Articles

Blog memberi panggung buat semua orang

Perspektif Online
26 September 2006

Oleh Hayat Mansur dan Daisy Awondatu

"Hare gene kaga punya blog." Jangan sampai kalimat tersebut ditujukan kepada kita karena blog dan Web2.0 membuka peluang luas. Budi Putra, Redaktur IT Majalah Tempo dan kolumnis Cnet Asia menilai blog menjadikan orang dari nobody menjadi somebody. Sedangkan Wimar Witoelar berpendapat adanya blog membuat setiap orang mempunyai panggung sendiri-sendiri.

Dalam diskusi Internal InterMatrix dengan, top blogger Indonesia Budi Putra yang juga Manajer Konten Tempo Interaktif bertutur sebelum ada blog orang agak susah memunculkan tulisannya di media massa. Misalnya, jika orang yang belum terkenal kirim artikel ke koran maka belum tentu redaksinya sempat membaca atau kalaupun sempat, banyak pertimbangan, mengganggu pemasang iklan dan sebagainya. Jadi ide-ide dan pemikiran cemerlang tidak muncul.

                        budiputra.jpg

Adanya blog membuat kita bisa memasang tulisan kita tanpa harus mempunyai gelar PhD dahulu. Siapa saja yang bisa menulis dapat memuat ide dan pandangannya di blog tanpa dibatasi oleh mazhab apakah sosialis, komunis, atau liberal. Lewat blog, kita juga dapat mendebat siapa saja termasuk Bill Gates.

Menurut Budi, blog akan menjadi media utama pada masa depan." Alasan Budi, orang akan jenuh dengan media cetak yang ada saat ini. Selain itu, banyak cerita dan foto yang tidak dimuat di koran. Contohnya, sewaktu mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad disiram dengan air, berita terutama foto tersebut lebih dulu ada di blog. Wimar mendukung dengan mencontohkan foto-foto tragedi bom di Kedutaan Besar Australia di Jakarta yang lebih dulu ada di Flickr dan dilihat dunia sebelum foto yang dibuat kantor berita besar.

Demokratisasi di Web 2.0

Keberadaan blog sangat membantu citizen journalism. Setiap orang bisa menyebarkan berita dengan cepat dan luas lewat blog. Apalagi dengan adanya metode RSS, kita bisa dengan mudah mengambil content blog orang lain juga. Bahkan lewat technorati dan del.icio.us, kita bisa tahu blog mana yang paling baru beritanya dan juga paling banyak diakses orang. Sayang, tidak banyak orang yang tahu akan hal ini.

Ada trik khusus agar blog kita efektif dan dikenal orang. Berikut ini beberapa tips yang diberikan Budi Putra dalam internal diskusi di InterMatrix

  • Jika blog kita tiba-tiba hilang dan susah mengembalikannya maka lebih baik membuka blog baru daripada kita menunggu bisa mengembalikannya sehingga makin malas menulis
  • Lebih baik membuka 3 – 5 blog. Ini agar kita leluasa untuk menulis beragam. Misal, satu blog mengenai diri kita dan keluarga, satu blog untuk kegiatan dengan teman-teman sekolah atau kantor, dan satu blog tentang kegiatan yang khusus kita dalami seperti kalau senang masak memuat tulisan mengenai kuliner saja. Ini membuat blog kita akan mudah diingat dan menjadi rujukan orang lain.
  • Jangan takut salah menyampaikan pandangan. Kalau pun kita salah pasti akan ada orang yang membela lewat komentar juga.
  • Gunakan tag sebanyak mungkin. Jangan pelit membuat tag karena dapat membuat orang lain sulit mengakses atau mencari blog kita. Kalau dulu trend adalah search-it, sekarang adalah tag-it.
  • Buat tag dalam bahasa Inggris agar bisa diakses seluruh dunia
  • Jangan anonim terutama kalau berbicara mengenai agama dan politik. Kalaupun harus memakai anonim harus mempunyai alasan kuat. Jika hanya mengkritik lingkup RT tidak perlu harus anonim.

         group.jpg

Bagi anda yang belum ngeblog, inilah saatnya untuk mulai. Sebenarnya membuat blog itu relatif mudah. Sekarang sudah banyak situs yang menyediakan blog gratis seperti blogspot.com, blogspirit.com, wordpress.com, dsb. Dari berbagai blog yang tersedia, Budi Putra merekomendasikan WordPress. Alasannya sederhana, Word Press relative mudah dijalankan, selain itu juga "ringan" karena belum banyak yang pakai. Membuat blog juga gratis, karena ada donator yang membiayai blog tyerseut, melihat adanya gerakan yang luar biasa besar dari para peminat blog untuk mengekspresikan diri mereka lewat blog.

Salah satu syarat utama bagi kaum blogger adalah jangan takut dikomentari atau dikritik. Ada pepatah Melayu yang bilang : Kalau takut dilamun ombak, jangan punya rumah di tepi pantai. Maksudnya, kalau takut dikritik orang, tidak mau dikomentari, maka jangan punya blog. Akan tetapi sadar atau idak, justru sebenarnya di situlah yang seru dari sebuah blog. Sebuah blog menjadi hidup karena ada"conversation" di dalamnya. Bahkan segala bentuk "conversation" yang ada, bisa saja kritikan, masukan, komentar, atau dukungan, itulah yang mempekaya wawasan seorang blogger.

Berbicara tentang blog atau Web 2.0, bisa dikatakan tidak akan ada titik jenuhnya. Sebagaimana WW mengatakan di acara E-Lifestyle di Metro TV, setiap orang punya naluri untuk berpikir dan berbicara, dan itu tidak akan pernah mati. Jadi, inti dari sebuah blog ada pada contentnya. Mungkin saja suatu saat nanti teknoloi bisa berubah, blog berubah nama, tapi prinsip Blog, yaitu ada interakasi di dalamnya, tidak akan pernah berubah.

Bisa dibilang saat ini posisi Blog adalah "kuda hitam" bagi media mainstream. Karena orang akan bisa jenuh dengan kepentngan media yang sudah ada. Berbeda dengan blog. Setiap orang bisa menulis, bahkan tidak jarang kita mennemukan tulisan-tulisan berbobot dalam topik-topik tertentu di blog, Sifatnya lebih human interest di bandingkan berita-berita di media cetak pada mumnya. Blog dan Web 2.0 membuat dunia menjadi lebih demokratis, lebih hidup.

Print article only

48 Comments:

  1. From Rizka on 26 September 2006 16:05:57 WIB
    Point satu: "Jika blog kita tiba-tiba hilang dan susah mengembalikannya maka lebih baik membuka blog baru daripada kita menunggu bisa mengembalikannya sehingga makin malas menulis". Betul banget tuh, pengalaman pribadi ketika blog hilang, merenung lalu semangat lagi bikin blog baru.
  2. From Satya on 26 September 2006 16:16:31 WIB
    wuhahaha.. kok bisa ada tips yang pas bgt buat Rizka? ternyata bukan cuman Rizka yg pernah ngalamin ya.

    lalu tips no 2 "lebih baik membuka 3-5 blog". Kalo saya gabung aja segala topik ga ada hubungan satu sama lain dalam satu blog. Pantes orang bingung ya? hehe.. yg penting searchable.

    Btw, good article HM. 'Panduan Blog untuk Orang Biasa' hehe..
  3. From EI on 26 September 2006 16:24:26 WIB
    Thanks a lot buat mas Budi Putra. It was a privilege to meet you and discuss blog things with you. Apalagi blog kayak saya dibilang blog banget :)
    Jadi pengen bikin blog lagi nih..
  4. From pepeng on 26 September 2006 16:57:15 WIB
    hidup nge-blog....!!!
  5. From Daisy on 26 September 2006 16:58:16 WIB
    Makasih Mas Budi buat tips2nya yang sudah dibagikan buat kita blogger2 pemula ini. Oya, Mas Budi kayaknya bisa buka praktek jadi Dokter dengan Gelar Sp.B juga (Spesialis Blog) nih... Yang jadi pasiennya ya kita-kita ini.
  6. From Thomas Arie on 26 September 2006 18:49:59 WIB
    Nah, sip deh. Public figures bicara blog... liat saja efeknya... :) Jadi makin heboh saja deh... Hehehe!
  7. From Budi Putra on 26 September 2006 18:54:52 WIB
    @ Rizka, El, Pepeng, Daisy:
    Ya, kita memang harus terus ngeblog. Jangan terlalu pusing dengan topiknya dulu. Nanti pasti akan ketemu format sendiri.

    @ Satya:
    Itu memang khusus tips buat Rizka :-) Daripada meratapi blog yang ilang, mending buka baru -- terus kejar tayang ngisinya... nah, pasti postingnya jadi (segera) rame.
  8. From adiwenatb on 26 September 2006 22:24:09 WIB
    Go...BLOG!!

    Maju terus BLOG indonesia!!

    Pak Budi, saya setuju sekali dengan bapak!!!
  9. From Ben on 27 September 2006 02:37:06 WIB
    perlu dibedakan antara WordPress.com dan WordPress (www.wordpress.org). Satunya blog hosted service, satunya perangkat lunak blog :)
  10. From auliya on 27 September 2006 09:27:57 WIB
    Mas Budi, thanks a lot utk pencerahannya...jadi makin interest nih nge-Blog...:). Sukses selalu yah. Hidup Blogger Indonesia !!!
  11. From didats on 27 September 2006 12:00:54 WIB
    om wimar,
    coba itu dikenalin di poto yg terakhir paling ujung kanan....

    hehehehe....
  12. From wita on 27 September 2006 12:01:18 WIB
    Thanks Mas Budi buat Infonya saya sudah punya blooger tapi males update, karena saya dapet tips yang menarik dari diskusi ini membuat saya semangat lagi.. Sukses terus buat Blogger mania :)
  13. From Thamrin on 27 September 2006 16:42:00 WIB
    Tips yang baik Mas Budi. Tapi kok di Tempo Interatif belum ada halaman blog-nya yah?
  14. From windede on 28 September 2006 14:34:41 WIB
    blog never die deh pokoknya :p
  15. From ime\'... on 29 September 2006 09:20:17 WIB
    mmm... satu lagi sebenarnya manfaat blog, networking :D
  16. From faynal on 30 September 2006 17:20:55 WIB
    ih malu eh saya ngomongnya bodo amat dah, saya baru buat blog di wordpress trus gimana lagi ya pa langkah2nya
  17. From Bambang Haryanto on 05 October 2006 10:20:08 WIB
    Salam dari Wonogiri. Artikel dan diskusi tentang fenomena blog yang inspiratif. Menggarisbawahi pendapat Bang WW dan Budi Putra, blog bagi saya adalah pembebasan. Cerita itu dimulai sejak tahun 1994.

    Saya tertarik Internet gara-gara artikel “The Internet and Your Business”, tulisan Rick Tetzeli (Fortune, 7/3/1994). Tetapi karena saya gaptek dan pusing memahami HTML, di mana bagi saya akronim ini singkatan dari Hitam Tebal Mlungker-mLungker (sori, mudah mengingatkan rambut Bang Wimar, juga rambutnya Malcolm Gladwell), membuat saya dalam era Web 1.0 itu hanya sebagai penonton pasif belaka.

    Ketika era blog menjelang, sokurlah saya yang hanya mampu mengetik dengan dua jari dan tinggal di Wonogiri, segera bisa ikut pula meloncat ke wagon media egaliter berbasis digital yang sedang melaju kencang ini. Kini HTML bukan jadi kendala saya lagi. Memiliki blog, memiliki kebebasan. Betul kata Bung Budi Putra, berkat blog seseorang “dari anybody (bisa) menjadi somebody.”

    Sesuai saran dia, saya tergerak beternak blog sebanyak-banyaknya. Untuk menampung minat sebagai penggagas komunitas Epistoholik Indonesia (pencandu penulisan surat-surat pembaca, yang hari nasionalnya dirayakan tiap 27 Januari), pemerhati komedi, sepakbola, kelompok musik Carpenters, asma, anjing, kutu buku, atau sekadar mengenang Anez (Asthmatics New Environment Zone), wanita indah kelahiran Brussels yang telah pergi menghadap Illahi.

    Semua blog saya templatenya masih memakai desain jaman Pak Flintstone, era jaman batu. Dalam perjalanan, blog-blog itu ada yang kena Newcastle Disease, flu burung, semaput, terbengkalai, lumayan berisi dan bergizi, tetapi semua uneg-uneg itu (juga uneg-uneg ini pula) semoga telah bisa ikut mengisi khasanah akal budi manusia yang tergores di dunia maya.


    Harian Kompas (22/9/2006 : h.54) menampilkan artikel “Menanti Meletusnya ‘Revolusi Sunyi,’” yang juga menyinggung fenomena blog yang berpotensi ikut membunuh surat-surat kabar bermediakan atom (kertas, menurut istilah Nicholas Negroponte) di masa depan. Lucu dan berani juga sebuah koran mau menulis ramalan tentang “madesu,” masa depan suramnya sendiri.

    Tetapi sejauh mana pelaku “old media” (atom = kertas) itu mengetahui fenomena blog, dan juga filosofi media blog ?

    Sekadar ilustrasi : saya pernah mengirim email ke seseorang wartawan media atom, di mana saya mengomentari tulisannya. Rata-rata mereka tidak membalas. Ada juga yang membalas, tetapi nadanya setengah marah dan sepertinya tersinggung. Mungkin email saya yang kurang sopan.

    Baru saja, gara-gara peristiwa bonek mengamuk di Surabaya, saya (tercatat di MURI sebagai Pencetus Hari Suporter Nasional 12 Juli dan punya blog tentangnya) menulis artikel dan saya kirimkan ke Media Indonesia dan JawaPos. Melalui email. Saya tahu, artikel-artikel itu kemudian ternyata tidak dimuat, tetapi dari mereka tidak ada pemberitahuan sama sekali.

    Saya ingin mengerti kesibukan mereka. Tetapi di sisi lain, sepertinya mereka tidak tahu atau belum tahu mengenai pentingnya karakter media digital (email, situs web sd blog) yang interaktif. Level playing field. Apa sih susahnya redaktur koran tersebut, atau sekretarisnya, memberitahukan nasib artikel-artikel itu pakai email ?

    Sepertinya hal ini masalah sepele, tetapi nampaknya harus ada perombakan revolusioner paradigma berpikir para pelaku bisnis media cetak itu terkait hadirnya media berbasis digital yang tak terelakkan dalam pekerjaan mereka.

    Gregory P. Gerdy, pakar Internet dari Dow Jones, dikutip Mary J. Cronin (ed.) dalam The Internet Strategy Handbook : Lessons from the New Frontier of Business (Harvard Business School Press, 1996), menegaskan bahwa Internet merombak proses penerbitan yang selama ini ada. Dalam penerbitan cetak tradisional, aktivitas penciptaan informasi, produksi, distribusi dan konsumsi informasi, terjadi secara terpisah-pisah. Tetapi di Internet, semua proses itu terintegrasi dalam satu sistem. Terutama harus didaulatnya informasi dari para konsumennya sebagai bagian integral isi situs itu sendiri. Perubahan konteks maha vital inilah yang tidak disadari oleh mayoritas pengelola situs web di Indonesia selama ini. Sokurlah, situs Bang WW ini, sudah mencocoki budaya media Internet itu.

    Di media cetak, benar seperti diungkap Budi Putra (kita sama-sama alumnus LKT3I/Lomba Karya Tulis Teknologi Telekomunikasi dan Informasi-nya Indosat ya ? Bang Budi Putra hebat, juara terus, hattrick, dan saya juara harapan satu kali, di tahun 1999) banyak kendala untuk mendemokratisasikan opini atau ilmu pengetahuan karena terhambatnya ide-ide dan pemikiran cemerlang untuk muncul.

    Kini berkat blog, Bang Wimar dapat mengangkat pemikiran seorang Wisnu Aryo Setio, seorang siswa SMPN 5 Bandung, yang memiliki blog. Gesture WW yang simpatik dan hebat ini mengingatkan saya akan kajian menarik tentang ekonomi atensi-nya Michael H. Goldhaber yang dimuat di majalah Wired (December 1997).

    Juga mirip ulah kontroversial Hugo Chavez di PBB (selain menghardik Bush sebagai setan, “yang bau belerangnya masih menyengat sampai kini”) ketika mempromosikan bukunya Noam Chomsky, Hegemony or Survival: America's Quest for Global Dominance, sehingga menjadi best seller di amazon.com. “Bangsa Amerika harus membaca buku ini, ketimbang nonton film Superman,” cetus Chavez kepada wartawan.

    Berkat blog, kini siapa pun dia, terbuka lebar peluang ikut bicara, untuk memunculkan gagasan-gagasannya. Dalam perbincangan seputar fenomena blog di blognya Jay Rosen sempat muncul ucapan, “kini berkat blog maka seorang Seymour M. Hersh hanyalah seorang idiot.” Tentang siapa sebenarnya Jay Rosen atau pun Pak Hersh itu, kalau Anda berminat, silakan cari via Google.

    Anggapan terhadap blog tidak selalu positif. Saya pun ingin memutar ulang cerita sedih tentang salah faham terhadap blog. Yaitu ketika seseorang asal Yogya yang konon dikenal sebagai pakar IT, mempermasalahkan situs-situs blog lain yang sukarela memasang hyperlink untuk blognya Herman Saksono (Gatra, 24/12/2005).

    Herman adalah blogger Yogya yang dengan cerdas memajang foto-foto hasil memanipulasi foto tokoh-tokoh terkenal Indonesia dalam adegan foto mirip anak penguasa Orba (Bambang Tri) dan artis selingkuhannya (Mayanksari) yang mampu mengundang senyum.

    Menurut saya (tulisan ini dimuat di Gatra, 14/1/2006) sang pakar IT itu justru sama sekali buta terhadap karakter media bebas berbasis digital ini. Adalah B.L. Ochman, ahli strategi humas dan pemasaran bersenjatakan blog, memberi kiat jitu : link like crazy. “Aspek penting perbedaan antara memposting tulisan di blog dengan jurnalisme pohon mati (media kertas), para blogger itu wajib gila-gilaan membuat link untuk tulisannya”, tuturnya.

    Blog adalah senjata ampuh Partai Demokrat AS di Pemilu 2004. Pentolannya, Joe Trippi. Tetapi kalau Partai Demokrat di sini memelihara ahli TI yang buta blog, anti blog, dan tidak mendapat simpati dari komunitas blogger, apa advantage dari kehadiran si pakar TI itu ? Apalagi meremehkan isi kepala Herman Saksono, Priyadi, Enda Nasution dan ribuan blogger lainnya, adalah ibarat melawan takdir jaman. Silakan teliti isi majalah Business Week (awal Mei dan 12/12/2005) atau pun Fortune (Januari 2005).

    Untuk majalah Fortune edisi khusus Januari 2005 itu, simak di sampulnya terpampang tulisan 10 TECH TRENDS TO WATCH IN 2005. Pada bagian kanan bawah mencolok blok merah bertuliskan : Trend No. 1 : WHY YOU CAN’T IGNORE BLOGGERS.

    Ilustrasi sampul lainnya adalah enam wajah para kampiun atau sebutlah para blogger warriors di Amerika Serikat : Mena Trott, Xeni Jardin, Steve Hayden, Jason Calacanis, Marissa Mayer dan Ben Trott. Majalah Fortune ini dijual seharga 12.38 dollar Singapura ketika terbeli di Changi, yang kalau dirupiahkan saat itu menjadi sekitar Rp. 70.000. Padahal, kalau harga resmi banderol di Indonesia hanya : Rp. 28.000 !


    GENDERANG PERANG SUCI REVOLUSI BLOG TELAH DITABUH. Kita dapat mendengar gemuruhnya dari Dave Wiener seperti dikutip Deborah Branscum (Newsweek, 12/3/2001 : hal. 53). Wiener adalah seorang veteran entrepreneur Lembah Silikon dan pendiri perusahaan peranti lunak Userland Software yang mengutak-atik situs blog Scripting.com miliknya sejak 1997.

    Wiener mengibaratkan, blog baginya merupakan suatu perang suci. “Saya tertarik menciptakan bentuk jurnalisme baru. Saya tidak mempercayai sumber-sumber media, seperti jaringan televisi dan majalah-majalah. Kita butuh memperoleh kesadaran sebagai sebuah masyarakat dan salah satu cara terbaik untuk hal penting tersebut bahwa kita harus mulai bicara dan juga mendengar. Kini terdapat 6 milyar penghuni dunia dan bila semua mereka memiliki situs blog, dunia bakal menjadi lebih baik karenanya !”

    Penutup : di tahun 1970-an duo legendaris Simon & Garfunkel dalam lagu Sound of Silence mencoba memberi petunjuk arah bagi batin dan nurani warga AS ketika Perang Vietnam berkecamuk : the words of the prophets are written on the subway walls.

    Siapa tahu, di era kini, akan hadir penyanyi lain yang menggubah lagu dengan lirik baru, tentang nubuat nabi-nabi yang tertulis dalam situs-situs blog masa kini.

    Blog Anda.
    Blog kita semua.


    Salam episto ergo sum dari Wonogiri 1



  18. From Kang Kombor on 11 October 2006 14:50:38 WIB
    Saya jadi pingin tahu apakah pendapat KRMT Roy Suryo tentang blog masih seperti dulu atau sudah bergeser. Seperti kita ketahui, blog tidak lagi didominasi oleh orang yang nggak jelas. Pak Wimar, Pak Budi Putra, Pak Juwono Sudarsono, Pak Sarwono Kusumaatmaja, Pak Hermawan Kertajaya, semua punya blog. Contoh Pak Sarwono, selain mengelola sarwono.net, beliau juga punya multiply.

    Saya sendiri suka menulis pendapat. Dulu zaman SMA, nulisnya hanya di Surat Pembaca supaya dimuat. Dengan adanya blog, saya bebas menulis pendapat saya. Bahkan, saya sangat suka dikomentari. Komentar di blog saya tidak saya moderasi dan saya biarkan mengalir apa adanya. Yang saya hidupkan adalah spam filternya supaya komentar bebas dari spam. Seperti saran Pak Budi Putra, saya juga ada beberapa blog: Suaraku.com (http://suaraku.com) untuk blog yang sifatnya opini/pendapat. Cumplung Gumlundhung (http://cumplung.blogspot.com) untuk yang personal dan http://arif.widarto.net untuk blog berbahasa Inggris (untuk latihan nulis inggris saja ...).
  19. From C.Tsubagyo on 19 October 2006 14:54:05 WIB
    pAK MAU TANYA CARA BUAT WEB BLOG GRATIS ITU GIMANA?
    TOLONG YA PAK DAN BALAS KE C.Tsubagyo@plasa.com
  20. From BORES_CAH_WONOGIRI on 19 October 2006 17:56:06 WIB
    Sungguh malang nasib kampungku,gara gara kemarau panjng katanya sungai2 jadi kering.
    Memang kampungku "Adoh ratu cedhak watu".Tapi aku bahagia
    karena kondisi kampung halamankulah yang membangun sosok
    diriku jadi seperti ini,tanpa pendidikan formal..........
    .............WAKE UP INDONESIA.........!!!!!!!!!!!!!!!!!!
  21. From C.Tsubagyo on 21 October 2006 12:51:11 WIB
    pak cara buat web blog yang gratisan itu gimana tolong beri penjelasannya dan cara nulisnya
    jawab ke emailq C.Tsubagyo@plasa.com

    salam manis
    tidak akan habis
    salam sayang
    tidak akan hilang
  22. From indra on 30 December 2006 12:36:08 WIB
    pak numpang tanya dong!!!
    maaf saya pendatang baru, apa sih bedanya antara website dengan web blog?
    terus, bagaimana bisa dikatakan kalo website atau web blog itu baik atau buruk?
  23. From Leo on 30 January 2007 22:13:03 WIB
    aku masih first time blogger, mohon bimbingannya...,
  24. From itha on 31 January 2007 10:36:49 WIB
    Bang budi, saya baru coba nge blog di word press. Tapi saya bingung, pengen masukin foto gak bisa2. Udah diutak-atik gak mau juga. 2 hari ini saya sibuk coba-coba bikin blog di blogspot dan wordpress. hasilnya kerjaan di kantor agak kelabakan. Tapi gak papa. plz help me
  25. From Yusuf Alam Romadhon on 06 February 2007 07:56:02 WIB
    Saya termasuk orang yang datang di dunia blog belakangan... tapi luar biasa... benar seperti mas Budi katakan "Demokratisasi Pandangan" saya sudah banyak nulis artikel, calon-calon naskah buku.. sulit menembus media atau penerbit.. dengan ngeblog kita punya media sendiri.. dan yang bikin seneng adalah komentar itu langsung datang.. tanpa kita harus menunggu lama.. salam kenal saya Yusuf Alam Romadhon, seorang ayah, seorang suami, dan seorang dokter yang hanya berusaha menjadi seorang yang baik...
  26. From RONI NURYANTO on 27 February 2007 13:01:05 WIB
    Pak!! tolong donk cara buat blog yang gratis gimana? kalau ada buku panduan judulnya apa? soalnya hobi saya nulis walau belum pernah diterbitkan, juga pingin meng expose lokasi wisata - wisata kecil yang pernah saya kunjungi, jug pingin bebas ngomong dan ngeluarin unek-unek..........
    terimakasih yehh. ditunggu balasanya biar cepet jadi blog nya
  27. From Ria Wibisono on 12 March 2007 20:49:16 WIB
    Duluuuu sekali saya pernah punya blog, di blogspirit. Tapi sayang sudah hilang. Sempat sedih sih, soalnya biar nggak pernah di update kan itu my first blog, kayak first love gitu. Blog kedua saya di blogspot, tapi nggak pernah di-update lagi. Kepincut sama friendster blog. Akhirnya nyoba wordpress dan kayaknya ini yang paling bertahan. Walaupun sebel karena editor WYISWG (kalo nggak salah namanya) lebih sering hilang daripada muncul, jadi saya belum bisa tampilkan foto dan ngatur tampilan posting saya.

    Anyway, blog adalah media yg sangat tepat buat saya yang suka nulis tapi nggak suka nulis buku harian. Saya suka bercerita sama orang lain, tapi malas kirim email. Saya sering kirim tulisan ke media massa, tapi nggak jarang ditolak juga. Sejak ada blog saya semakin gila internet, hampir menyamai rekor kegilaan saya pada MiRC dulu. Bedanya, MiRC cuma menciptakan pertemanan yang mungkin nggak abadi. Sementara lewat blog, saya bisa berbagi cerita, opini, dan segalanya dengan dunia. Bisa menciptakan teman diskusi baru, dan mempererat pertemanan dengan teman yang sudah ada. Dengan blog, saya berusaha memperbesar OPEN AREA saya dalam Johari window. Pokoknya seru deh!

    Bagi yang mau baca, alamat blog saya http://riawibisono.wordpress.com. Ada link-nya ke friendster blog....
  28. From azmysobur on 17 March 2007 20:45:43 WIB
    ASSALAMUALAIKUM SALAM KENAL MAAF SAYA ORANG YANG AWAM INTERNET TERUTAMA WEB BLOG TOLONG DONG KIRIM SAYA ARTIKEL MENGENAI CARA PEMBUATAN ARTIKEL DI BLOG PLZ KIRIM KE EMAIL SAYA YAH
  29. From @uk on 19 March 2007 14:57:53 WIB
    Tolong kasi tau duonk cara buat blog di frinester yang gratisan, saya blum tau niy caranya...!!!

    Makasih banget kalo bisa nolong........@@#$%#@
  30. From allen on 06 April 2007 02:54:28 WIB
    hmmm.....gini..gini...saya mo buat web personal yang gratisan tapi masih nemuin kesulitan n akhirnya bingung sendiri tujuan nya sih tadinya buat bantu2 cari kerjaan, tapi karena ngga pernah dapet teori n ilmu nya di dunia net itu sendiri...
    so ada yang bisa bantu ngga yah awal nya harus gimana....yang rinci dan sedetail2nya.....

    makasih atas respon nya.......
  31. From novie benarto on 24 April 2007 08:19:07 WIB
    Nhaaa untuk yang sudah berhasil bikin blog, gantian dong sekarang kirimin step by step nya ke email aku.
    Pleaseeeeee... thx.
    noviebenarto@yahoo.com
  32. From triyana on 17 June 2007 15:28:29 WIB
    jadi pengen ikut nge-blog neh, kayaknya seruuuu!!!
  33. From OrangeMood on 20 July 2007 21:03:53 WIB
    Do & Don't at blogs... baca selengkapnya di http://orangemood.wordpress.com/2007/07/10/next-topic-do-dont-at-blogs/

    *bukan promosi blog, kalau copy paste disini kepanjangan... thanks and happy bloging!
  34. From rahmat on 15 August 2007 07:42:30 WIB
    yup,,,setuju sekali...blog meman bisa memberi warna dalam hidup kita.Karena kita bisa lebih berekspresi lagi. Saya juga baru memulai membuat blog..Silakan datang ke blog saya di www.myinstrument.blogspot.com
  35. From suherman on 09 January 2008 16:15:14 WIB
    kasusnya sama dengan rekan2, ingin buat blog tapi belum tahu caranya.untuk para hadirin di seluruh dunia, agar bisa ngeramein dunia blog, kirimi dong panduan nya, atau alamat milis tentang blog. saya tunggu!!!
  36. From roni nuryanto suparman on 21 January 2008 14:53:20 WIB
    buat fakar telematika roy suryo... ikut nulis di blog dong... jangan cuma muncul di infotaiment, kalau ingin berbuat positif terhadap perkembangan telematika di indonesia yah nulis dan diskusi jangan cuma bedakan foto mesum artis & pesohor.. (diskusi bukan cuma tatap muka "pis to pis" lewat internet jg bisa ko)

    enak jd fakar yah banyak di panggil ama DPR & infotaiment
  37. From putra on 01 August 2008 21:44:16 WIB
    bagus juga tuh.......!
  38. From SAPTA RIYADI on 09 October 2008 00:47:06 WIB
    KASIH TAU DONG CARA BIKIN BLOGNYA <DITUNGGU VIA EMAIL>
  39. From anjar on 28 October 2008 10:31:52 WIB
    yaa saya dukung pendapat anda tentang blog....tp ni saya juga lg belejar ngeblog
  40. From RUDI HARTONO on 30 October 2008 15:35:16 WIB
    memang asyik membuat blog saya sendiri sudah merasakanya,seperti sudah punya website sendiri dan bisa mengexspresikan diri kita masing-masing
    dan ini no hp-ku 081230908328
  41. From GUS AR on 13 November 2008 13:49:00 WIB
    katanya cara membuat blog . lah kok isinya malah yang lain-lain . capek dech
  42. From Adi on 14 November 2008 10:13:12 WIB
    Saya setuju, dengan kang budi, trus carane bikin piye??
  43. From kj on 17 November 2008 21:36:04 WIB
    saya sedikit sepakat dari beberapa poin. harapan saya blog ini masih sedikit tidak di pahami orang fungi nya. ayo kita akselerasikan sosialisasi blog kpd rekan2 kita...
  44. From HERU on 26 November 2008 13:40:06 WIB
    okeh nih blog politik juga nih,,,
    lam knal...
    smoga jaya!!!!
  45. From den afuw on 29 November 2008 12:28:10 WIB
    hei para cucu2 adam... aku tlh menemui tanda2 kiamat...
    marilh kita sll mengingat Allh SWT..
  46. From afuwae on 29 November 2008 12:40:36 WIB
    hai para cucu adam.. aku tlh menemuai tanda2 kiamat...
    ingt Allah,..
    ingt Allah,..
    ingt Allah,..
    ingt Allah,..
  47. From dewi on 23 January 2009 15:14:05 WIB
    tata cara buat blog. thax
  48. From Iwan Irwansyah on 11 March 2009 01:37:58 WIB
    Oom tolongin dong aku awam banget dalam hal nge-blog ajarin caranya ya

« Home