Articles

WIMAR's WORLD Nomor Satu di Jak-TV

Perspektif Online
14 February 2007

Laporan oleh Erna Indriana

Tepat pada hari Valentine, rating agency tunggal di Indonesia ACNielsen, memberikan hadiah pada acara WIMAR's WORLD, yaitu peringkat pertama dalam Top TV Rating di antara 90 program Jak-TV, dan nomor 17 di antara 82 program talk show di semua saluran TV di Jakarta.

top14feb07.jpg

Tidak perlu menunggu lama, hanya perlu satu bulan saja sejak Wimar's World disiarkan, program ini meluncur ke posisi nomor satu pada daftar Top TV Rating di JAK-TV untuk periode 4-10 Februari 2007. Data resmi yang dikeluarkan oleh ACNielsen ini menunjukkan ada lebih dari 100 ribu orang menonton acara Wimar's
World di periode tersebut yaitu episode mengenai Banjir 2007.

Dari 90 acara yang ditawarkan Jak-TV ada banyak program talkshow lain, antara lain Gubernur Kita (peringkat 11), acara Riza Primadi Berbincang Jalan (peringkat 31), City View (peringkat 52) dan acara Hermawan Kertajaya yang baru Beyond Marketing (peringkat 79).

Selain menempati urutan pertama dari seluruh acara di JAK-TV, Wimar's World juga menempati posisi tinggi dalam Top TV Rating program talkshow di seluruh saluran TV se-jakarta, yaitu  peringkat 17 di antara 82 program, melampaui banyak program talk show terkenal di stasiun TV lain seperti Kick Andy (peringkat 26) dan Back to Beck (peringkat 46). Wow!

Sedangkan talk show dengan rating lebih tinggi kebanyakan acara hiburan, misalnya acara Tukul Empat Mata di Trans7 (peringkat 1) dan Dorce Show di Trans (peringkat 5) dan Senin Malam Show di Indosiar (peringkat 7).

ACNielsen, satu-satunya lembaga yang melakukan riset media audience ini memang secara resmi telah menjadi acuan semua media untuk mengukur keberhasilan programnya masing-masing. Sehingga siapapun yang berhasil menempati posisi tertinggi pada daftar itu, boleh bangga dan pantas diacungi jempol, apalagi untuk program baru seperti Wimar's World.

Semoga saja pada periode berikutnya Wimar's World dapat mempertahankan posisinya. Ini tergantung pada anda "Jak Audience", penggemar acara ini, dan penggemar Perspektif Online.

TERIMA KASIH!!

Wimar's World Episode Guide:

Print article only

27 Comments:

  1. From Eliezer H. Hardjo on 15 February 2007 08:36:44 WIB
    Selamat Pak Wilmar untuk anda dan Wimar's World-nya.

    Kumandangkan terus penegakkan kebenaran dan keadilan di negeri ini.

    Di negara maju dan beradab minoritas justeru yang selalu dilindungi dan dipehatikan berbeda dengan di negeri kita ini justeru minoritas kalau bisa ditindas dan dilindas.

    Semoga lebih banyak lagi orang-orang yang berjiwa seperti anda sehingga Indonesia bisa maju karena kesempatan yang diberikan kepada semua warganegara sama.

    Salam,

    Eliezer H. Hardjo Ph.D.
  2. From Morningdew on 15 February 2007 09:38:30 WIB
    Selamat, Pak Wimar! Too bad I'm not home to see your shows. Keep up the good work!
  3. From keket on 15 February 2007 10:06:22 WIB
    CONGRATULATIONS WW ...
    Hell Yeah you did!
  4. From Handika Aditya on 15 February 2007 10:13:16 WIB
    RASANYA TANPA ADA SURVEY AC NIELSON PUN ACARA WIMAR'S WORLD MEMANG SUDAH JADI YANG NOMOR SATU. KALAU SAJA WIMAR'S WORLD DITAYANGKAN AGAK AWAL / PUKUL 20.00 BOLEH JADI ACARA INI AKAN DISAKSIKAN OLEH JUTAAN ORANG. ACARA INI PUN SANGAT BAGUS DENGAN CIRI KHAS PAK WIMAR YANG LUGAS, BERANI SERTA CERDAS DALAM MENGAJUKAN PERTANYAAN-PERTANYAAN. KARENA ITU TIDAKLAH MENGHERANKAN KALAU ACARA INI MENJADI NOMER SATU.

    TETAPI SAYA PRIBADI MENYARANKAN KEPADA PAK WIMAR UNTUK TIDAK TERLALU BERBANGGA HATI, MENGINGAT MASYARAKAT TIDAK PERNAH DIBERI TAHU MENGENAI METODE SURVEY YANG SEPERTI APA YANG DILAKUKAN AC NIELSON, BAGAIMANA CARA MEREKA MENGOLAH DATA, SERTA SIAPA-SIAPA SAJA ORANG YANG TERLIBAT DALAM PENGUMPULAN DATA TERSEBUT, SEHINGGA BISA ATAU TIDAKNYA HASIL RATING ITU DIPERTANGGUNG JAWABKAN TENTUNYA MASIH MENJADI PERTANYAAN. HAL INI TENTUNYA SANGAT MENARIK YANG PERLU SAMA-SAMA KITA CERMATI. BOLEH JADI LEMBAGA SURVEY INI BERADA DI BAWAH TANGAN PIHAK-PIHAK TERTENTU YANG INGIN MERAUP KEUNTUNGAN.

    MUNGKIN SUATU HARI NANTI PAK WIMAR MAU MENCOBA "MENG-AUDIT" AC NIELSON DI WIMAR'S WORLD?

  5. From mansur on 15 February 2007 10:13:23 WIB
    Kapan-kapan boleh donk temu muka or copy darat komunitas orang biasa penggemar Wimars World, perspektif online, dan perspektif baru
  6. From wid on 15 February 2007 10:43:29 WIB
    Congrat Pak Wimar and team ....

    T-O-P, hanya dengan 4 episode, WIMAR's WORLD bisa mengangkat nama JakTV dalam jajaran Top Talk show nasional.

    Terbukti penonton sudah merindukan pembawa acara yang kritis tapi santun bukan yang sok tahu, dan bukan juga yang sinis.

    Ditunggu episode-episode selanjutnya yang lebih seru.

    Selamat

  7. From elha on 15 February 2007 10:55:04 WIB
    Selamat untuk pak Wimar dan team.

    Acara Talk Show Wimar's World bisa menduduki rating 17 untuk talk show program di seluruh stasiun tv, apalagi acara Wimar's World bisa ditonton oleh penonton Nusantara pasti bisa dapat rating 1.
  8. From gupta on 15 February 2007 11:06:22 WIB
    Congratssss WEWE!!LOOKING FORWARD TO YOUR NEXT BLAST!!
  9. From isna on 15 February 2007 11:46:14 WIB
    selamat WW, atas prestasi ini :)
  10. From zaki on 15 February 2007 13:22:42 WIB
    Makan-Makan™

    Sayang, JakTV di Bogor kresek2. Paling nonton Gubernur Kita...
    btw, sepertinya kesuksesan WW 68%&trade disupport oleh Perspektif.net
    :-)
  11. From Ook Nugroho on 15 February 2007 13:42:38 WIB
    Saya baru sekali nonton Wimar's World -- yang ngebahas nasib Tionghoa -- dan langsung suka. Menurut saya acara itu menghibur, informatif, inspiratif, dan cerdas. Pantas kalau ratingnya tinggi.

    Hanya saya sedikit terganggu dengan model setting interior yang dipilih. Bisakah dicari bentuk yang lebih gimana gitu, tidak "kaku" dengan pak Wimar duduk seperti "kepala sekolah" -- atau manajer personalia? -- yang sedang bersiap "memarahi" muridnya. Kalau ketemu nara sumber kaya Hendrawan yang hampir sepanjang acara cuma nunduk ngeliatin tangannya sendiri, kan nggak enak juga kita nontonnya. Buat interior setting yang lebih atraktif dan luas, supaya imej kita tentang dunia pak Wimar pun "luas" -- tidak mojok di sudut sempit begitu.

    Itu saja, salam kenal dan sukses selalu buat pak Wimar.
  12. From imel on 15 February 2007 14:05:55 WIB
    Acaranya asyik, enak didengar, isinya bermanfaat sekaligus menghibur.. beda dengan kemasan talkshow lain yang menjual banyolan... banyolan...



  13. From angga on 15 February 2007 14:58:55 WIB
    congrats,,, wimar is back,,, siaran nasional, n big thanx for your last wimar's world episode about chinese world,,, big hand for mr. wimar witoelar
  14. From grobak on 15 February 2007 16:43:17 WIB
    Om Wimar, kenpa acaranya koq dibikin bareng dengan acara Mas Tukul ya.., usul :klo dimulai jam 21.00 kan selesenya jam 22.00 -> kan lebih enak, jadi bisa nonton Om Wimar terus liat Empat Mata... hehe
  15. From Lia on 15 February 2007 19:36:25 WIB
    nggak heran deh, pak wimar gitu ;)

    congratz pak, dan all the best! knowing you via TV sudah cukup jadi privilege buat saya
  16. From Sutha on 16 February 2007 08:45:42 WIB
    Acara seperti ini mestinya ada di setiap stasiun TV, nyentilnya cerdas, guyonnya cerdas, isinya cerdas tentunya memjadikan masyarakat lebih cerdas. Pokoknya semuanya cerdaaaaas.....
  17. From Satya on 16 February 2007 19:53:58 WIB
    hebat! selamat untuk jak-tv yang sudah punya talk show andalan untuk bersaing dengan talk show dari saluran lain.

    masukan dari grobak (no. 14) berguna sekali tuh. ada baiknya dibuat tidak bentrok dengan acara tukul (jam 22.00), karena buktinya ada juga yang ingin nonton dua2-nya.
  18. From Tommy Andres on 17 February 2007 17:56:50 WIB
    Memang. Talk show yang bermutu selalu mendapat audience yang juga bermutu! BRAVO WW, onward!
  19. From agnes davonar on 18 February 2007 11:50:03 WIB
    wow.
    selamat ya pak..

    adain ngebahas tentang calon gubernur dong ehee
  20. From anton on 19 February 2007 12:12:06 WIB
    Udah gini aja kita buat petisi, kumpulin tanda tangan...bikin acara kolaborasi Tukul-Wimar, daripada Pendi Gojali-Wimar, lebih baik Tukul-Wimar...lebih bermutu, berisi dan ..."tak sobek-sobek lho mulutmu!!!!"

    ANTON

    PS. Kapan ya acara 'Republik Mimpi' dibubarin semangkin ndak mutu aja...eh ini malah kok Cak Lontong di Indosiar malah ngilang, si Helmy Yahya tukang caplok acara, si Keliek Pelipur Lara udah bagus di Republik Mimpi malah dibuatkan acara nggak lucu di ANTEVE, ...Gabungkan deh Ucup Keliek-Wimar-Tukul ke dalam satu acara...Bagaimana Tiaa? (Tia ini yang nemukan ide 'empat mata')
  21. From Farid Primadi on 26 February 2007 04:40:20 WIB
    Congrats Bung Wilmar...

    Itu tandanya bangsa ini juga semakin menyukai acara-acara yang kritis dan bermutu... serta tak lupa juga diselingi dengan canda-humor tentunya... hehehe...

    Salam,
    Farid Primadi
    http://fardepre.blogs.friendster.com/farid_primadi/
  22. From JQ Wang on 03 March 2007 15:27:13 WIB
    Selamat Ya Bapak Wimar.

    Om, kalau bisa mengajak tamu tamu yang berkompeten untuk bahas topik-topik mengenai kemacetan Jakarta dan sekitarnya, aku rasa seru juga loh..

    Contoh:
    1. Bahas tentang masyarakat pemakai jalan raya yang tidak patuh pada rambu lalu lintas.., Apakah tindakan aparat sudah cukup tegas???
    2. Bahas tentang masyarakat pengguna jasa angkutan umum yang masih juga suka naik turun angkutan pada tempat sesukanya. Sebab hal tersebut bukan hanya membahayakan diri mereka sendiri tetapi juga secara tidak langsung mengakibatkan kemacetan.. bukan kah begitu? Apakah ada peratuan untuk menjaring mereka yang ga patuh tersebut??
    3. Para supir angkutan umum yang menaik turunkan penumpang tidak pada tempatnya, atau pun ngetem lama bukan pada tempatnya.. bagaimana tindakan aparat untuk hal tersebut??

    Dan banyak lagi hal hal yang perlu dipikirkan oleh pemerintah untuk meminimalisasi kemacetan Jakarta dan sekitarnya yang mungkin Pa Wimar lebih pengalaman dalam topik tersebut..

    Itu hanya usulan aja..Tapi kalau selalu mengangkat topik yang dekat dengan kehidupan masyarakat ramai maka acara tersebut akan lebih menyentuh.. bukan kah begitu..

    Terimakasih
  23. From M. Iqbal on 11 March 2007 01:13:39 WIB
    Om Wimaaaaaaaaaaaaaaaaar, BRAAAAAAAAVVOOOOOOOOO....
    Wimar's World memang DAHSYAAAAAAAAATT !!

    Ini baru benar-benar Perspektif Asli Om Wimar di Dunianya (baca: Wimar's World) untuk Dunia kami, Dunia Kita, Dunia Semua Insan.

    Pantas saja dari 22 Komentar yang ada sampai pesan ini dibuat menurut Content Analysis singkat yang saya lakukan: SEMUANYA MEMUJI Acara Om Wimar. Saya juga sangat setuju dengan komentar Handika Aditya: "RASANYA TANPA ADA SURVEY AC NIELSON PUN ACARA WIMAR'S WORLD MEMANG SUDAH JADI YANG NOMOR SATU"

    Cumaaa.., Hanya ada satu komentar yang menurut saya SANGAT ANEH BIN AJAIB. Seharusnya komentar kan ditujukan untuk menilai, mengevaluasi atau sederhananya Mengomentari artikel tentang Acara Wimar's World, Lha Kenapa koq kembali, lagi-lagi ANTON justru mengomentari secara Sirik, Sinis, serta penuh Iri hati dan Dengki dengan Republik Mimpi atau Effendi Gazali???

    Jangan-jangan ANTON ini sengaja diciptakan oleh Tuhan yang Maha Kuasa dan Adil itu untuk berhati Dengki. Jangan-jangan ANTON itu suruhan Keliek atau jangan-jangan sebenarnya ya Keliek Pelipur Lara yang memang terlanjur sakit hati dan hatinya Lara karena menyesal keluar dari Republik Mimpi dengan mewarisi, Arogansi Akut. (Sori, TON, namanya juga belum kenal ente, makanya ayuk kenalan, kopi darat deh, ku traktir di restoran paling mahal di Indonesia deh!! Suuerr deh!!)

    Simak saja lebih teliti komentarnya, kalau ANTON ini HANYA PENONTON TV atau orang biasa saja, (Bukan Orang yang terlibat langsung di dunia showbiz Industri TV), Mana mungkin ANTON tahu bahwa Tia adalah nama orang yang menggagas acara "empat mata"??? Apalagi ANTON kemudian mengusulkan (BACA: MENJUAL DIRI Keliek) ngemis-ngemis agar bisa disandingkan dengan Om Wimar. Allamaaak... Keliek Bersanding dengan om Wimar???? Ya Jelas TIADA BANDING TIADA TANDING, yang ada mungkin Semangkin GARING.

    So, marilah kita sebagai sesama insan, membantu mendo'akan ANTON agar segera sembuh dari sakit hati paranoid akut ini agar segera bisa kembali ke jalan yang benar. Karena hanya inilah yang bisa kita perbuat, sebelum Anton kembali kumat.

    Maaf nan santun saya haturkan untuk Om Wimar dan seluruh penggemarnya atas komentar saya yang sedikit tercampur akibat komentar Anton.

    Go Hard Work
    Go Smart World
    Go Success World
    Go Wimar's World

    Salam,
    M.Iqbal
  24. From Lyan on 23 March 2007 16:39:27 WIB
    Congratulation WW..... sukses untuk Wimar's World,

    Love for WW....
  25. From david on 04 April 2007 10:45:26 WIB
    sungguh luar biasa masih ada acara seperti wimarworlś. karena sekarang ini banyak acara serupa yang tidak mengedepankan potensi intelektual masyarakat indonesia, mereka buat cara yang asal-asalan sehingga nilai-nilai pendidkan dan religi tidak tersentuh. buat mas wimar"tidak ada orang yang merasa bodoh saat menonton cara yang mas bawakan, malah orang yang bodohlah yang nonton acara talk show yang hanya berisi guyonan, celaan, pasang body wanita dan pokoknya tidak bagus lah¨ semoga acara ini menjadi pioner bagi acara serupa yang akan menyusul.
  26. From Hasan Daut Ritonga on 08 April 2007 17:50:55 WIB
    rakyat perlu hiburan segar dan mengkritik,sudah lama bangsa ini ditutup mulutnya.skrang saatnya menumpahkan unek2 dengan menyaksikan acara2 tv yang segar dan menggelitik
  27. From rio on 14 May 2007 19:53:16 WIB
    gue ngga salut sama apa yang wmar peroleh sehingga menjadi rating tertinggi... sekali lagi gue ngga salut!!! karna gue lebih dari salut ama dia....

« Home