Pemilih, Waspada! Cawagub Tergantung Kongkalikong Partai
Perspektif Online
02 March 2007
Wagub Jakarta NGGA CUMA Gunting Pita!
Oleh Maro Alnesputra
Untuk pertama kalinya, sejumlah bakal calon wakil gubernur Jakarta muncul di episode Gubernur Kita kali ini (1/3/2007). Hal ini agak mengejutkan bagi banyak pihak mengingat jarangnya kehadiran balon gubernur dan balon wakil gubernur ke acara ini. Namun keberanian pihak PPP untuk mendatangkan balon wakil gubernurnya ke forum public ini patut diberi acungan jempol. Hal ini bisa terlihat pada percakapan berikut:
- Effendi Ghazali: Siapa saja bakal calon wakil gubernur dari PPP?
- Chodori: 7 nama: Achmad Suaedy, Asril Tanjung, Biem Benyamin, Rano Karno, Ferial Sofian, Djasri Marin, Prabowo
- WW: Kapan PPP menentukan calonnya?
- Chodori: Kira-kira 2 minggu lagi lah, karena semuanya sedang kita lakukan secara intensif
- WW: Lainnya ngga akan sempat muncul di sini?
- Chodori: Insya allah muncul
- WW: Gambarnya doang ya?
- Chodori: hahahaha bukan dong, orangnya lah nanti kita pasti datengin hahahaha
Namun ternyata akhirnya sejumlah balon wagub yang punya keberanian tinggi berani hadir untuk membicarakan visi dan misi mereka sebagai bakal calon Wagub DKI Jakarta. Mereka adalah: Biem Benyamin, Asril Tanjung dan Achmad Suwaedi.
Visi dan Misi Sebagai Wagub
Pernyataan Ahmad Suaedy:
- Saya yakin bahwa Jakarta merupakan milik orang Jakarta, dan juga milik seluruh orang Indonesia, selain itu Jakarta sebagai ibu kota Negara punya potensi untuk berkembang, image Indonesia sangat tergantung pada Jakarta
- Seorang Wakil Gubernur haruslah bisa bekerja sama dengan Gubernur
- Wakil Gubernur harus bisa membantu mengatasi masalah – masalah di Jakarta, dimana pada saat ini banjir merupakan yang paling utama untuk diprioritaskan, sehingga harus dipikirkan apakah perlu dilebarkan seperti system di jaman penjajahan belanda dulu
- Harus ada kerja sama yang baik antara pemda Jakarta dengan daerah-daerah propinsi terdekat yaitu Banten dan Jawa berat, dan ini bukan cuma dalam soal transportasi, namun juga administrasi, dan kependudukan
- Transportasi merupakan salah satu yang harus segera ditemukan solusinya. Oleh karenanya konsep yang ada akan terus dikembangkan, system yang ada sekarang akan terus dilanjutkan.
- Berniat meneruskan program yang sedang berjalan saat ini bukan berarti puas akan pemerintahan saat ini
Pernyataan Asril Tanjung:
- Karena posisi orang pertama di Jakarta adalah Gubernur, saya sebagai orang ke dua akan menyuarakan langsung wacana-wacana pada Gubernur
- Tiga masalah utama yang harus segera ditanggulangi adalah: banjir, transportasi, dan kemiskinan
- Kemiskinan merupakan masalah yang sangat serius karena banyak orang yang sampai tidak bisa makan
- Kalau orang tidak bisa makan, dia bahkan bisa membunuh untuk bisa mendapatkan makanan
- Jangan harap Jakarta aman kalau banyak orang yang tidak bisa makan
- Partisipasi dari rakyat terutama yang di bawah masih rendah sekali dalam mendukung pembangunan Jakarta, hal ini bisa dilihat dari banyaknya resistensi atau penolakan dari rakyat apabila ada suatu rencana pembangunan di dekat lokasi mereka, mungkin ini diakibatkan ketakutan mereka atau kurangnya sosialisasi.
- Saya berencana akan melakukan pendekatan personal dalam melakukan sosialisasi, anggaplah seperti mengajak makan bareng, minum kopi bareng dan berbicara baik-baik kepada tukang, kuli, sampai tukang becak yang tinggal di lokasi tersebut sampai akhirnya bisa diketemukan persetujuan dari pihak rakyat tersebut, sehingga tidak akan muncul resistensi pada saat pembangunan mulai dilaksanakan dan semua berjalan mulus
Pernyataan Biem Benyamin:
- Menurut undang-undang wakil gubernur mempunyai tugas sebagai pembantu gubernur untuk melaksanakan pemerintah daerah
- Pembantu Gubernur juga akan melaksanakan koordinasi ke bawah yaitu dengan walikota dan bupati
- Masalah peranan wanita, pemuda, dan sosial budaya di Jakarta juga sangat perlu diperhatikan oleh Wakil Gubernur
- Semua kegiatan harus sejalan dengan visi dan misi
- Tugas Wakil Gubernur jelas bukan cuma gunting pita !
Membingungkan atau Menarik ya?
- Ryaas Rasyid: yang menarik adalah bahwa ternyata ketua Partai Demokrat Jakarta ikut melamar untuk menjadi calon wagub dari PPP, ini menarik sekali
- WW: Bukannya membingungkan ya?
- Iwel: Lebih tepatnya menarik karena membingungkan!
- Biem Benyamin: Sudah saatnya bagi Jakarta untuk bisa menghadirkan calon independen. Kalau DPD saja bisa dan Pilkada Aceh bisa kenapa untuk Pilkada Jakarta tidak bisa?
- WW: Setuju, membingungkan sekali ini soalnya, kalau semua calon-calonnya dicalonkan semua partai berarti ga ada pilihan dong??
- Effendi Ghazali: Kan sudah dibilang? Ini semua membingungkan, karena itu menarik.
-
Pilih saya dong?
Terlampir closing remarks dari para balon wagub tentang alasan mengapa warga Jakarta harus memilih mereka.
Biem Benyamin: "Sebagai budayawan, saya merasa bahwa Jakarta ini ibu kota, dan ada banyak budaya yang ada di Jakarta yang meliputi budaya local, nasional, dan global, oleh karenanya kebudayaan di Jakarta harus bisa dijaga [oleh wagub dan gubernur berikutnya]. Selain itu, Wakil Gubernur berikutnya harus bisa membantu Gubernur Jakarta untuk menghentikan Jakarta kelabu mulai dari sampah, lalu lintas, sampai banjir yang berulang-ulang terus!"
Ahmad Suaedy: "Sebagai seorang kader partai, saya merasa bahwa dari semua calon Wakil Gubernur , yang hampir 20-an itu, minus sekali calon yang berasa dari kader partai. Jadi seolah-oleh partai ini tidak siap untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Seakan-akan siapnya cuma untuk DPR dan DPRD. Oleh sebab itu kader partai harus tampil berani dan persiapan partai ke depan adalah menyiapkan Presiden, Gubernur, Walikota dan lain lain !"
Asril Tanjung: "Saya merasa tertantang dan terpanggil untuk mencalonkan diri , mengingat betapa beratnya permasalahan DKI Jakarta, Saya ingin membaktikan tenaga saya untuk mengurus DKI Jakarta bersama warga DKi Jakarta. Karena ibu kota kita cerminan dari Negara kita, orang dari luar pasti yang pertama diamati dan nilai adalah DKI Jakarta."
Yah itulah hasil pembicaraan dengan sejumlah balon wagub DKI Jakarta. Lepas dari apapun respon masyarakat pada visi misi mereka, salut buat semuanya karena berani datang dan mengutarakan opini dan pendapat pribadi mereka ke hadapan publik. Justru mereka yang terkesan cuma mencalonkan diri jadi 'orang nomer 2' punya keberanian 'kelas 1' yang seharusnya dimiliki semua calon Gubernur (yang notabene adalah Orang No 1 di jakarta). Yah semoga siapa pun yang terpilih menjadi Wakil Gubernur kelak akan bisa bekerja sama bahu-membahu dengan Gubernur dalam memberikan yang terbaik bagi warga Jakarta.
-
Eits, tunggu dulu... seperti biasa enggg ing engggggggg PO tampilkan...
BALON WAGUB JAKARTA FOR DUMMIES!
Fast Facts tentang Balon WAGUB DKI Jakarta:
- Ferial Sofian adalah ketua Partai Demokrat Jakarta (namun melamar ke PPP jadi balon WAGUB??)
- Rata-rata semua nama di atas juga didukung masuk bursa pencalonan wagub partai lain sebagai contoh Asril Tanjung. Djasri Marin, Ferial Sofian,dan Rano Karno juga masuk bursa pencalonan di Partai Demokrat
- PKS menurut kabar menetapkan Dani Anwar (Kader PKS) sebagai calon Wakil Gubernur Jakarta menami Adang Daradjatun
Ada yang bisa tambahkan? Silahkan tulis di bawah.
Kita tunggu kehadiran yang Balon Wagub lain pada kesempatan berikutnya. Mudah-mudahan bukan cuma gambarnya ya!
Baca juga:




8 Comments: