Articles

Hell Yeah, Bogor now

Perspektif Online
29 September 2006
Pondok Indah, Cirebon, Citraland, Depok, sekarang giliran Bogor! Datang yaa..
 
Toko Buku Gramedia, Mal Ekalokasari, Bogor
Sabtu, 30 September 2006, 15.00-17.00 WIB

Update 30 September 2006

bogorcrowd.jpg 
tb gramedia, mal ekalokasari, bogor

Empat puluh tahun setelah peristiwa G-30-S (apa hubungannya?) orang berkumpul di Mal Ekalokasari Bogor. Ini adalah book signing 'Hell Yeah' kelima - eh, keenam  kalinya, kalau dihitung launching di Pakubuwono Apartments. Selanjutnya di toko-toko buku Gramedia Pondok Indah Mall, Cirebon, Citraland, Depok. Kalau ada kota lain yang berminat, tulis aja komentar serius disini, nanti kita kontak. Laporan kelima book signing Gramedia itu kira-kira sama: kerjasama yang baik dari Gramedia-Grasindo-InterMatrix dan of course Fira Basuki, performance yang energetik dan selalu fresh dari Nana Soebianto. Nana atau Tatyana adalah moderator yang juga penyanyi (duet sebagai "Dua Ibu"), penulis buku antara lain "Single Mom's Day Out", "Jakarta Kafe". Penyelenggaraan dikoordinasi oleh IMX, crew lengkap dengan project manager gantian. Di Bogor ini Gupta yang pegang peran utama, di Depok Yassin bersama Lila, di Citraland Melda, di Cirebon Susy, di Pondok Indah Susy juga yah?

Suasana selalu ramai, dan selalu mulai lambat dengan semangat tinggi belakangan, dengan pemutaran lagu, signing, foto bersama dan makan bersama, kebudayaan nasional IMX. Di Bogor lebih seru lagi buka bersama di Pondok Kuring (atau kira-kira begitu lah namanya), yang membuat orang yang tidak puasa merasa nikmat sekali berbuka. Yang beda dari kota ke kota adalah pertanyaan dalam talk show, dan juga cara pencatatannya. Sekarang sudah makin canggih, jadi ikuti saja yang berikut ini

Daisy Natalia Awondatu: highlights tanya jawab:

hans.jpgHans, mahasiswa ST Teologi: Mana lebih nyaman, jadi pebisnis atau jurubicara Presiden?

Semua pekerjaan menyenangkan, dalam bentuk berbeda. Jadi pengusaha senang, pekerjaannya jelas dan hasilnya uang. Bagi orang komunikasi, tidak ada pekerjaan yang lebih asyik daripada jadi jurubicara presiden. Sangat penting, berat, berarti dan banyak pengalaman ketemu pemimpin negara lain, tokoh indonesia dan pers dalam dan kuar negeri. Tapi paling  nyaman sekarang, dimana kita memilih setiap hari apa yang ingin kita kerjakan, dan bisa berhubungan dengan orang seperti anda di toko buku, di acara gaul, sampai ke kampus, seminar, dan media.
Lebih baik mana, politik di masa kepresidenan Gus Dur atau sekarang?
Selera pribadi berbeda-beda, tapi masa Gus Dur penuh pertukaran ide, dan perbuahan haluan Indonesia menjadi negara pluralis dan demokratis. Perjuangan HAM dan antikorupsi lebih nyata di masa Gus Dur, sampai dia jatuh dari jabatan. Sekarang SBY stabil tapi tidak berbuat banyak.
Hans juga minta WW nyanyi lagu 'Hell Yeah'. WW coba beberapa baris, yang penting menjelaskan isi lagu.

asti.jpgAsti, ibu rumahtangga: WW pernah baca buku-buku Fira Basuki? Yang mana yang berkesan?

Ya, waktu kenalan sama Fira, langsung baca semua buku, sebagian dari tiap buku. Tapi waktu sampai di Rojak, tidak bisa behenti. Macet di buku itu, dibaca dengan teliti sampai habis dalam satu rangkaian waktu baca. Buku-buku Fira sangat kaya dengan detail, nuansa, latarbelakang budaya, dan disampaikan dengan gaya storytelling yang mudah dicerna.
WW kenal penulis lain seperti Dewi Lestari, Nova Riyanti Yusuf, Djenar Maesa Ayu, Ayu Utami dan lainnya. Andaikata harus memilih lagi, siapa yang akan dipilih?
Untunglah saya tidak dalam posisi memilih karena Fira sudah meminta menulis biografi sebelum siapapun juga. Tapi andaikata harus memilih, saya akan memilih Fira sebab dia sangat bisa menghayati kehidupan saya, sangat efisien dalam mengumpulkan data, pandai melakukan wawancara dengan narasumber saksi, dan produktif dalam menulis.

andri.jpgAndri: Bisakah kasih alasan untuk lebih tertarik pada 'Hell Yeah'?

Untuk yang kenal WW atau ingin kenal, bisa lebih banyak tahu mengenai latarbelakang dan sifatnya. Buat yang tidak tertarik pada WW, buku ini bisa dinikmati sebagai cerita yang lucu dan berisi dengan gaya menulis seperti storyteller, mengalir dan mudah dicerna.
Kalau 'No Regrets' itu tentang apa? tentang pengalaman pribadi semasa menjadi jurubicara Presiden Wahid.

catatan editor: Andri ini kebetulan masuk Gramedia dan ikut talk show ini karena penasaran lihat spanduk 'Hell Yeah', katanya nggak masuk akal WW ada dalam setting begitu. Baca comment Andri dibawah ini. Dia kira WW itu orang serius, tahu-tahu lucu katanya.. Bagus lah, jadi banyak tambah pengetahuan. Belum lagi, dapat buku 'No Regrets' kan ya? Silakan comment lagi.

ratih.jpgRatih: Kepada Fira, dimana perbedaan proses menulis Hell Yeah dengan menulis novel? Berapa lama  mendekati WW untuk menulis buku Hell Yeah?

Yang satu tidak perlu mengumpulkan fakta, tidak pakai deadline, bisa menulis apa saja. Menulis biografi harus benar, tepat waktu dan cerita apa adanya. Tapi saya adalah wartawan juga selain novelis, jadi sudah biasa. Kalau mengikuti WW, mnula-mula Februari-Mei 2006 dengan penyelidikan bahan dan narasumber, seperti detektif. Terus mengikuti kegiatan WW selama bulan Mei dan mulai menulis, diselesaikan bulan Juni dan Juli terbit. WW waktu kecil pernah enggan kembali ke Indonesia? Apakah sekarang, dengan korupsi merajalela dan negara tidak beres, terlintas pikiran untuk pindah ke negara lain? Waktu umur 8-12 itu WW bahagia sekali tinggal di Eropah bersama orangtua dan kakak-kakak, semua kompak sebagai keluarga dan sebagai orang Indonesia. Kembali ke Indonesia, keluarga pisah-pisah dan keadaan Indonesia morat-marit, di sekolah WW tidak dihargai seperti di luar negeri, pelajaran susah dan sebagainya. Jadi waktu itu sering ingin berada di Eropah lagi. Tapi setelah dewasa, melihat keadaan Indonesia susah sekali, tapi ternyata kita punya peran disini, bisa berbuat sesuatu yang berarti. Jadi tidak ada keinginan sama sekali pindah ke negara lain, sebab disini banyak sekali yang bisa dilakukan.

ds.jpgDjadjat Sukmawijaya (DS, peserta Perspektif Online):  Kepada Fira, mengapa memilih  WW sebagai obyek tulisan? Apakah tidak takut risiko menulis tentang WW yang anda tidak kenal? Apakah WW pria romantis?   

 Kenapa ya? Ini semua takdir, mengalir dari yang satu kepada yang lain. Mula-mula berkenalan bukan untuk menulis buku, tapi jadinya menulis buku dan lancar sekali prosesnya, sambutan terhadap buku juga sangat positif. Romantis? Dalam buku diceriterakan bagaimana sikap WW terhadap perempuan. Sekarang banyak perempuan yang didekati, tapi tidak ada yang nempel.
Kepada WW, bagaimana dengan Partai Orang Biasa, apa mau dihidupkan lagi?   Pada tahun 1999 kami mendirikan Partai Orang Biasa secara main-main. Pada malam peluncuran buku 'Menuju Partai orang Biasa' hadirin ramai sekali dari berbagai kalangan dari mulai artis sampai politisi. Munir terpilih mendapat "POB Award.' Suasana main-main tapi banyak sekali hadirin yang waktu itu belum menonjol, sekarang menjadi orang penting. seperti Faisal Basri, Sri Mulyani, Dede Basri. Banyak sekali pemikiran jernih dalam kelompok ini, tajam seperti sambal, ibarat makanan. Tapi sambal kalau dimakan sendiri kurang enak, harus dicampur dengan makanan pokok. Jadi POB akan tetap hidup sebagai bumbu, sebagai inspirator dan sumber ide, sumber keberpihakan untuk dibawakan oleh orang-orangnya dalam forum masing-masing.

uli.jpgUli:   Fira, buku ini apakah bisa merangkum seluruh nilai-nilai WW?  

WW berkembang terus, tiap hari ada yang baru. Tapi paling tidak, 'Hell Yeah' mewakili WW yang sekarang. Yang juga positif dari buku ini, saya dan WW mengalami perubahan ke arah yang baik dalam proses membuat buku ini.
WW, kalau Partai Orang Biasa jadi, apakah mau jadi Presiden?   Haha, mau dong, kalau POB yang menang, karena keinginan kita di tahun 1998 belum tersentuh banyak.

 

adji.jpgAdji:  Saya jarang baca biografi, tapi saya suka 'Hell Yeah' jadi akan beli. tentang buku Fira yang lain,  apa yang bisa bikin saya tertarik? WW, apa tertarik menulis biografi diri sendiri?

WW: Biar saya yang jawab dulu, apa yang ada dalam buku Fira. Kalau anda ingin belajar tentang kehidupan, tentang kebudayaan di negeri lain, di daerah lain, tentang hubungan dalam keluarga tradisional dan modern, tentang banyak hal, tapi tidak ingin seperti diajari orang lain, baca aja buku Fira, sebab semuanya ada disitu, tapi dalam gaya storytelling, cerita-cerita, sehingga anda tidak akan mendapat beban. Saya menulis tentang diri sendiri? Saya rasa lebih suka saya bercerita mengenai ide-ide, dan pengalaman saya yang mengilhami ide-ide itu.

ratna.jpgRatna: Dari seluruh isi Hell Yeah, yang mana yang Fira paling sukai?

Jelas bab berjudul 'Hell Yeah', disitu saya cerita tentang WW di masa kini.
WW, minta dong tips supaya bisa selalu positif? Wah, saya paling ragu untuk kasih nasehat, sebab setiap orang punya kondisi masing-masing. Mungkin lebih baik baca buku Fira, disitu dia ambil cerita mengenai saya yang bisa menjadi inspirasi untuk orang lain.

 

erwin.jpgErwin, mahasiswa IPB: Fira, dari mengikuti WW selama Februari-Mei dalam rangka menulis buku,  apakah ada dampak negatif ?

Sejauh ini dampaknya lebih ke arah positif. Jika WW jadi Presiden, apa yang akan dilakukan? Laksanakan agenda yang dibuat pada tahun 1998. Semua sudah tahu, ada yang melaksanakan, ada yang menghambat. Kumpulkan orang yang semangat melaksanakan reformasi, dan persilakan mereka kerja.

 

hardini.jpgHardini, kepala perpustakaan sekolah:  Kapan ke sekolah-sekolah juga? Karena bukunya menarik. Minta tips menulis untuk anak-anak. 

Fira: Oh senang sekali ke sekolah-sekolah. Selama ini saya sering kes sekolah-sekolah, termasuk di Bogor. Wimar: Saya mau ikut karena senang anak-anak.

 

                                                                   periskoptiny.jpg

Well, well, well. Selesai juga nulis tanya-jawab ini. Tapi rela sedikit capek, karena kebaikan anda berkunjung ke acara ini, dan mengajukan pertanyaan, jauh melebihi usaha kami disini. Juga kepada pengunjung yang lain, terima kasih. Dan.... kepada penulis comments, silakan tambahkan. Ingat dalam dunia blogosphere diskusi tidak ada hentinya. Siang malam, sampai kapan hari, kita bisa terus ngobrol......     

foto sudah bisa dilihat semua.

Print article only

16 Comments:

  1. From wimar on 29 September 2006 11:09:47 WIB
    datang yaa... kalau ikut ngomong, masuk update posting ini.. siapa tahu, menanag hadiah dan masuk foto disini
  2. From sheila tobing on 29 September 2006 14:57:31 WIB
    Diusahakan pak wimar, walaupun sedang komplikasi perut dan pinggang. Tapi mudah-mudahan besok bisa datang.
  3. From wimar on 29 September 2006 16:20:13 WIB
    wah so sorry.kalau ww sih selalu sakit pinggang kronis,perut gak apa-apa cuman gede aja...
  4. From yasmina on 29 September 2006 16:26:48 WIB
    hmmmm, i obviously can't make it, tapi ekalokasari deket rumah keluarga saya kok... maybe they can come and pick me up a copy :-)
  5. From wimar on 29 September 2006 18:59:14 WIB
    yasmina, why don't you tell your folks to come and we will have our picture taken together and tomorrow evening bogvor time it will be on flickr!
  6. From Steve on 29 September 2006 22:40:50 WIB
    Hallo, WW dan Mba Fira. Sukses buat Book Signing di Bogor. Lebih heboh dari Cirebon ya...Ditunggu dateng lagi ke Radio Suara Gratia 95,9 FM Cirebon. Mba Fira jadi bintang iklan sekarang ya... Kapan WW jadi bintang iklan ??? Sukses deh...
    God Bless You.
  7. From yats on 29 September 2006 23:18:15 WIB
    ww aku dah khatam 'hell yeah'...
    very inspiring, penuh warna ya hidup ww, dan kebersahajaannya itu lho..kalo aku boleh bilang ww itu Begawan komunikasi nya indonesia deh..

    tertarik ama ww sejak perpektif di sctv, cwaktu itu masih awal kuliah, habis itu sibuk ama kegiatan mahasiswa, jadi nonton sekenanya, sekarng saya di pulau terpencil, di sumbawa barat, iseng2 lagi browsing nyangkut di perpektif.net, waktu itu lagi cari bahan bacaan, coz di sini jauh dari peradaban,untuk ngisi waktu. trus ada 'Hell yeah..,langsung aku contact temen di jakarta, minta di beliin ni buku, seminggu kemudian datang, 2 hari kemudian tamat. how pitty i am...seandainya ww juga ngadain acara di sumbawa...:)

    salam
    yats
  8. From andri (dradridru) on 30 September 2006 21:13:20 WIB
    Assalamu'alaikum,wr.wb.
    Thx anyway 4 the book and 4 chance to know u in Gramedia Mal Ekalokasari Bogor.Btw 1st time saya ngeliat spanduk ttg Hell Yeah!!, I think that's just launching buku novel remaja gitu doank, .. (dalam hati yeachk,..pasti ngebosenin)tapi di judul spanduk itu ada nama WW saya pikir kenapa nama WW ada dispanduk itu BIG QUESTION, masa sih bukunya ttg politik wah makin gak aja nih,tapi warna spanduk +covernya ngejreng bgt kayanya gak mgkn politik. Jd drpd penasaran gak puguh coba ikut ajah ah, walaupun diotak ini agak sdkt gak nyambung sama gak knal ma penulisnya FB, mayan cakep sih cuma masih penasaran ma personalitynya. Boeat WW kirain orgnya seiusan gak taunya JOKE abis juga, wah jgn2 ketularan Gusdur. Saran buat lagu Hell Yeah , kayanya gak cocok buat yg nyetir karena bisa menggagalkan pandangan(bikin ngantuk) mata coz'kayanya lagunya mirip lagu dongeng pas mo sleeping beauty. It's dangerous man !!for u who driven car.So,Stay away from this song. Sorry WW. Kayanya asyik nih knalan ama WW gimana kalo blogingnya lanjut trus sekalian jalin silaturahmi. kayanya gak rugi deh.Ok. That great's. See U again next time. Thx.Ass.
  9. From yats on 02 October 2006 03:04:16 WIB
    congrats ww..
    terbukti ww emang begawan...

    hell yeah this life is here
    and it's made for livin'
    and loves a gift that's made for given
    give it all away and have it still
    yeah..
    you are a GIFT

    mungkin ga bikin acara di luar jawa..?




  10. From Fira Basuki on 02 October 2006 09:05:58 WIB
    WW, kalau aku yang mampir dapat hadiah gak? Hehehe.
    Thanks IMX dan terutama semua yang udah datang. Di Bogor jadi nostalgia nih, ketemua 2 teman sekolah zaman SMP dan SMA tanpa sengaja. WW juga bisa nostalgia...kan masa kecil pernah di Bogor ya W? Hahaha. Penasaran gak gimana WW dulu 'gak betah' di Bogor? Baca aja "Hell, Yeah!" Wah, jadi promosi...
  11. From Gupta on 02 October 2006 09:59:21 WIB
    Booksigning Bogor sukses!! Sambutannya luar biasa! Terimakasih untuk dukungan rekan-rekan [baik IMX, Grasindo dan Gramedia dan tentunya para peserta yang hadir pada acara booksigning] yang telah membuat acara ini sukses..
  12. From keket on 02 October 2006 10:08:59 WIB
    I wish I was there,
    save the best for the last
    Jangan lupa datang ke Mall Kelapa Gading, 7 Oktober 2007,ajak teman dan sanak keluarga!
  13. From Mihradi on 02 October 2006 14:58:54 WIB
    ENERJI POSITIF WIMAR
    Mba Fira benar, Wimar selalu membawa enerji positif dan senantiasa ingin menyenangkan siapapun yang dekat dirinya. Kerendahan hati yang luar biasa. Di TB Ekalokasari Bogor, Pa Wimar menunjukkan itu. memperkenalkan saya yang 'amat biasa dan bukan seleb' ke audience dengan sangat berkelebihan hingga saya kehilangan kata-kata.Shock.Termangu.Surprise. Kesahajaan yang demikian menyihir. Trimakasih atas semua itu.
    Saya percaya, kekuatan Wimar dapat menjadi alternatif lokomotif reformasi demokrasi masa depan.
  14. From tatyana on 03 October 2006 08:22:08 WIB
    "energetik dan fresh" itu pasti karena ketularan teman2 IMX, Fira, dan WW :)
  15. From YH on 04 October 2006 09:27:46 WIB
    Alhamdulilah, akhirnya booksigning Bogor bisa sukses juga mengikuti acara sebelumnya, jadi 'terbayar' deh kehujanan pas pulang dari Ekalokasari naik motor...^.^
  16. From anton ray on 05 October 2006 14:44:00 WIB
    Thanks banget WW,Fira,dan Tim IMX atas kesempatannya untuk bisa ikut bergabung di acara "Hell Yeah!" Bogor,ditambah acara buka puasa bareng,yang pasti seru banget! Semoga selalu tidak keberatan kalo saya ikut bergabung lagi diacara-acara selanjutnya hehehe! WW,Fira dan Tim IMX Oks Bangget, yad...deh! yad...deh! yad...deh!

« Home