Articles

Saus

Forum
11 July 1999
Karena dipandang tidak netral saat membawakan acara Detak Detik Pemilu, Wimar Witoelar, 54 tahun, diprotes. "Malah, ada yang meneror lewat telepon. Saya diancam mau dibunuh", kata Wimar. Penelepon mengatakan agar jangan menghina suku bangsa lain. "Saya enggak mengerti, kapan saya menghina suku bangsa lain?" ujar pria tambun ini. Apa perlu minta maaf? "Oke-oke saja, kalau saya menyinggung orang lain. Tapi, apakah dalam acara itu memang saya berat sebelah dan menyinggung orang lain?" katanya.

Menurut Wimar, dia telah mencoba bersikap netral dan tidak memihak ke PDI Perjuangan (PDIP) seperti yang ditudingkan banyak orang. Pembawa acara Selayang Pandang di layar Indosiar ini justru melihat PAN sebagai partai yang paling bagus. Tapi, karena PDIP meraih suara terbanyak dalam pemilu, ayah dua anak ini menilai Megawati bisa menjadi presiden. Tapi, "Jangan bikin pemerintahan tanpa PAN," ucap Wimar, sembari mengibaratkan PAN itu seperti saus. "makanan tanpa saus kan enggak enak," ujarnya.

Print article only

3 Comments:

  1. From keket on 27 September 2006 15:21:31 WIB
    makanan tanpa saus mang ga enak, tp ww lupa kalo ada yg ga suka saus.namanya juga selera... ^^
  2. From wimar on 29 September 2006 19:32:57 WIB
    apalagi kalau sausnya nggak cocok betul sama makanannya
  3. From mansur on 02 October 2006 10:55:37 WIB
    Iya, Bung Wimar memang paling pantas jual saus. Pendapat Bung Wimar walaupun terkadang pedas seperti saus tapi itu bisa menambah nikmat makanan. Buktinya, Megawati tetap mengajak PAN dalam pemerintahannya karena mungkin sependapat dengan pandangan Bung Wimar bahwa PAN itu pedas tapi perlu.

    Jadi Bung Wimar jangan pernah menjual kecap karena semua penjual kecap mengatakan kecapnya nomor satu.

« Home