Articles

Thank you Joke, for the shirts - again

Perspektif Online
25 September 2006
oleh: Wimar Witoelar
 
unfolding.JPG
 
Siapa yang tidak senang, mendadak dikirim kemeja, dari saudara yang sudah lama hilang dari peredaran sini lagi - dari Denmark, tahu-tahu muncul dalam email, katanya mau ngirim kemeja. (Was it really like that, Joke? Please correct me before I repeat this story endlessly). Pokoknya yang jelas, waktu saya ditawarin acara City View oleh JakTV, lima pilot dalam lima hari, saya pikir, saya harus pakai kemaja ini. Soalnya asyik design-nya dan enak bahannya. Jadi kalau harus pakai terus-terusan, nggak capek. Lagian badan XXXL saya agak kurang ramah terhadap kemeja, sampai Ade Rai bilang, cita-cita Wimar adalah untuk bisa beli pakaian jadi di toko. Betul saja, Ade, tapi emangnya anda bisa beli pakaian jadi? haha.
 
Anyway, Joke's shirts became an institution in my life. Dia juga kerjaannya bikin baju dengan usaha Bali Prima, garment exporter di... ya, di Bali. At home, karena saya pakai juga kemeja Joke ke mall, and at the office, karena rekan saya di IMX mengurus segala sesuatu pekerjaan saya, termasuk pakaian. Kalaupun nggak ngurus, paling nggak komentarin lah. Beruntunglah aku kerja di profesi yang bebas busana. Kalaupun mau disuruh pakai jas di acara TV, bagian wardrobe nggak nyimpan ukuran XXXL.
 
show5.jpg
 
Hebatnya Joke ini, nggak pernah mau dibayar, DAN kemejanya suka muncul sendiri  tanpa diminta. Pas sedang ngelamun-ngelamun weekend kemarin, tahu-tahu ada kabar kemeja on-the-way. Ya seneng banget waktu datang, sampai bikin foto. Terus teman2 di IMX semangat keluarin baju dan mau difoto sebagai model dalam fashion show dadakan. Terus mereka nulis di blog masing-masing, sejarah busana Wimar Witoelar hehe...
 
Daisy menulis:
 
................. ada lagi yang menjadi ciri khas dari WW, yaitu kemejanya. Kalau kribo dan kacamata sih tidak pernah berubah, tapi kemejanya itu lo¡K. Asyik juga untuk diamati. Kalau anda penggemar Wimar Witoelar, pasti menyadari deh metamorfosa kemeja WW.
 
Dulu... a long time ago.... Jaman Perspektif Baru di SCTV, WW muncul dengan kemeja polos dengan dasi warna warni. perspektif.jpgSetelah Perspektif Baru dibredel, WW muncul di Selayang Pandang dengan Kemeja Kotak-Kotak. selayangpandang.jpgWaktu jaman jadi Jubir Gus Dur, wah kemejanya juga rapi banget, seperti yang dipakai di cover No Regret: Kemeja polos biru keabu-abuan. Wah, gara-gara itu tuh¡K saya jadi berpikir bahwa WW itu orang yang serius banget
 
oops koreksi. Waktu Jubir kayak gini, Daisy.: sbyww.jpg
 
Tapi ternyata ngga juga loh, salah besar! WW yang kukenal adalah orang yang gaul dan fun juga, bukan saja dia punya blog (Perspektif Online), punya friendster, dsb. Fun-nya WW terihat dari baju-baju yang dipakai oleh WW. Jaman Pasca-Jubir WW muncul dengan kemeja Bali buatan Yoke (saudaranya). Sekarang, sehubungan dengan promo Hell Yeah!, Kemeja orange polos menjadi trade marknya.
 
Wow¡K gaul banget kan baju-bajunya? And now¡K WW seneng banget dapet lagi kiriman kemeja Bali buatan Yoke
 
Walaupun WW suka pakai kemeja Bali dan terkesan santai, WW still the same, he is not only just fun, but also smart. Di Metro TV, ngomong hal yang santai, tentang weblog pake kemeja Bali, ngomongin tentang pemerintahan Gus Dur kapan hari juga pakai kemeja Bali. Hihihi¡K So, memang bener kata pepatah : Don¡¦t judge a book by its cover. Don't judge Wimar Witoelar from his shirt.
 
Nice to know u W
 
Nice to know you, Daisy. Sekarang dari Wulan:
 

WW... sulit diungkapkan dengan kata-kata, pakar apa, dibilang artis, bukan artis, dibilang seleb, saya ragu, seleb atau bukan ya? . Yang jelas, WW itu adalah orang biasa, maaf, yang serba bisa. Tiap kali stasiun TV mengundang, WW selalu tampil dengan ciri khas. Zaman Perspektif SCTV, beliau tampil dengan kemaja warna polos, power tie dasi warna warni. Di Selayang Pandang Indosiar. dikenal dengan kemeja kotak-kotak dan kadang-kadang warna model Hawaii. hawaii.jpg
 
Pasca-jubir WW tampil beda dengan kemeja Bali designed by Yoke. Sekarang ini WW sedang asyik dengan road show buku Fira Basuki yang menggambarkan dirinya seperti dalam lagu Neil Diamond 'Hell Yeah' , tampil dengan kemeja polos orange hehe..'  orange.jpg
 
Sekarang di TV dan juga diacara lain, WW akan mengenakan kemeja Bali [kembali designed by yoke] dengan warna dan koleksi baru, pastinya:)
 
cityview.jpg  first.jpg
 
 

Print article only

4 Comments:

  1. From Thomas Arie on 26 September 2006 18:59:00 WIB
    Wah, bentar lagi jangan-jangan ada butik dengan nama WW nih.. :) Eh, saya ngrasanya dengan melihat WW dengan 'kostum' semacam ini lebih enak saja. Malah bisa bikin identitas sendiri.

    Potongan rambut dan body udah jadi identitas, ditambah dengan kemeja... sip deh :)
  2. From DYAH on 29 September 2006 12:24:20 WIB
    Kayaknya bentar lagi ikon gambar dirubah nggak pake kotak-kotak lagi tapi kembang-kembang nih....
  3. From Siti Parliah on 07 October 2006 08:04:43 WIB
    Memang kemeja bunga-bunga itu jadi "trademark" baru, khas Wimar deh, mungkin karena yang design sepupu ya, jadi tahu betuk karakter yang may make nya.
    Bagaimana bung WW setuju nggak kemeja bunga nya jadi trademark baru, daripada kemeja kotak-kotak seperti tukang "ngangon sapi" alias cowboy, he....he....he.... saingan sama Tantowi Yahya.
  4. From wimar on 07 October 2006 10:15:39 WIB
    iya saudara sepupu saya Joke itu udah puluhan tahun nggak ketemu, tapi dia tahu karakter saya semasa kecil dan dai televisi. Kelompok kemeja pertama tahun 2005 itu batik Bali juga tapi abstrak warna-warni, sekarang bunga-bunga. Dulu kotak-kotak karena bisa beli banyak murah. Kalau sudah sering dipakai, satu tema bisa jadi trademark.
    Tantowi Yahya mulai memakai kotak-kotak kapan ya? Sekarang dalam rangka Country Roads kali ya, kalau saya kotak-kotak tahun 1997 sampai 2000, gantian dengan bunga-bunga Hawaiian.
    Haha jadi ngomongin baju, padahal iseng aja nggak terlalu penting. Tapi lumayan bisa meluputkan saya dari keharusan pakai jas.

« Home