Articles

WW ingin jadi Wapres, bukan Presiden

Serambi Aceh
05 December 2006

Koran Serambi Aceh (yang diterima terlambat) melaporkan bahwa WW ingin jadi Presiden. Salah. Itu tahun 1978, bukan sekarang. Sekarang, lebih berminat jadi Wapres, kalau tidak ada orang yang lebih baik. Mengapa? Karena untuk jabatan Presiden, banyak orang yang lebih baik. Tapi kalau Wapres, kita tidak pernah punya yang bagus. Baca dulu beritanya, akan dijelaskan kalau ada yang tanya.

serambipo.jpg

Daftar Wakil Presiden Indonesia

  • 1945-1956: Mohammad Hatta
  • 1973-1978: Sri Sultan Hamengkubowono IX
  • 1978-1983: Adam Malik
  • 1983-1988: Umar Wirahadikusumah
  • 1988-1993: Sudharmono
  • 1993-1998: Try Sutrisno
  • 1998-1999: B.J. Habibie
  • 1999-2001: Megawati Soekarnoputri
  • 2001-2004: Hamzah Haz
  • 2004-2009: Jusuf Kalla
  • 2009-2014: ????

Print article only

20 Comments:

  1. From Ricardo Yusuf on 06 December 2006 07:11:51 WIB
    Congratulation WW, anda layak jadi Cawapres 2009 nanti. Saya setuju itu, supaya wapres lebih berkualitas dan lebih berkontribusi dalam penyelenggaraan negara. Bukan malah 'nakut-nakutin' abang Pres-nya. Kalo perlu dari sekarang digalang dukungan dari mulai NAD s/d Papua. Dari semua golongan. suku dan komponen bangsa. Saya usul WW mulai membuka visi-visi sebagai cawapres yang visioner dan beda banget dari calon yang lain. Tetap pertahankan tampil beda dan enerjiknya seperti dulu s/d sekarang ini. Viva WW.
  2. From Riyan Wiraputra on 06 December 2006 08:24:35 WIB
    Sudah bisa main bola ternyat Pak Wimar. Beberapa tahun yang lalu anda bilang anda lebih jago menjadi komentator daripada pemain inti...

    Atau para pemain yang di lapangan semuanya tidak ada yang beres sekarang hingga komentator harus turun tangan.
  3. From andie r on 06 December 2006 09:54:13 WIB
    Karena disuruh nanya, kapan sih tepatnya WW menegaskan kesiapan itu ? Apa benar serius? (krn yang saya baca di guntingan korannya gak ada kejelasan momentum pernyataan WW itu dikeluarin...)
    Tapi kalo gak salah membaca, WW terpanggil menjadi Wapres karena hingga saat ini mereka yang telah menjabat belum memahami betul apa tugas-tugasnya yang benar. Namun kalo alasan itu sih Pak WW, berarti bukannya wapres saja, harus jadi presiden dong. Kecuali kalo pertimbangan biar gak mengubah akronim nama, karena WW udah bisa langsung jadi Wapres Wimar he he .....
  4. From Titik on 06 December 2006 11:31:02 WIB
    Jadi Presiden atau Wapres tetap harus ada kesamaan persyaratan:

    1.Dia harus punya hati dan jiwa mengabdi bukan jiwa menjadi lebih (kaya atau berkuasa dari siapapun)

    2.Dia harus dicintai dan mencintai (artinya dia dinginkan rakyat dan mencintai profesi tersebut dan juga negara bersama rakyatnya)

    3.Harus bisa berkomunikasi secara baik dan efektif (bukan diam atau terlalu banyak ngomong apa lagi janji-janji)

    4.Harus berwibawa dan bertanggung jawab (siapapun dia, seorang yang berwibawa & bertanggung jawab bukan hanya tentara)


    Pak Wimar pasti punya kriteria itu.
  5. From Ance on 06 December 2006 13:15:28 WIB
    Presiden : Barack Obama
    Wapres : WW
  6. From anton on 06 December 2006 14:07:52 WIB
    saya tidak setuju anda jadi wapres, saya lebih setuju anda jadi yang sekarang saja, kalo bisa lanjutin dong jadi presenter TV, kalo bisa jangan di Jak-TV tapi SCTV apa RCTI biar yang nonton lebih banyak,dan jangan bawa-bawa mitra Effendi Ghazali, terlalu banyak omong tapi nggak lucu, Bung Wimar pake mitra si Keliek Pelipur Lara aja....

    Dulu tahun 1978 anda dan Bung Heri Akhmadi perang sama Suharto ya? sampai-sampai anaknya Bung Heri Akhmadi dinamakan 'Gempur Suharto' nah sekarang Bung Heri udah masuk kandang Banteng, dan anda tetap independen, tapi jangan jadi wapres ya...biar yang laen aja... Pleaseeeeeeeeee....

    Prediksi Tahun 2009
    Presiden
    Jenderal Sutiyoso
    Wakil Presiden
    Marsillam Simandjuntak

    Dengan Formasi Ideal
    Rizal Ramli Menko Ekuin
    Kwik Kian Gie, Ketua Bappenas
    Keliek Pelipur Lara, Menteri Kebudayaan
    Budiman Sudjatmiko, Menteri Pemuda
    Gus Dur, Menteri Agama
    Meutia Hatta, Menteri Sosial
    Raden Pardede, Menteri Keuangan
    Marty Natalegawa, Menteri Luar Negeri
    Inul Daratista, Menteri Pemberdayaan Perempuan
    Susilo Bambang Yudhoyono, Menkopolkam
    Rokhmin Dahuri, Menteri Kelautan
    Agung Laksono, Menteri Urusan Perumahan
    Siswono Yudhohusodo, Menteri Pertanian
    Tetuko, Menteri Riset dan Teknologi
    Bambang Widjajanto, Menteri Kehakiman dan HAM
    Widodo AS, Menteri Dalam Negeri
    Suciwati Munir, Menteri Muda Urusan HAM
    Lien Chen Wei, Menteri BUMN
    Goew Sioe Hong, Menteri Investasi Negara (Pos Baru)

    Ketua MA-nya jangan ambil kayak si Bagir Manan ya...nanti bubrah dunia hukum kita

    Sementara
    Amien Rais tetap jadi kandidat Capres Abadi....
    Megawati tetap jadi ibu rumah tangga yang baik dan mendukung penuh kabinet ini
    Yahya Zaini sudah menikahi Maria Ireva
    A'a Gym sudah empat isterinya

    Inilah Prediksi saya di tahun 2009

    Terima Kasih
  7. From Eki on 06 December 2006 17:30:37 WIB
    Saya perhatikan, isi berita mengenai keinginan jadi wapres, bukan presiden seperti judulnya. Kalau dilihat inisial (ant), berita ini sepertinya diambil dari antara. Jadi mungkin editor serambi ngantuk, salah kasih judul atau emang dari sananya gitu, tapi editor taken for granted.
  8. From Hedi on 06 December 2006 19:12:16 WIB
    Wah Pak Wimar tak usah mencalonkan diri jadi Wapres, kecuali Bapak tak akan berubah setelah menjabat. Apalagi nanti kalau sibuk, web ini jadi terbengkalai :D
  9. From Ramli Sihaloho on 06 December 2006 19:53:27 WIB

    setuju sedikit dgn sdr Anton. sebaiknya niat tersebut dilupakan aja dan anda tetap seperti yg sekarang yaitu menularkan idealisme anda pada tunas bangsa generasi penerus. sekali anda jadi executive di pmrth, semua idealisme akan terkubur mati tanpa jejak. mudah2an saya meleset/saalah soal ini.

    konsistensi perjuangan Bung Hery Akhmadi sudah teruji dan berharap Bung Wimar juga bisa lolos. semoga....
  10. From nadine on 06 December 2006 20:25:12 WIB
    kenapa tidak sekalian jadi presiden aja.
    kita kita mendambakan negara milik orang Biasa.
    dan semua itu hanya ada pada partai ORANG BIASA.
  11. From JaF on 07 December 2006 00:01:21 WIB
    With all do respect to WW, saya tidak setuju!!

    Saya 'trauma' lihat orang-orang hebat jadi pejabat hanya untuk melihat mereka melempem...
  12. From Andy M on 07 December 2006 06:20:40 WIB
    Setuju dgn Bung JaF. Contoh udah banyak. Inget kan betapa galaknya pimpinan2 KAMI mendongkrak Bung Karno. Setelah Sang Smiling Jendral berkuasa, mereka ikut2an jadi gendut dgn fasilitas2 empuk. Apo khabar Bung Fachmi Idris, Cosmas B? Sumbangsih Anda untuk rakyat apa ya?
    Juga jadi Pres atau Wapres gak gampang. Al Gore bersyukur dia kalah tipis dari Mr Bush. Bandingkanlah tampang om Bush yg seperti kakek2 sekarang. Laura Bush jadi jengkel liat performance George yang menurun...sampe dia anjurin George untuk nurutin nasihat Pele di iklan Via.... If you have erection problem, see your doctor!! nah loh..itu risikonya maen api di Irak!! Al Gore tetep segar bugar. Nah, kalu Pak WW sampai jadi Wapres, bisa2 BB beliau turun 20 kg! dan rambut kribonya jadi puteh. Mending tetap jadi CEO Intermatrix merangkap PR advisor think thank Kepresidenan.
  13. From ihsan on 07 December 2006 08:55:32 WIB
    Saya juga tidak setuju Anda jadi WaPres. Semua akan berubah saat Anda berdiri dengan memegang 'bendera' tertentu. Masih banyak orang seperti saya yang harus 'dibukakan' matanya mengenai politik yang berbau tidak menyenangkan di Indonesia, sehingga semakin banyak orang yang terbuka matanya dan semakin kritis. Sehingga cita-cita menuju bangsa yang cerdas semakin tercapai..
  14. From Berlin Simarmata on 07 December 2006 16:49:48 WIB
    WW kalau mau jadi Wapres/Presiden sama saja.Minta bantuan dana dari pengusaha untuk biaya kampanye,kalau sudah terpilih harus mau bagi-bagi proyek.WW sanggup nggak? Kemudian WW harus mendekati para ketua Partai,kalau terpilih harus balas jasa,dengan menyediakan kursi Menteri buat anggota Partai Pendukung,kalau tidak akan dijegal di parlemen.WW mau mengangkat orang yg tidak cocok di hatimu? Kalau melihat perjalanan kariermu selama ini,terutama saat Pimpinan Mahasiswa ITB,Ketua MPM dan Ketua Dewan Mahasiswa ITB kok rasanaya berat.Tapai itupun terserah anda dan rakyat.
  15. From Ramli Sihaloho on 09 December 2006 09:00:03 WIB

    sangat tidak sepaham/sependapat jika figur Bung Wimar dilihat dengan penonjolan pada waktu beliau isi batere di kampusnya, dimanapun itu dengan segala peran dan reputasinya tanpa mengurangi rasa hormat saya pada peran mahasiswa2 yg menyuarakan kebenaran sebagai suatu bentuk kontrol sosial. jujur kita akui bahwa no body doubt bahwa peran dan eksistensi mahasiswa Indonesia dalam menentukan arah perjalanan bangsa ini. disini Bung Wimar ada sebagai salah satu komponen dari system.

    yg saya concern adalah sosok Bung Wimar setelah lepas dari kampus dan apa2 yg beliau lakukan. begitu banyak mantan aktivist mahasiswa berserakan direpublik ini yg cukup vokal pada waktu masih bersarang dikampusnya. setelah terjun ke masyarakat , hampir semuanya menanggalkan segala idealisme tanpa sisa yg didapat dari kampus dengan mahal dan menjadi sama dengan yg bukan aktivist bahkan tidak ada bedanya dengan yg tdk pernah injak kampus sekalipun yaitu berlomba lomba mengejar dan menikmati kue pembangunan, lobang2 kebocoran dlllsb. disinilah kredit point dan kelebihan sosok Bung Wimar, Heri Akhmadi, Sarwono dan segelintir yg lainnya yg tetap konsistent dengan idealismenya dan tdk tergoda oleh godaan duniawi yg sangat menggoda. intinya, SALUTE buat para anak2 bangsa ini sampai mereka tidak berubah…...

    Thx,
    Ramli Sihaloho
    Alumni Teknik Pertambangan/Teknik Metallurgy ITB

  16. From Topo on 09 December 2006 20:55:56 WIB
    Begini ya, kudunya ww jadi presiden, tapi karena tidak punya massa maka kita atur aja strategi agar ww jadi wapres dan presidennya Aburizal Bakri. Nah, ditengah jalan nanti pasti akan ada tender2 yang tercium bau KKn yg menyangkut kerabat Presiden sehingga Presiden perlu di impeach, jadinya ww naik jadi presiden, setuju ...?
  17. From yosua on 11 December 2006 12:58:53 WIB
    bung WW jdlah wapres dengan kualitas presiden...
    saya rindu banget nanti bung WW jd wapres yg mmajukan kualitas education d indonesia...
    supaya muncul jga future leaders seprti anda...
    jangan salah langkah kaya wapres2 sblumnya yang sangat tidak bisa mendukung n tidak bisa bekerja sama dengan presidentnya sendiri...
    I'll vote u at 2009
  18. From Awicaksono on 05 April 2007 10:17:24 WIB
    Kang WW, Anda adalah tokoh komunikasi yg paling komunikatif, mencoba semua peluang & alat yg mungkin coba digunakan. Apa pun jabatan publik yg Anda ingin dapatkan, haruslah tetap berpegang pada komunikasi yg membebaskan dan memerdekakan publik dari kebodohan yg tak henti dipelihara oleh elit2 politik dan ekonomik di Indonesia saat ini....
  19. From JAMRUD on 14 November 2009 07:35:07 WIB
    WW harus memulai dulu dari Wakil Presiden disalah satu perusahaan di kampungnya. Baru kalo udah sukses dan banyak uangnya dilanjutkan lagi dengan urusin negara miskin ini.
    Ketika anda di wawancaRA SAJA DENGAN DALTON TANONAKA di METRO TV bersama dengan Meutia Hafids dalam satu kesempatan, nampaknya isi kepalanya masih dangkal, terlihat pewawancara DALTON TANONAKA tidak berminat meneruskan pertanyaan berikutnya.
  20. From wimar on 14 November 2009 07:47:07 WIB
    @JAMRUD:
    haha terima kasih banyak, saya jarang dapat penilaian jujur seperti ini. Sering2 and ingatkan saya yam, supaya jangan mau diundang Dalton Tanonaka.

    Baik, saya cari salah satu perusahaan di kampung saya. Hmm mana ya kamopung saya?

« Home