari masyarakat, apakah hasil dari dikusi tersebut telah ada tindak lanjutnya ??
    Semoga saja dah ada tindak lanjut atau pergerakan solusi dari hasil acara tersebut, jadi tidak hanya sebagai bahan guyonan yang berguna untuk meningkatkan rating televisi.

    Saya sangat antusias dengan acara tersebut. Namun tentunya tidak hanya saya saja yang menginginkan adanya program nyata
    dari hasil acara tersebut, tapi juga masyarakat lainnya.
    Misalnya saja, dalam pengadaan barang-barang publik atau pengadaan fasilitas publik yang saya lihat sangat kurang. Nah dari sana acara tersebut dapat membahasnya, dan lalu mengajak masyarakat semua, minimal mengajak para mahasiswa yang hadir untuk bersama-sama membuat atau menyediakan fasilitas umum bersama (dimana SEPATUTNYA ITU URUSAN PEMERINTAH).Dan dari hasil kegiatan tersebut, dapat dipublikasikan secara luas melalui acara tersebut atas hasil yang telah dicapai. Karena tidak ada salahnya juga kita memberikan contoh nyata, yang berarti kita juga dapat membangun suatu negara YANG LEBIH BAIK dalam negara yang sudah ada, dimana saya rasa benar-benar DAPAT MEMBUAT MALU pemerintah sebelah.
    Hal-hal itu hanya pertanyaan si sayah saja om wimar... ^__^


    A nation built on freedoms, fears, and hates, the denotaion of Irony

  44. From solihin on 10 July 2006 09:46:25 WIB
    kenapa republik bbm g siaran lagi di indosiar? padaha banyak yang nunggu lho..
  45. From beben cahyana on 20 July 2006 18:51:44 WIB
    alhamdulillah, saat ini ada acara yang seperti ini.
    saya sangat berharap acara ini bisa berjalan terus menerus.
    acara ini saya pikir adalah salah satu cara mengkritik pemerintah kita secara halus. jangan hanya mahasiswa yang jadi penontonnya kalau bisa saya minta para pelajar tingkat sma. lalu kemudian mengangkat topik tentang remaja dan permasalahannya. karena saya juga adalah salah seorang remaja yang sangat membutuhkan motivasi yang luas.dan juga saya minta agar jam tayang dari republik bbm ini di majukan

    OK majulah terus REPUBLIK BBM ku

    salam untuk ucup keliek dan kawan2
  46. From ANDRIYANTO on 08 August 2006 20:19:15 WIB
    ACARA YANG PALING SAYA TUNGGU-TUNGGU DAN MENGASIKAN KARENA SAYA SENDIRI UDAH PERNAH MENGIKUTI ACARA REPUBLIK BBM SUDAH 3 KALI BERTURUT-TURUT
  47. From fajar fathurahman on 15 August 2006 00:50:31 WIB
    sudah beberapa kali saya menonton acara Republik BBM ini di indosiar bahkan malam tadi(senin 14 agustus di metrotv)dengan nama republik mimpi....lepas apa kaitannya dengan republik BBM, namun saya menilai acara dan diskusi yang dibawakan tetap menarik, ditambah lagi keikutsertaan pelajar sma, mahasiswa dan umum dengan interaksi telephone dari pemirsanya membuat acara ini semakin bisa dijadikan media belajar bagaimana cara berkomunikasi tanpa harus menimbulkan keributan dan kekacauan yang menyengsarakan....
    dengan begitu, semoga siapapun yang terlibat dalam diskusi ataupun diluar itu bisa belajar mendengarkan!, menyampaikan pendapat! serta peduli terhadap masalah dan pemecahannya....
    semoga negeri ini dapat belajar bagaimana cara

    maju terusss!!! saya dukung kerja keras kalian, mas effendi, mas kelik, dll...!!!
    semoga negeri ini bisa belajar bagaimana cara menyampaikan aspirasi, mendengarkan, berkomunikasi sampai menyelesaikan masalah bangsa kita tanpa ada yang dirugikan ataupun merasa disalahkan.... salam merdeka HUT RI 61!!!!
  48. From salira sitepu on 03 November 2006 14:06:57 WIB
    saya sangat senang dengan acara ini.
    apalagi yang dibicarakan adalah masalah politik yang dikemas secara rileks dan fun.
    mudah2an ini dapat membantu pemerintah kita kalau saja ingin memajukan negara kita ini.
    saya sangat fans dengan "UCUP KELIK"
    boleh ga saya minta biodata pribadinya?
    buat koleksi
  49. From eka on 03 March 2007 06:29:10 WIB
    saya punya usul nih!!!!
    gimana kalau Republik BBM jam tayangnya di ubah, maenjadi agak sorean gitu.
  50. From HANDsoMe on 10 May 2007 06:54:49 WIB
    wah acara itu bagus banget tapi kenap kok gak ditayangin kembali kalah saingan ya am yang lain.....
  51. From thenmustputut on 13 July 2007 10:18:48 WIB
    Ass... SELAMAT JALAN PAK PRESIDENT BBM,
    SEMOGA AMAL DAN SELURUH PERBUATAN BAIK YANG KAU LAKUKAN DITERIMA OLEH NYA, AMIEN
  52. From Rani oktaviani on 27 February 2008 16:36:54 WIB
    boleh minta alamat effendy gbazali tidak? atau nomor yang bisa dihubungi. karena UNPAR (Universitas Palangkaraya) ingin mengundang Bpk.Effendy Ghazali sebagai pembicara di universitas kami

« Home