Articles

Elfian: Konspirasi Elit Lokal Dan Nasional Dibalik Illegal Logging

Perspektif Wimar
29 April 2008

Oleh: Didiet Adiputro

Indonesia sebagai negara besar, bisa dianggap sebagai salah satu paru-paru dunia karena selain kita memiliki laut yang luas, Indonesia juga memiliki area hutan terbesar. Tapi kita juga merupakan negara yang mengalami laju penggundulan tertinggi. Untuk membahas keprihatinan tentang masalah hutan, Perspektif Wimar menghadirkan Direktur Eksekutif Greenomics Elfian Efendi yang ditemani Meisya Siregar sebagai co-host.

Menurut Elfian, masalah pembalakan liar ini memang sangat sulit diberantas karena mafianya bekerja sangat apik. Meskipun Presiden SBY yang memang sudah berkomitmen pada awalnya untuk memimpin langsung pemberantasan, telah mengeluarkan inpres dimana ada 18 instansi yang ditugaskan mengatasi pembalakan liar. Namun faktanya masing-masing instansi jalan sendiri-sendiri. “ini konspirasi elit lokal dan nasional”, ujarnya.

Kayu gelondongan kan ukurannya besar, rasanya mustahil menyelundupkan tanpa bantuan oknum pejabat/aparat terkait. Masih menurut Elfian, para cukong kayu juga disinyalir menyetorkan dana pembalakan dengan jumlah besar kepada pejabat daerah dan dipergunakan untuk kepentingan Pilkada.

Karena maraknya penyelundupan kayu Indonesia ke negara tetangga, saat ini malah Malaysia yang dianggap menjadi pengekspor kayu terbesar, padahal itu kayu kita. Ngga cuma lagu rasa sayange dan reog, rupanya kayu juga diklaim. Tapi untuk yang satu ini kayaknya bukan salah Malaysianya deh.

Jika berbicara tentang pembalakan hutan, maka kita juga akan bicara kerugian yang ditimbulkan. Selain hancurnya ekosistem dan kerusakan alam lainnya, praktek illegal logging juga membuat kita kehilangan sekitar 5 milyar dollar atau sekitar 50 triliyun rupiah per tahun. Sementara untuk defisit APBN kita butuh 42 triliyun yang harus dicari lewat utang luar negeri. Gimana donk pemerintah?

Jangan-jangan capres di 2009 ada yang mau terima duit dari mafia kayu! karena kalau punya duit 50 triliyun, pasti dilirik calon politisi untuk minta sumbangan kampanye. Mari kita awasi bersama!!

SMS dari Penonton:

6281347349XXX: NEGARA INI NEGARA YG RUSAK MORALNYA KALAU MAU MEMPERBAIKI HARUS DARI MORALNYA DAHULU

6285281125XXX: PARA PEMBALAK ITU TDK AKAN SDR KRN TDK ADA TNDKN TGS DR PMRNTH

6281914943XXX: BERLAKUKAN TEMBAK DI TEMPAT BGI PEMBALAK SEBAB KLO DISIDANG UJUNG2NYA YA BEBAS JGN PEDULIKAN HAM 

6281336296XXX: BIKIN HKM BARU, HKMPANCUNG YG TERBKTI ILEGAL.

628176933XXX: TOP 5 BISNIS KRIMINAL DI ENDONESYA: BISNISPARTAIPOLITIK, BISNISPARLEMEN, BISNISBANTUANLN, BISNISBIROKRASI, BISNISINFORMASI  

6287868100XXX: DI PESSIR PANTAI SUMATRA. HUTAN2 MAGROVE SDH BANYAK YG DI SULAP MENJADI HTN SAWIT?BGIMANA INI BS MENGAKIBATKAN BANJIR?

6281347541XXX: ADAKAN RAZIA KEPEMILIKAN CHAINSAW SPT KEPEMILIKAN SENJATA API.

6281341688XXX: KALAU HUTANNYA MAUSELAMAT TIDAKDIJAGA DIPINGGIR JALANG TAPI POHONNYA YG DIJAGA 

628122160XXX: MENHUT MS KABAN JANGAN LOYO ATUH TANGKAP TERUS PERUSAK HUTAN, JGN LEPAS LAGI. 

6287895029XXX: UTK MENGATASI ILEGAL LOGING ADALAH DGN MBUAT ATURAN/PERIZINAN KEPEMILIKAN CHAIOSAW. PENJUAL _ PEMILIK CHAINRAW HRS MEMPUNYAI SURAT IZIN DARI YG BERWEMANG.

6285254076XXX: ILEGAL LOGING MELIBATKAN APARAT JADI HRUS ADA ORG JAGO SPRTI PAK HARTO YG BISA ATUR APARAT SAMPE KOMANDANNYA.

628126862XXX: DI RIAU SEORANG KAPOLSEK MENJADI MATA2NYA PARA CUKONG MAKANYA MEREKA SERING LOLOS DARI RAZIA.

6281397573XXX: HTN REG 40 HBS PLK BYK YG BBS.

6281908226XXX: JGN MIMPI HUTAN KITA AKAN TERSELAMAT DARI MAFIA PEMBALAKAN LIAR,SELAGI HUKUM DI NEGARA KITA BEGINI,APALAGI MEMBERANTAS KORUPSI,JGN MIMPI DONK.... 

6281332109XXX: BIAR NGGAK TERJADI PENCURIAN KAYU DITEBANGI AJA SEMUA HUTAN DI INDONESIA

0218875XXX: BUAT PENYIDIK DAN PENGADILAN TERSENDIRI UNTUK ILLEGAL LOGGING. 

6281802730XXX: PENANKAPAN PELAKU ILLEGAL LOGGING MEMAKAN TENAGA DAN BIAYA BESAR.SETELAH ITU DILEPAS DI PENGADILAN. MAFIANYA KOMPLIT.

6285250643XXX:

2519193XXX: TUMPAS PERUSAK HUTAN

6285261570XXX: KAMI DARI NAD ,KENAPA ADA APARAT DI BIARKAN MENEBANG SECARA ILIGAL LOGING, PECAT AJA YG GITU2.

6285279634XXX: ILEGAL LOGING MUDAH SEKALI MENYEBAR.

6281809490XXX: TL APARAT KEPOLISIAN YG TERLIBAT ILEGAL LOGING PECAT AJA JNG DIBIARKAN BEBAS. 

6281340031XXX: ACARAX BAGUS, TP BUNG WIMAR KAYAKX LEBIH BANYAK BICARA DR TAMUNYA, KESANX WIMAR YG JD NARASUMBER

6281345183XXX: INERJA APARAT HANYA HANGAT2 TAHI AYAM KAMI WARGA KALBAR UDAH BOSAN

6281320337XXX: NEGRI INI MEMANG RAPUH DARI BERBAGAI SISI, APA YANG BISA DIBANGGAKAN.

6285244997XXX: BANG WIMAR KLU BSA JM TYNGNYA JGN TRLALU PENDEK, HRS TMBH DI PRPNJNG, DRI PADA WAKTU DI BUANG UNTUK PROGRM YG BIASA MEMAKAN WAKTU PALING LAMA DN TD 

0215222XXX: KITA IMPOR KAYU DULU SAJA, JANGAN EKSPOR KAYU, UNTUK SELAMATKAN HUTAN KITA

6287863312XXX: HUTAN DI JAGA APARATUR TP HUTAN JUGA DIRUSAK MEREKA,DI DOMPU NTB 

02188757XXX: WAH DI DAERAH DEPOK SAJA POHON POHON TERAKHIR MASIH RAJIN DITEBANGI, BGMN DI LUAR JAWA.

628175074XXX: KALO BISA JGN ADA KEGIATAN PENEBANGAN DL, BIAR TANAM TERUS AJA DL _ KASIH SANKSI BAGI YG TETAP NEBANG KAYU 

628175074XXX: KALO BISA JGN ADA KEGIATAN PENEBANGAN DL, BIAR TANAM TERUS AJA DL _ KASIH SANKSI BAGI YG TETAP NEBANG KAYU 

628125879XXX: BGMN KLO PEMBALAKAN LIAR BISA DI BERANTAS.KLO PETUGAS DAN PEJABAT TERKAIT UDAH NELAN RINGGIT.

628124843XXX: ILEGAL LOGING GAMPANG SAJA DI BRANGUS ASAL ADA KEMAUAN DARI PMERINTAH DLM HAL INI APARAT.

620818088453XXX: HUTAN MILIK RAKYAT, RAKYAT HARUS IKUT SERTA MELINDUNGI HUTAN.

02188757XXX: SELAMATKAN HUTAN KAMI DARI PEMBALAKAN LIAR. 

621892333XXX: pagi wimar semoga co host acara ini cantik dan pintar

02191328XXX: Bagus barangkali bila interogasi anggota DPR yang korupsi ditayangkan live, jadi pemilihnya bisa dengar.

0818088453XXX: Bang Wimar, kupas tuntas habis isu korupsi di DPR...

 

Baca juga:

 

Print article only

29 Comments:

  1. From agustine fransisca bellamia on 29 April 2008 08:46:58 WIB
    Urusan illegal logging bagaikan masuk dalam lingkaran setan. Tadi P.Elfian sempat mengatakan bahwa pengalihfungsian lahan pun ikut andil dalam perusakan lahan hutan. Sekarang,yang mengeluarkan izin pengalihfungsian lahan itu siapa? Kemudian segi pengawasan dan pelestariannya yang bertanggungjawab siapa? Jika LSM ikut peduli, malah dicurigai. lantas, sampai kapan dong kondisi ini terus terjadi? Sampai ganti presiden? I don't think so. Gerakan lagi aja lah penyuluhan pertanian. Dulu kan jaman orba sering sekali penyuluhan pertanian sehingga reboisasi (meski hanya sebentar) sempat berjalan. Sekarang, dana penyuluhan pertanian di Departemen Pertanian & Peternakan itu larinya ke mana? Jarang lho sekarang penyuluhan ke petani yang nomaden. Ya iyalah, mereka terus membuka lahan baru dan meninggalkan lahan lama dalam keadaan rusak. Klo LSM yang turun dengan koordinasi bersama departemen terkait bisa kan? Dana LSM kan jauh lebih besar dari subsidi pemerintah.
  2. From Hoo Boen Wie on 29 April 2008 08:53:53 WIB
    Saluut untuk Bung WW dan Elfian , yang mengangkat topic pembalakan liar.
    Ujung2nya ya korupsi yang harus diberantas!!!
    Ketahuilah bahwa lautan Indonesia ini ada kira2 dua ha/capita - pertengahan th. 90-an.

    Soal pembalakan liar ini. bagaimana dgn. penjaga hutan? kan dana reboisasi saja tak digunakan semestinya.?!?!?
    Kalau merusak ekosistem ya memang. dgn. demikian juga plasma nutfah kita juga hancur.
    Apakah anda ketahui bahwa silangan Eucalyptus grandis dan eurapholia menghasilkan eucalyptus yang siap panen pd usia 7th. dan self pruning, serta bisa menghasilkan feedstock untuk salah satu pulp factory swasta terkemuka di dunia dgn. hanya 60.000 ha. (punya sekolah sendiri dan bea siswa untuk yg. cemerlang ke UNI. lab. sendiri etc.)
    Salah satu varietas pohon induknya itu asalnya dari Flores, dan satiu dari Australia. Jadi plasma nutfahnya ada, tetapi enrichment/serta pemuliaannya tak ada.
    Soal pemuliaan ini saya kira bisa dilihat contohnya dlm QOU VADIS INDONESIA, yg. saya kirimkan pada bung WW 28/4/08.
    Ini menyangkut fakta sejarah th. 1884. dan adanya sense of crisis, kepastian hukum dan tak perlu ikut campurnya pemerintahan sampai kedetail.
    Baik dikutip bahwa salah satu menteri pertanian Thailand (quota ekspor gapleknya 6 jt ton/th th ?) menjawab atas pertanyaan: Bagaimana pertanian Thailand bisa sedemikan maju ?
    Jawabnya secara berkelakar: Saya ini orang malas! saya biarkan saja swasta bergerak, baru kalau ada problem saya turun dgn. solusi yang baik untuk kepentingan negara dan rakyat banyak!
    Inipun terbukti krisis pertanaman gula diJawa th 1884 dan bisa menjadi menrcu suar dunia th. 1927. Entah sekarang?
    Semoga ada sense of crisis dan kembali menjadi mercu suar.
    Apakah kami maish mengalami? Hanya Thuan yang tahu
  3. From anak bangsa on 29 April 2008 08:55:29 WIB
    ini adalah dampak dari otonomi daerah dimana pusat sdh kehilangan kontrol atas daerah . timbul penguasa2 / raja2 kecil didaerah yg berkolusi dgn para cukong . tata negara kita sebenarnya sdh menjadi negara serikat , bukan lagi negara kesatuan . seharusnya ada ketegasan dari penguasa negeri ini , apakah kita : nkri atau ris ? masih abu2 dan mengambang . kekacauan ini dimanfaatkan oleh oknum2 untuk korupsi , termasuk ilegal logging !
  4. From sandy maulana on 29 April 2008 10:25:23 WIB
    seger bgt pagi2 udah liat om WW nongol di TV.
    ditemenin oleh co-host yang cantik Meisya Siregar, nambah semangat nih memulai hari ini.
    Topik ilegal logging yang diangkat emang cukup mengagetkan kita semua akan dampak kerugiannya. 40-50 triliyun rupiah !!! Luar biasa...Pemerintah cepet donk bertindak. Kalo bisa segera ada tindakan nyata dan hasilnya significant, bisa menjadi modal bagus buat pak SBY menjelang Pilpres 2009..ayo pak SBY kamu bisaaaa..!!!
  5. From Andrawina Sari on 29 April 2008 10:27:16 WIB
    Karya bangsa Indonesia ini udah banyak yang dicuri Malaysia. Gitu kok mau-maunya oknum pemerintah menghalalkan illegal logging buat dijual ke Malaysia terus dicap produk dari kayu tersebut jadi produk Malaysia. Apakah kita mau hasil-hasil Indonesia dicap sebagai produk Malaysia terus-terusan? Indonesia itu kaya tapi kok yang nikmatin kekayaannya malah negara lain. Gimana ini, pemerintah?
  6. From Ambo on 29 April 2008 11:01:44 WIB
    Namun faktanya masing-masing instansi jalan sendiri-sendiri. “ini konspirasi elit lokal dan nasional”, ujarnya

    BERARTI BAPAK TAHU DONG INSTANSI MANA SAJA YANG KONSPIRASI...
    INSTANSI YANG MANA PAK ?
  7. From Kang Nizar on 29 April 2008 11:54:37 WIB
    Pemberantasan illegal logging secara menyeluruh hingga tuntas ke akar rumput akan menyebabkan hal2 sbb :

    1. Penjara penuh, jumlah tersangka sangat buanyaaaak sekali.
    2. Angka Kemiskinan Naik, banyak org bergantung pada giat ini.

    Jadi semua tergantung pada langkah2 strategis yang diambil Pemerintah, mudah2an bisa menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru.
  8. From thea on 29 April 2008 12:35:24 WIB
    sering aku bertanya apakah masalah ini bisa selesai. apalagi mengingat rapinya kerja mafia dan parahnya orang yang seharusnya melindungi hutan untuk kepentingan bersama justru menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan diri sendiri dan segelintir orang. Jika orang awam seperti kita mau turut serta mengawasi, bagaimana caranya?? Apakah ada cara yang praktis??
    Karena terus terang, kepedulian kita untuk terlibat seringkali tidak bisa terwujud dalam tindakan real.
  9. From Jendra on 29 April 2008 13:14:47 WIB
    Sebuah topik yg amat menarik, apalagi dgn disebutnya angka 50 trilyun per tahun. Saya jadi ingin tahu, apakah 50 trilyun per tahun ini memang bisa masuk ke kas negara apabila illegal logging tidak terjadi.

    Kalau memang demikian halnya, bukankah dgn melihat potensi itu negara perlu invest ke perbaikan sistem pengawasan utk mencegah hal ini? Mungkin jg bisa ada reward besar bagi rakyat yg melaporkan praktek illegal logging? Sepintar-pintarnya mafia kehutanan, toh yg menebang pohon (in practice) tetap saja rakyat setempat. Beri mereka insentif agar menentang pembalakan liar lebih menguntungkan bagi mereka ketimbang ikut berpartisipasi (in the end, it\'s all about money).

    Soal kebijakan pemerintah, saya tidak lg berharap banyak. PP no. 2 tahun 2008 yg menggantikan kewajiban menyediakan lahan pengganti dengan uang yg tidak seberapa (bahkan utk hutan lindung) sudah merupakan tamparan keras bg rakyat.
    (http://www.dephut.go.id/index.php?q=id/node/3338)

    Pertama kali saya baca isi PP itu, sampai tidak bisa berkata2.. If that\'s not conspiracy, I don\'t know what is..


  10. From Izalika on 29 April 2008 15:08:29 WIB
    Buat media tv dan cetak, tolong istilah pengrusak hutan jangan disebut ILLEGAL LOGGING atau PEMBALAKAN LIAR tapi sebut saja RAMPOK HUTAN. Udah kalau ketangkap ga digebukin -kaya maling ayam- ya minimal dapat hukuman julukan RAMPOK HUTAN karena kalau dihukum juga aga susah sih..
  11. From endah on 29 April 2008 15:19:36 WIB
    yang suka nebangin pohon itu ga mikitin anak cucunya kelak akan terkena dampak yang luar biasa karena perbuatan mereka. miris kalau liat ayangan tv tentang daerah yang sudah habis dibabat hutannya, dan rakyat sekitarnya tetap hidup dibawah garis kemiskinan.
    pemerintah harus serius menindak oknum-oknum itu :-(
  12. From yusuf suryadin on 29 April 2008 16:38:24 WIB
    sekali lagi, saya lebih senang bila kita mencoba memberi solusi praktis bagi setiap permasalahan di negeri ini.
    menurut saya salah satu permasalahan atas hutan adalah kurang sejahteranya penduduk di sekitar hutan tersebut berada, kurang berpendidikan dan kurangnya keberanian untuk bertindak dari aparat berwenang

    3 solusi dari saya
    1. diberi intensif khusus bagi penduduk di sekitar lingkungan yang menjaga kelestarian hutan, intensif bisa berupa uang, pendidikan atau pembangunan berbasis lingkungan
    2. diberi sanksi tegas bagi siapa saja yang melakukan pembalakan, terlebih aparat pemerintahan yang terlibat diberi sanksi 2 kali lipatnya
    3. terdapat sanksi moral bagi pembalak dan aparat dengan seringnya media menampilkan sosok2 pembalakan, terlalu banyak acara gosip di TV, dengan format berbeda dan waktu yg hampir bersamaan, tapi isinya sama, mana tanggung jawab media atas pendidikan bangsa ini


    mari bersama ciptakan dan sukseskan solusi
    jadi bagian dari solusi
    bukan masalah
  13. From blixa on 29 April 2008 16:56:53 WIB
    salam buat bung ww adn co host yg cantik2, spcial buat M.Siregar....
    Topiknya keren juga, apalagi kalo si pembalaknya ikut nimbrung(pengusahanya), kan kita bisa tanya berapa sih untungnya mereka membalak hutan kita?????????
  14. From Gini Gustiniwati on 29 April 2008 17:07:14 WIB
    Saya setuju banget kalo masalah illegal logging sama mas Elfian dibilang berada di daftar puncak crucial issues.
    Tapi saya terkejut aja ketika co-host tampak kaget saat diberitahu bahwa ada keterlibatan oknum polisi dan pejabat dalam kasus illegal logging yang baru2 ini terungkap di Kalimantan bahkan Kapoldanya aja sampe dimutasi. Oh, come oooonn, it has been weeks the media cover this story ! Majalah TEMPO aja di dua edisi terakhir mengulasnya. Gimana nih? I don't think all the co hosts have done their homeworks yet.
    Kalo BW bisa kasih pertnyaan dan komentar yang tajam, co host cuma bisa ber oooh... aja. I still think that the whole idea of having co hosts is useless. They are pretty and smart enough but they don't have the wittiness and sharpness needed for this show. Play solo aja deh, BW!
  15. From haryadi sungkono on 29 April 2008 22:50:20 WIB
    sudah habis akal ! bentuk saja pasukan komando , yg daerah operasionalnya di seluruh pelosok ri . mereka berhak atur operasi dadakan setiap saat , dan berikan lisensi untuk membunuh ( lisence to kill ) , termasuk terhadap pejabat2 dan dalang2 cukong di balik kegiatan ilegal logging . biar mampus dan tahu rasa !!!!!!!
  16. From |richard.p.s| on 29 April 2008 23:52:47 WIB
    Amerika keruk Timika, kita cukup remah-remahnya; Singapore sedot datanya, kita cukup jual pulsanya; Malaysia ekspor kayunya, kita cukup ekspor asapnya ... Setidaknya, kita cukup. Mari memaksimalkan yang cukup. Cukup sudah!
  17. From Juswan Setyawan on 30 April 2008 12:18:18 WIB
    Illegal maupun legal logging di Papua hampir semuanya dilakukan oleh berbagai bisnis-militer sendiri. Kayunya langsung dikirim ke Cina. Bagaimana mungkin memberantas type illegal logging yang seperti ini coba? Saya tidak bisa melihat jalan keluarnya... saya pikir SBY juga tidak bisa...
    lalu siapa yang bisa? Harus Tuhan sendirikah yang turun tangan? Wallahualam, bissawab.
  18. From wak tul on 02 May 2008 04:35:23 WIB
    Tetapkan hukuman mati untuk koruptor...
  19. From E.k Wardhana on 02 May 2008 10:28:12 WIB
    Ekosystem yang rusak ya sudah serusak moral pelaku langsung maupun tidak langsung pembalakan liar.......
    Mending WW undang pelaku pembalakan liar......
  20. From Ketut .Buana on 03 May 2008 15:56:49 WIB
    Saya sedih, penyelamatan hutan hanya wacana.. trend dan tetap menjadi trend hanya pada moment-moment tertentu (KTT Bumi atau hari lingkungan hidup misalnya) sementara disisi lain para pelaku illegal logging senantiasa berkelanjutan dan seolah tanpa hambatan menggunduli hutan di indonesia..karena mereka ternyata penguasa sejati..segalanya bisa mereka beli termasuk aparat....
    sampai kapan ini akan berlangsung???

  21. From tom aries on 04 May 2008 04:02:53 WIB
    sedikit tentang illegal logging...

    ketika seekor ayam menemukan tempat untuk bertelur... esok harinya ia akan bertelur dan kembali bertelur pada esok harinya sampai genap semua telur yang harus dikeluarkannya.

    jika kita ingin mengambil telur pada hari ke tiga kita dapat membawa dua butir telur dan meninggalkan satu butir telur agar sang ayam betina boleh bertelur esok harinya dan esok hari kita dapat mengambilnya lagi.

    cerita ini tak jauh berbeda dengan illegal logging yang sedang berlangsung. barang siapa menemukan tempat untuk pembalakan maka ia akan membalak disana dan barang siapa menemukan tempat pembalakan itu ia akan dapat mengambil keuntungan darinya.

    yang harus diingat ialah walaupun telur ayam itu tidak di ambil akan tetap ada yang tidak menetas. akan ada hujan dan panas yang akan membuat sang induk ayam lari meninggalkan telur-telur itu.

    pertanyaannya mengapa kita harus perduli akan pembalakan yang terus berlangsung?
    jawabanya sederhana, bagi-bagi kue...

    terima kasih kepada bung wimar yang secara tidak langsung membagi kue hasil masakannya kepada saya dan pemerintah, para oposan dan masyarakat yang banyak.
  22. From |richard.p.s| on 05 May 2008 23:04:10 WIB
    Safarinya KPK kan lagi mau menghampiri wahana kehutanan. KPK, No. 17 bener nggak tuh? Ditunggu siaran langsung SERGAP nya.

  23. From sujono halim on 07 May 2008 01:29:33 WIB
    sebaiknya setiap propinsi di bentuk kpk , supaya lebih efektif dan fokus dalam pemberantasan korupsi secara menyeluruh di wilayah nkri .
  24. From Immanuel on 11 May 2008 17:58:36 WIB
    Hukuman Mati bagi cukong dan aparat yang mendukung pembalakan liar, SBY berani tidak atau cuma berani berpuisi kata-kata manis, tapi tidak tegas, untuk orang jahat di Indonesia kata-kata puitis bukan pilihan yang tepat buat mereka insaf dan yang lain jera, tapi hukuman Mati........
  25. From Yugo Isal on 13 May 2008 09:59:52 WIB
    Mau tanya dan mengajak merenung,
    Andaikan ILLEGAL LOGGING sudah diberantas dari bumi Indonesia, apakah laju LEGAL LOGGING tetap mengancam isu global warming?
    Jika isu LEGAL/ILLEGAL masih bisa "dimainkan", apa nggak lebih baik kita tunda/stop dulu ANY LOGGING?
  26. From bambang Udoyono (bbu) on 15 May 2008 10:51:41 WIB
    bagaimana kalau pak wimar bawa bukti illegal logging ke washington untuk cari dukungan mereka basmi illegal logging. Nyatanya mereka paling sakti jadi harus didukung bos besar Wahington baru kita bisa menang melawan mafia.
  27. From Didik Mawardi on 03 July 2008 17:07:17 WIB
    Bedanya illegal logging sama legal logging kan cuma nggak bayar sama bayar retribusi kayunya saja, tetapi masalah budaya, tatacara penebangannya sama saja yang legal maupun illegal, apalagi kalau dituntut dengan masalah reboisasi, semua pihak pasti cuci tangan. Jadi legal logging atau illegal logging tetap saja membuat hutan kita jadi gundul dan akhirnya banjir dimana-mana.
  28. From johnson on 04 August 2008 03:46:10 WIB
    Pendidikan Moral Bangsa kita harus diperdalam lagi mulai dari sekolah dasar saudara-saudara,karena oom tantenya anak2
    ini sudah ketularan virus korupsi(sosialnya bejat).
    Bangsa kita itu punya disiplin sangat dangkal,jiwa Nasionalnya pun rendah,bangsa kita sendiri yang menjual tanah airnya ke orang lain demi kepentingan diri dan \"clubnya\",contohnya minyak bumi Indonesia,sebagian besar ditangan perusahaan asing(memalukan),kayu-kayu sudah berapa puluh tahun ditebangin,hanya oknum-oknum tertentu saja yang menikmatinya,sekarang alam Indonesia rusak dan kosong,RAKYAT lagi yang ketiban malang,eh ngomong-ngomong itu pejabat-pejabat kan turunan RAKYAT nggak ya,sama yang milih mereka dalam pemilihan umum,duhhh....mak.
    Dari anak RAKYAT jauh merantau.
    Terimakasih.
  29. From s on 03 March 2009 21:07:07 WIB
    The benefits of conforming to socio-environmental laws are not easily or immediately seen. Meanwhile, the hallmark of good capitalistic investment is that the investment pays off quickly—to get profits fast! How can we stop capitalism from destroying the environment? That’s what we have to ask.

    I am amazed at an Indonesian political fashion company called shirTalks (www.shirtalks.com) that dares to ask these questions. They actually did a nice shirt design about it, particularly about illegal logging. Check out my blog at http://shirtalks.wordpress.com/2009/02/26/capitalism-kills-trees/ to see it.

« Home