Articles

Sri Mulyani mengundurkan diri?

Perspektif Online
06 November 2008

Di balik kegembiraan berita kemenangan Obama, Rabu pagi jam 7:30 Sri Mulyani (SMI) perintahkan BUMI dibuka suspension-nya. Lalu Bakrie 'naik banding' ke SBY. Jam 8:30 SBY perintahkan SM tutup lagi listing BUMI di bursa.

Sebagai bawahan SMI laksanakan perintah Presiden, tapi kemudian jam 18:00 ia mengajukan pengunduran diri dari Kabinet. Jam 20:00 SBY panggil SMI minta maaf dan minta dia tidak resign. SMI setuju asal pagi ini BUMI di-release. Maka terjadilah pagi tadi, walaupun tentu saja, dalam 10 menit BUMI sudah suspended lagi karena auto rejection.

Bagaimana besok pagi?

Update 7 Nov: Berita dari Tempo

Koran Tempo: Sri Mulyani Ancam Mundur

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta seluruh jajaran eselon satu Departemen Keuangan, Rabu malam lalu, menyampaikan rencana pengunduran diri kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Niat itu disampaikan oleh Sri beserta jajaran lengkap pejabat Departemen Keuangan di Istana Negara, Jakarta. “Pertemuan itu hanya dilakukan dengan Presiden,” kata sumber Tempo di lingkungan Istana. “Sekitar pukul 11 malam.”

Aksi mundur ini berawal dari kekecewaan Sri Mulyani dan jajaran Departemen Keuangan atas intervensi pemerintah terhadap Bursa Efek Indonesia. Semula, Bursa akan kembali memperdagangkan saham Bumi Resources milik Grup Bakrie, yang dihentikan perdagangannya di lantai bursa sejak 7 Oktober lalu akibat harganya longsor hebat.

Tempo Interactive: Government Denies Report on Minister of Finance

Spokesman for the presidential office denied on Thursday reports that Minister of Finance have resigned. The respond was made by Andi Mallarangeng as Tempo tried to confirm on the report to the president's office.

Earlier Minister of Finance Sri Mulyani was reported to have submitted her resignation after controversies surrounding the suspension on Bumi Resources stock by the Indonesia Stock Exchange. Suspension was imposed since October 7th on Bumi and five other stocks of companies under Bakrie & Brothers Group after huge losses suffered by the stocks. Suspension on Bumi remains as Bakrie & Brothers sold 35 percent of Bumi shares to a consortium led by Northstar Pacific a subsidiary of Texas Pacific from US.

Minister Sri Mulyani reportedly opposed to prolonged suspension on Bumi while some of other members of the cabinet support the measure, President Yudhoyono acording to Tempo source then ordered the suspension to be extended. The source added that Minister Sri Mulyani then coordinated with several senior officials at her ministry on the president's decision stating her dissapointment to the decision. President Yudhoyono acording to the source rejected the resignation.

 

Print article only

79 Comments:

  1. From Hamim on 06 November 2008 18:06:10 WIB
    Banggalah kita baha kita masih punya orang seperti Mulyani
    Apa dia akan digilas juga ?
    Katanya SNY orang yang "decent"

    Baru ini komentar saya
  2. From dewi nov on 06 November 2008 21:49:43 WIB
    Sekarang jelas sudah keberpihakan SBY pada siapa. Semoga rakyat Indonesia segera bangun dari bualan ups... buaian SBY
  3. From chandra on 06 November 2008 22:47:30 WIB
    Semoga lebih banyak lagi orang2 macam mbak Ani. Profesionalism with dignity.
  4. From daisy on 07 November 2008 00:37:54 WIB
    moga malam ini Bos Besar bisa berpikir jernih.. dan bsk ngga berlanjut "gertak2an" lagi deh..
  5. From RENDY on 07 November 2008 01:10:02 WIB
    HA HA HA ..SAYA KAN SUDAH TULIS ,KITA SEMUA SUDAH HARUS MEMILIH PEMIMPIN BARU! LUPAKAN SAJA PEMIMPIN2 SEKARANG DAN KEMARIN (KECUALI GUSDUR LHO!). MAKIN LAMA MAKIN KELIHATAN BELANGNYA KAN? SAYA DULU COBLOS GAMBAR SBY (TAPI JK TIDAK)DENGAN HARAPAN DIA BERSIH DAN KAPABEL.TAPI TERNYATA SAYA HARUS AKUI BAHWA PILIHAN SAYA KELIRU!SBY TIDAK BERSIH DAN KAPABEL SEBAGAI PRESIDEN (APALAGI J KOLLO DAN UMAR BAKRI). MASAK DIA BELAIN ORANG BEGITU,YG SDH MENYUSAHKAN BANYAK RAKYAT JAWA TIMUR DAN INDONESIA!! T E R L A L U !!

    UNTUK BU SRI MULYANI ,TETAP BERJUANG BAGI KEPENTINGAN BANGSA DAN NEGARA! JANGAN TAKUT,RAKYAT DI BELAKANG ANDA!
    INDONESIAN PEOPLE WHOSE ARE OUTSIDE OF COUNTRY SUPPORT YOUR EFFORTS TO FIGHT BAKRI AND JKOLLO INFLUENCES IN GOVERNMENT!!

    BUNG WIMAR,GUSDUR DAN PARA INTEL YG MASIH SETIA KEPADA REPUBLIK INDONESIA,BELA KAMI RAKYAT INDONESIA DARI KESERAKAHAN DAN KEBATHILAN PENGUASA YANG MENYENGSARAKAN KAMI!! HELP US !! S O S !!!
  6. From Hamim on 07 November 2008 04:11:27 WIB
    Ini komentar kedua saya
    Kalau Mulyani tidak jadi berhenti, bisa di mengerti (ini Indonesia sig)
    Kalau jadi berhenti: dia pahlawan yang akan muncul dengan presiden yang akan datang.

    Yang pasti:
    SBY akan jadi loser, kecuali kalau dia tidak bantu Bakrie
  7. From FILLY on 07 November 2008 07:29:23 WIB
    Berjuanglah Bu Sri Mulyani, Rakyat Indonesia ada dibelakangmu bukan dibelakang SBY-JK-AB, untuk pemulihan ekonomi bangsa ini ternyata pemimpin negeri ini masih mempunyai wawasan yang sempit. Indikasi lain adalah penurunan BBM yang hanya Premium sebesar 500 rupiah saja, berlaku maju 1 Desember ini saja sudah jelas apa sebenarnya kepentingan yang ada dibalik semua ini. Semakin hari saya makin tidak bersimpati kepada SBY-JK-AB dan saya tidak akan pernah lagi memilih beliau tahun depan.

    Menurut hemat saya yang seharusnya resign bukan Bu SMI tapi SBY-JK-AB. Apakah tanpa AB negara ini akan kolaps...???
  8. From wete on 07 November 2008 08:11:35 WIB
    SMI .. keren pisan.

    SBY memang harus digertak biar nyadar bahwa keberpihakannya pada kekuatan konglomerat culas akan merugikan negara dan terutama dirinya sendiri.

  9. From Dhani Aristyawan on 07 November 2008 08:43:01 WIB
    Bu Sri, jika Ibu membaca ini, dengan tulus saya mendoakan supaya Ibu tetap dengan pendirian Ibu & dengan tegas bilang "GO TO HELL SBY-JK-BAKRIE", dan saya harap supaya Ibu tetap berada di Indonesia untuk membantu negara ini lepas dari kong-kalikong Pengusaha-Pejabat busuk. 2009 ? No SBY, ABSOLUTE !!!
  10. From CL on 07 November 2008 08:57:06 WIB
    Nalo..nalo
    cuma punya Kartu As satu kok dibuang-buang sih SBY
  11. From JETLY on 07 November 2008 09:05:24 WIB
    Melihat komitment Ibu Sri Mulyani terhadap bangsa ini, saya menjadi punya harapan, bagaimana Ibu Sri Mulyani didorong untuk menjadi RI-1 tahun depan..?? supaya negara ini berhenti mengurus politik atau setidaknya mengurangi porsi politik dan mendorong urusan ekonomi yang memang menjadi masalah besar dinegara ini...!!! tidak seperti sekarang, PILBUP, PILGUB, PILKADES, PILPRES & PIL-PIL lain, mengakibatkan rakyat dicekoki urusan politik terus, yang tidak sedikit menghabiskan APBN & APBD. Kapan sejahteranya rakyat ini kalau seperti itu terus. BRAVO BU SMI... SEMOGA..
  12. From LH on 07 November 2008 09:58:51 WIB
    Saya pikir saya hanya bisa merasakan kebanggan terhadap kemenangan Obama sebagai Presiden AS berkulit hitam pertama,yang pernah bersekolah di Indonesia ternyata saya bisa merasakan kebanggaan yang sama dengan keberanian sikap bu Sri dan jajarannya. I am so proud of you bu.
  13. From afreeze on 07 November 2008 10:43:25 WIB
    Ingatlah bahwa dunia politik selalu tentang kompromi. Idealisme tidak akan bisa diterapkan dalam politik..
  14. From rizka on 07 November 2008 11:35:56 WIB
    Hati-hati SBY dan Bakrie, percakapan telepon anda berdua bisa tersadap dan didengarkan rakyat. Ternyata pemimpin yang dulu kita pilih hasilnya hanya NOL!
  15. From wita on 07 November 2008 11:38:24 WIB
    enough is enough... Cukup sudah Tekanan dari Group Bakrie pada semua elemen negeri ini... bu Ani mungkin dah di titik puncak mentolerir semua permintaan Bakrie melalui SBY...

    tindakan tepat dan tegas... ini merupakan babak baru... Negara ini membutuhkan para pemimpin yang tegas dan memiliki Sikap..

    We need Change like people in USA :)
  16. From Tan on 07 November 2008 11:39:07 WIB
    Ayo SRI, nabung sekarang. Belajar & keep straight, non partisan & honest. Buat periode berikutnya, be our next President.
  17. From Dhemy on 07 November 2008 12:45:08 WIB
    waduh bu jangan mundur dong bu
    saya salah seorang pegawai yang departemennya di bawah wewenang ibu begitu bangga punya menteri keuangan sepintar,secerdas dan salah satu menteri keuangan yang kemampuannya diakui oleh dunia
    please jangan mundur...
  18. From pengamat on 07 November 2008 13:16:00 WIB
    Pengamat amati bahwa dalam peristiwa yang dihadapi perusahaan milik Bakrie ini (menuju ke kebangkrutan) 2 hal yang terjadi di PO ini.

    1. Pertama: mencapai record jumlah komentar
    2. Kedua: Tidak ada komentar yang mendukung baillout perusahaan Bakris

    Jadi usul pengemat:
    Harusnya yang berwewenang insyaflah. Pasti SBY dipilih lagi kalau dapat membiarkaa Bakrie Bros take care of themselves, dan jangan dibantu.

    Waktu itu juga, kalau tahu SBY mau manggandeng ARB pasti kita tidak pilih dia.

    Tahu tahu JK lah yang tidak kurang konyol nya. Rupanya JK dan ARB merupakan consortium.
  19. From Ludjana on 07 November 2008 13:23:22 WIB
    Yang saya pertanyakan:

    Katanya DSBY itu punya "team penasehat" yang bekrja di belakang layar, diamping banyak juga yang merasa didengar oleh dia.
    Tidak sedikit diantaranya ahli ahli hukum dan ekonomi tanpa harus disebut namanya.

    Apakah mereka membiarkan saja SBY dijerumuskan oleh JK-ARB yang lebih mementingakan kerakusan mereka daripada keuangan negara ?

    Ayo dong. Dukunglah SBY yang baik itu (dan bebaskan dia dari cengkeraman JK-ARB), daripada kita harus cari orang lain untuk Presiden
  20. From Fajar Sumargo on 07 November 2008 14:15:22 WIB
    Dua jempol tangan buat bu Ani, sip deh... Penyakitnya sekarang namanya Bakriefluenza...
  21. From elsa on 07 November 2008 14:32:00 WIB
    Bangganya saya punya ibu menteri seperti bu Sri Mulyani. Gbu ibu
  22. From rachman on 07 November 2008 15:56:31 WIB
    bagusnya sih, drama ini terus berlangsung, sri mulyani ngadu pada press-media,kalo perlu sambil sedih tapi kelihatan tegar, kalo perlu lagi minta bantuan riri atau slamet raharjo, biar kelihatannya "dizholimi" oleh SBY-JK-AB. Setelah itu, ramai-ramai media meng-expose.Simpati rakyat diharapkan berdatangan. Selanjutnya ........... tahun 2009 jadi Capres RI deh !!
  23. From jati on 07 November 2008 16:03:31 WIB
    so pasti indonesia akan rugi besar jk mbak Ani jd mundur...tp jika mesti memilih mgkn lebih baik mundur drpd melayani nafsu serakah segelintir pimpinan loyo spt itu ... dia itu nothing to loose kok ...percaya deh ..
  24. From Balu on 07 November 2008 16:23:25 WIB
    kasus ini SBY sepertinya berpihak ke ARB, kasus Lapindo SBY berpihak ke?$#@%? kasus aliran dana BI SBY berpihak ke AP gak ya??

    jadi pemimpinnya itu siapa ya??? ARB atau AP atau?????

    sungguh aneh, jadi harus pilih yang tegas ah di 2009!!!
  25. From |richrd.p.s| on 07 November 2008 16:45:00 WIB
    kalau yang satu ini mah bisa diyakinkan ketulusan aksinya, tanpa perlu membangun teori konspirasi untuk menduga-duga adanya perkutut dibalik CD.....MA ;)
  26. From BAGERO on 07 November 2008 16:48:52 WIB
    JANGAN PERNAH MERASA DUNIA INI MILIK BAKRIE TAPI JANGAN LUPA LIRIK MASYARAKAT TIMUR YANG HAUS AKAN KEMAKMURAN DAN SANGAT BANGGA SAYA DENGAN IBU YANG BIJAK YANG AKAN MENJABAT SEBAGAI ORANG NAMBER ONE DI NEGERI INI KAMI SEBAGAI RAKYAT YANG BERADA FDIWILAYAH TIMUR MENGUTUK ORANG2 YANG MEMENTINGKAN KEPERNTINGAN PRIBADI ATAU GENG KORUPTOR GITU...LHO. IBU SRI SAYA MINTA JADI PRESIDEN INDONESIA TIMUR.
  27. From anggarasakti on 07 November 2008 16:50:02 WIB
    wah banyak juga ya yang menyayangkan ketidakjadian SMI mundur.

    kalo gw pribadi malah senang apabila itu terjadi, kalo ga salah dia salah satu titisan Mafia Berkley kan, dan secara ideologi gw memang berseberangan dengan orang-orang pintar didikan UC Berkley tersebut.

    kesalahan SBY dalam merekrut orang kepercayaan yang menjadikan Indonesia sampai sekarang hidup segan matipun tak mau. tidak ada visi yang jelas dari seorang SBY membuat indonesia tetap berada dalam keterpurukan. potensi-potensi bangsa yang kita miliki baik itu SDA dan SDM pada akhirnya hanya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh bangsa-bangsa bevisi jelas.

    jadi, cukup sudah lah SBY sampai 2009, jangan biarkan bangsa ini stagnan atau bahkan makin merosot.
  28. From nowhereman7 on 07 November 2008 17:53:15 WIB
    ...sebuah situasi yg langka terjadi dalam sejarah atmosfir pemerintahan di indonesia, meski hanya sebuah ancaman tapi seperti sebuah torehan manis dlm sejarah indonesia.......luar biasa!!! SBY pernah melakukan hal yang sama (kalau tidak salah) dan SBY jadi presiden, kenapa hal ini tidak juga terjadi pada anda, jadi mungkin saja sejarah berulang dgn cepat!

    thanks bu ani....(meski sy ragu sikap ini akan ditiru oleh para koleganya...but it's a good start, bravo!!!)
    mudah2an semakin banyak kalangan pemimpinan pemerintahan yang akan mengambil risiko yang sama dgn anda.
  29. From Bob Yusuf on 08 November 2008 00:55:45 WIB
    Bu Menkeu menentang wewenangnya yang ditandingi oleh Meneg BUMN Sofyan Jalil. Sofyan minta BUMI tetap suspend karena dia sendiri ternyata punya 1 juta saham BUMI. Padahal Bapepam dan BEI kan di bawah Menkeu.

    Tapi biar sejauh apa BUMI atau Bakrie Brothers sahamnya jatuh, tetap saja Bakrie masih kaya, karena akuisisi internal yang dilakukan tahun 2007 atau 2008 (?). Dalam akuisisi internal itu saham personal AB and family sudah dibeli oleh perusahaan2nya dengan dana dari bursa dan hutang sana sini. (Harusnya akuisisi internal dilarang di bursa, tapi masih tetap terjadi).

    Jadi secara personal wealth, Bakrie dan family masih tetap kaya dan akan jadi sumber dana di Pemilu 2009. Taringnya masih tajam lah. Makanya SBY jadi ....
  30. From anggana bunawan on 08 November 2008 01:35:04 WIB
    emang harus diancam ya SBY.. duh kapan nih kasus bakrie dipidanakan...

    sri mulyani menampakan giginya wah hebat deh,,,
    nasionalisme nya perlu diacungi jempol.. entah gimana butanya SBY miara 2 orang yang ga bikin kebaikan.. ( mr B and Mr J) seballl....

    kalo sri mulyani mundur.. gawat deh...
  31. From Boni on 08 November 2008 08:19:36 WIB
    Wah seru juga ya drama SBY-JK-AB VS SMI. Tapi saya sangat setuju dengan wacana Bu Sri tuk jadi the next presiden RI. Kita lihat dari sejarah bangsa ini pernah dipimpin oleh Teknokrat (Soekarno&Habibie), Militer (Soeharto&SBY), Politikus (Mega) & budayawan (GusDur) ternyata apa yang kita capai selama ini bahwa ekonomi rakyat tambah runyam tetapi ekonomi kalangan atas makin menjadi-jadi, karena selama 63 tahun merdeka fokus negara hanya pada masalah keamanan & politik. Terlebih setelah reformasi bergulir rakyat disuguhi PILKADES,PILBUP,PILGUB & PIL-PIL lain, jadi cenderung mengurusi politik daripada ekonomi rakyat.

    Belum pernah negara ini dipimpin oleh seorang ekonom. Ekonom hanya sebagai menteri atau staf ahli yang pasti akan berbenturan dengan presidennya seperti kasus Bu SMI ini, manakala kepentingan bangsa dari sisi ekonomi dipatahkan oleh kepentingan penguasa SBY-JK-AB. Cobalah kita sekali-kali memberikan kesempatan kepada Ekonom seperti Bu Sri ini untuk memperbaiki ekonomi bangsa ini yang semakin terpuruk walaupun sudah 63 tahun merdeka. Sehingga 5 tahun kedepan kita fokus kepada masalah ekonomi dan mengurangi porsi hingar bingar politik seperti PIL-PIL atau tarik menarik kepentingan politik di parlemen dsb. Kalau fokus kepada ekonomi rakyat mungkin itulah reformasi sesungguhnya..

    Selamat ya Bu.. I Hope..!!!
  32. From Mundhori on 08 November 2008 11:39:09 WIB
    Sekarang tambah jelas, kepentingan rakyat ditingglkan oleh pemerintah yg lebih mementingkan kepentingan pengusaha. .Kalau dulu dikatakan bahwa parlemen mengabaikan kepentingan rakyat karena kepentingan dirinya, golongannya, partainya lewat keputusan keputusannya, kini lengkap sudah, baik pemerintah maupun parlemen sudah melupakan sumbernya, yaitu rakyat. Lalau gimana rakyat ???? Yahh, rakyat bias jadi membalas melupakannya, dg cara tidak memilih mereka pada pilleg dan pilpres tahun 2009
  33. From Sari on 08 November 2008 12:56:03 WIB
    Susah mencari figur yang intelek, dan punya harga diri. yang susah nya lagi ngga bisa ikut pilpres atau jadi anggota DPR, sebab udah kebanyakan sama artis yang bodoh tapi nekat.Banyak orang pandai disini tapi dipinggirkan, yang ada kebanyakan sok pintar tapi mimpin dimana2. Kita butuh Ibu Sri, Bang Wimar, Pak Kuntoro M. dll
  34. From CalegIndonesia on 08 November 2008 17:11:01 WIB
    Nah lohh...ati=ati PAk SBY, sejarah anda dengan Bu Mega bisa terulang! Ingat disini politik sinetron, belas kasihan - jalan kemenangan???
  35. From anton on 08 November 2008 19:00:28 WIB
    Baik Sri Mulyani dan SBY tetap saja komprador dari Pasar Bebas, Sri Mulyani adalah Public Relation dari IMF sementara SBY mau cari dana politik dari Bakrie saja mainnya sangat kasar. Orang tahu siapa itu Patrick Walujanto dan apa hubungannya dengan SBY. Lalu siapa yang dirugikan atas semua intrik politik ini. Investor kecil Pasar Modal dan Pemegang Repo Saham dalam jumlah kecil.

    Yang sangat lucu adalah sejak kapan Presiden berhak mencampuri urusan Perdagangan di Pasar Modal? dari ujian Pasar Modal sejak tahun 1992, dan 16 tahun saya bekerja di lingkungan Pasar Modal tidak pernah saya tahu itu Presiden ikut campur langsung dari Pasar Modal. Apakah si SBY itu sudah rangkap kerjaan. Presiden RI merangkap ketua Bapepam?

    Yang benar ya, Sri Mulyani yang berhak memberikan keputusan melalui rapat dengan ketua Bapepam-LK.

    Negara ini katanya menganut sistem pasar bebas, tapi tingkah lakunya kayak negara etatis model Stalinis yang bisa mengatur pasar.

    SBY kurang pengetahuan, tidak cerdas, medioker dan ternyata rakyat Indonesia salah memilih.

    Anton

    Berpihaklah pada ekonomi Rakyat Menyejahterakan!
  36. From ivn on 09 November 2008 00:48:03 WIB
    menteri ekonomi terbaik sedunia masa disia-siakan....
  37. From theRons on 09 November 2008 02:56:54 WIB
    semakin lama semakin ktahuan siapa bersih dan siapa kotor...
    kalo liat kampanye SBY dulu, SBY dan bu Ani yudoyono kayaknya agak kurusan dikit deh, tidak semelar yg skarang...
    ini karena kurang olahraga atau memang ga ada kerjaan?
    masak mau nyaingi yang punya blog ini, hehehe *smile mode on*
  38. From budi on 09 November 2008 06:48:33 WIB
    usul lagi neehh :

    KALO PRESIDENNYA SRI SULTAN, WAKIL PRESIDENNYA MBAK ANI ?
    GIMANA, PADA SETUJU NGGA ?
  39. From jaka lalana on 09 November 2008 07:16:21 WIB
    KUMAHA IEU ATUH, KANG WIMAR? KITA SUDAH GOGOROWOKAN (TERIAK)SAMPE KOKORO ATEUL (GATAL),TETEP AJA KEADAAN INDONESIA RAYA KIEU-KIEU WAE...

    TOLONG NENG SRI MULYANI JANGAN MUNDUR DULU ATUH...TUNJUKKAN PERLAWANANNYA DI DEPAN RAKYAT NYATA. KALAU PARA PEMAKAI INTERNET DI IND RAYA MAH NGGAK TERLALU BANYAK. UNDANG PARA PEMILIK KORAN DAN MEDIA MASA LAINNYA ,BIAR RAKYAT IND RAYA TAU KEADAAN SEBENARNYA..BIAR RAKYAT DI PASAR2 ,KAMPUNG2 DAN PELOSOK2 TAU KELAKUAN PEMIMPIN NEGARA MEREKA SAAT INI...
    AGAR SUPAYA TAUN 2009 JANGAN SALAH COBLOSS!!

    UNTUK GUSDUR DAN MBAK YENNI, PIYE THO WEBSITE SAMPEYAN KOQ DISEGEL ,NGGAK ISO DISURF EGEN(AGAIN). BOLAK BALIK SAYA SURF ,NGGAK ISO BUKA! KANG WIMAR, TOLONG DEH SAMPE\'IN SAMA GUSDUR YA..ATO KANG WIMAR PUNYA ALAMAT WEBSITE BELIAU YG LAIN,KALI? KASIH TAU SAYA ATUH....

    REKAN2 SEBANGSA SETANAH AIR APA SUDAH KOMPAK UNTUK TIDAK MEMILIH LAGI PAKET YG SEKARANG ? SAYA IKUT AJA DEH!

    SAYA MAH HANYA BISA BERDOA AJA AGAR PARA SENOPATI NEGERI INI TETEP SETIA KEPADA RAKYAT DAN BANGSA KITA. SEHINGGA TIDAK MENJADI WIRANG(MALU)DIKEMUDIAN HARI.

    MANGGA ATUH SADAYANA...MARI SEMUANYA..PERMISIIII......



  40. From yunie jusri djalaluddin on 09 November 2008 13:10:26 WIB
    Mudah-mudahan orang Indonesia tidak cepat lupa. Pemilu kemarin SBY berjanji tidak akan ikut pemilu lagi & selama menjabat presiden tidak akan menaikkan BBM. Saya agak terheran ketika SMI masuk kedalam kabinetnya.... tapi dengan kejadian ini maka makin terlihatlah kualitas & keprofesionalan SMI...go Bu Ani go! yes, U can bu Ani. Inga' inga' pesan Pak Habibie 'jangan pilih pemimpin yang ingkar janji!'
  41. From Berlin Simarmata on 09 November 2008 21:57:09 WIB
    SBY dapat dipastikan tidak akan berani menerima pengunduran diri SMI,karena untuk kasus ini SMI ada dipihak yang benar.
    Paling sedikit FEUI dan Universitas Bung Hatta,akan membela SMI karena barusan memberi penghargaan kepada SMI.Kasihan deh SBY,pemimpin yang diluar rencana.Membela AB salah,membela SMI,AB tidak akan mendukung dengan dana lagi untuk tahun 2009.Kalau begitu menurut saya,mendingan tidak usah jadi Presiden lagi deh,dulu juga menang karena kasihan,gara-gara dilecehin TK.Cukuplah sekali saja,itupun harus disyukurin.KSAD tidak pernah,Panglima TNI tidak pernah,Ketua Partai tidak pernah,tau-tau jadi Presiden,itulah Republik Indonesia yang tercinta.
  42. From Arrie on 10 November 2008 01:20:20 WIB
    KEPEMIMPINAN RI-1 2004-2009 YANG DIRASAKAN RAKYAT NEGERI INI :
    1. MAJULAH NEGERI INI.!!!
    2. JAYALAH NEGERI INI.!!!
    3. MAKMURLAH NEGERI INI.!!!
    4. SEJAHTERALAH NEGERI INI.!!!
    5. DLL .....

    ( CUMA SLOGAN KAMPANYE RUPANYA ... hehehehehhee Maju terus Om WIM.....)

  43. From vidy hermes on 10 November 2008 10:45:53 WIB
    saya mendukung keputusan Ibu Sri Mulyani, memang kadang kalo jadi bawahan dan atasan tidak lagi mau memperhatikan peran bawahannya dan malah mungkin menganggap acuh, peran bawahannya, maka bawahan sudah susah untuk bisa berperan lagi, lebih baik mundur, daripada harus kehilangan idealisme dan hanya diam, seperti kata soe hok gie \"lebih baik diasingkan dari pada menyerah kepada kemunafikan\". Saya harap jika Ibu Sri telah resmi berhenti beliau dapat tetap berjuang dengan cara yang lain untuk negara ini.
  44. From daniel on 10 November 2008 12:38:57 WIB
    Hidup REVOLUSI negri ini masih butuh org sprti Sri kamu pasti bisa.so bang wimar tetep jaya
  45. From daniel simbolon on 10 November 2008 12:41:58 WIB
    Revolusi tetp konsisten ibu sri n bang wimar
  46. From orang politik on 10 November 2008 17:16:22 WIB
    Kayaknya Bu Ani cocok nih. Jadi cawapresnya Sultan. Catatan ini saya pungut dari hasil obrolan dengan banyak orang parpol. Kayaknya masuk akal, cocok dan bisa jadi pasangan kuat.

    CAPRES ALTERNATIF
    PARTAI MENENGAH

    Sejumlah tokoh-tokoh parpol mulai kasak kusuk mengungkap nama-nama menteri dan memasang-masangkan. Dasarnya hitung-hitungan kemungkinan perolehan suara Pemilu 2009.

    Capres-cawapres ini adalah alternatif, di luar SBY-Mega. Dan kabarnya jadi bahasan yang serius di kalangan partai menengah dan bawah.

    Presiden : Sri Sultan Hamengku Buwomo X
    Wapres : Sri Mulyani

    Menko Polkam : Prabowo Subianto
    Menko Kesra : Muhaimin Iskandar
    Menko Ekuin : Rizal Ramli
    Jaksa Agung : Antasari Azhar
    Jubirpres : Sukardi Rinakit, Wimar Witoelar

    Ketua Dewan Pertimbangan Presiden: Wiranto

  47. From Joe on 10 November 2008 22:07:34 WIB
    Sebenarnya saya bersebrangan dengan SM ketika kenaikan BBM dulu.

    Sekarang ini,...ehm...kaget juga lihat prinsipnya yang tidak mau membantu AB. Kalau memang niatnya tulus, saya dukung SM. Tetapi saya curiga karena SM lama di IMF, jangan-jangan ada pesanan dari "bos" IMF agar saham BUMI dibiarkan terjun bebas. Dengan demikian, perusahaan asing bisa membeli dengan "harga murah". Kalau pun ada BUMN atau perusahaan swasta nasional yang berminat, mungkin akan kalah, karena harga yang akan ditawarkan pihak asing tentu masih lebih baik dari mereka.

    Mungkin saya akan lebih percaya lagi ke SM, jika harga premium kembali ke Rp. 6.000. Katanya ketika naik ngikuti pasaran minyak internasional. Sekarang harga internasional sudah turun banyak, kok turunnya cuma Rp. 500.
  48. From Joe on 10 November 2008 22:21:32 WIB
    Bang Wimar, tolong dikoreksi di komentar saya sebelumnya. Harga Premium kembali ke Rp. 5.000 bukan Rp. 6.000.
    Terima kasih.
  49. From Kusno on 11 November 2008 07:40:35 WIB
    Bagaimana jika Presidennya Bpk. Ryamizard Ryacudu dan Wapresnya adalah Ibu Sri Mulyani...??
  50. From TeJa on 11 November 2008 12:44:44 WIB
    Wah, kalo SBY-MSP jangan dech, saya lebih mendhing kalo SBY-SMI aja..
    Masih ada kemungkinan mantan jenderal ini mengeluarkan taringnya lagi seperti saat memakai seragamkan?
    SMI tugasnya untuk mengingatkan beliau seperti yang menjadi topik ini.
    Kalo dari golongan pengusaha jangan lagi dech.. Makan ati..

    orang politik : Terus, yang jadi menteri ekonomi jadinya sapa pak? Saya jadi bingung...
  51. From yasir on 11 November 2008 14:28:10 WIB
    ini dya sosok yg ditunggu oleh bangsa ini
    membela kebenaran
    ayo terus bu jangan takut sama SBY dan konco2 nya
  52. From Sony AK on 11 November 2008 19:13:55 WIB
    Maju terus Ibu Sri Mulyani, berjuang demi kebenaran.
  53. From pandji on 11 November 2008 22:13:30 WIB
    Hm..

    SBY hebat karena sudah memilih SMI jadi mentrinya,

    SMI BRAVO !!!!
  54. From Biongo on 12 November 2008 10:48:50 WIB
    siapapun presidennya pokoknya menkeunya sri mulyani !!!
  55. From anton on 12 November 2008 23:42:16 WIB
    Presiden : Megawati Sukarnoputeri
    Wapres : Hassan Dien

    Menkopolkam : Sutanto
    Menkoekuin : Kwik Kian Gie
    Menhan : Salim Said
    Menkeu : Faisal Basri
    Menkominfo : Goenawan Muhammad
    Menteri
    Kebudayaan : WS Rendra

    Menteri
    Peranan
    Wanita : Rieke Dyah Pitaloka

    Ketua DPR : Budiman Sudjatmiko
    Ketua MA : Jimly Ashidiqque
    Jaksa Agung : Antasari Azhar


    Semoga ini bisa dijadikan masukan. Sri Mulyani adalah 'die hard' pendukung IMF dan Pasar Bebas, hati-hati dengan orang seperti Sri Mulyani. Sudah saatnya kita beralih pada ekonom yang sanggup berpikir untuk melepaskan Indonesia dari ketergantungan Kapitalisme Global.

    Anton
  56. From yasir on 13 November 2008 18:49:59 WIB
    hmmm
    masih jaman om make presiden megawati??
    yg dulu aje prospek nye g bagus

    klo kwik kian gie ogut setuju dah jd menkokuin

    tapi menurut ogut SMI top lho
    biar cwe tetep tegas
  57. From andre on 13 November 2008 21:19:51 WIB
    apa kita bisa ikut mendukung langkah fajrul ke MK ttg pilpres?? gimana caranya ya??
    supaya gak 4L lagi... oom what next?
  58. From dykus on 14 November 2008 14:05:56 WIB
    Sabar ya pak SBY, memang seharusnya kita tidak hanya mempertimbangkan masukan dari stakeholder tertentu saja, perlu klarifikasi dan pertimbangan dari stakeholder lainnya, mudah2an bapak akan semakin bijak.
    Bu SMI, anda bertindak tepat, tapi mohon dimaklumi ya bu, saat ini "parpol tertentu" masih terlalu kuat dalam lingkaran kekuasaan.
    Btw, untuk mengukur kinerja keberhasilan suatu rejim pemerintahan, rasanya kita harus lebih fair menilai semua indikator bukan hanya indikator2 kegagalan/kecerobohannyanya saja, tapi juga indikator2 prestasinya, baik dari ipoleksosbudhankam dan "indonesia" sebagai suatu bangsa di mata dunia internasional.
    Bagaimana jaman soekarno, soeharto, habibie, gus dur, megawati dan sby ? siapa yang terbaik ?
  59. From anton on 15 November 2008 17:06:38 WIB
    Yang terbaik sudah jelas-lah
    BUNG KARNO!
    nggak ada lagi
    Membandingkan SBY dengan Bung Karno ibarat membandingkan anak kecil umur 10 tahun dengan Profesor berpengalaman puluhan tahun.

    Anton
  60. From fadil on 16 November 2008 17:33:55 WIB
    Dalam sebulan terakhir ini, udah 2 kali (minimal) SMI bentrok sama SBY-JK-AB dkk (dan kroni-kroni). Semuanya gara2 masalah perusahaan Bakrie, yaitu soal bail out dan suspend saham. Dua2nya jg udah dibahas di Perspektif ini. Dari 2 kejadian ini kita bisa lihat kalo SMI emang org yang tegas dan konsisten ama aturan, sekaligus jg nunjukin bahwa dia emang org penganut ekonomi liberal. Untuk masalah suspensi saya setuju sm SMI, karena menurut aturan suspensi emang udah harus dicabut dan perpanjangan hanya akan menguntungkan org2 tertentu aja. Tapi untuk masalah \"bail out\", menurut saya kita seharusnya bisa ngambil \"jalan tengah\" supaya tidak dinilai sekedar menyelamatkan perusahaan Bakrie, tapi juga sebagai usaha penguasaan sumber daya alam (dan juga sumber daya lain) negara ini kembali ke pangkuan rakyat/negara dari kepemilikan orang perseorangan atau swasta nasional ataupun kepemilikan asing. Negara melalui BUMN2nya seharusnya mengambil kesempatan ambruknya nilai saham Bakrie untuk mengambil alih, tentunya dengan perhitungan yang benar, adil dan transparan..
    Untuk ke depannya, SMI sebaiknya harus tetap di kabinet sampe Okt 2009 nanti biar bisa menghadang keinginan2 jahat dari orang2 yang juga ada di dalam pemerintahan. Tapi untuk kabinet yang akan datang gak usahlah, kayak gak ada org laen aja..
    Untuk Presiden dan Wapres 2009-2014, saya berpendirian gak akan milih orang2 yang sekarang ini udah pernah atau masih menjabat sebagai Presiden, Wapres, Menteri ataupun Gubernur. Menurut saya mereka semua itu udah pernah mendapat kesempatan dan gak ada prestasinya alias GAGAL. Ngapain juga milih orang yang udah terbukti gagal??
    Ini baru yang namanya gak mau 4L..
  61. From anton djakarta on 16 November 2008 23:08:19 WIB
    Kabinet Non 4L (Lu Lagi Lu Lagi)

    Presiden : Rano Karno
    Wapres : Dede Jusuf

    Menkeu : Yanuar Rizki
    Menkopolkam : Budiman Soedjatmiko
    Mendagri : Satya Witoelar
    Menhukham : Bambang Widjajanto
    Menlu : Desi Anwar
    Menkominfo : Martin Manurung
    Menteri Agama : Yenny Wahid
    Menpora : Chris John
    Mentamben : Sandiaga Uno
    MenBUMN : Roosan Roslani


    Itu calon alternatif, bagaimana menurut saudara?


    Anton

    http://anton-djakarta.blogspot.com/
  62. From M. Kahar Aidil. RD on 18 November 2008 14:26:25 WIB
    Melihat sesuatu dengan kaca mata yang bersih,bening itulah yang diperlukan saat ini,kita hanya bisa mengangkat tangan sambil menuding ini salah,dan itu salah....tapi tidak pernah tudingan itu kita arahkan ke diri kita sendiri,padahal Allah SWT secara simbolis telah memperlihatkan ini melalui jari jemari kita seperti;
    1. Saat kita menuding seseorang dengan jari telunjuk kita, maka
    2. Tiga jari lain(Jari Tengah,manis dan kelingking),mengarah ke diri kita sendiri, dan
    3. Tiga jari ini ditekan oleh ibu jari kita.
    Makna yang terkandung di sini sangatlah kuat muatannya untuk mengoreksi diri sendiri sebelum kita mengoreksi orang lain.Artinya kalau boleh saya simpulkan adalah, mari kita perbaiki Ahlak diri kita dulu sebelum kita memperbaiki Ahlak orang lain.Semoga caci maki di antara anak bangsa ini dari bulan ke bulan,tahun ketahun akan ada perbaikannya...semua dari dalam diri kita senidiri.
  63. From nano on 18 November 2008 21:01:14 WIB
    Betul tuh.....
    SBY perlu diteriaki, biar gak JK-AB minded

    dengan resign bu Mul, mungkin SBY jadi berpikir ulang,
    tuk privatisasi BUMN, dan kembali ke ekonomi kerakyatan yang pernah digagas pendiri bangsa ini

    Ayo bu Mul, teriaki terus SBY, biar tetap di rel.
    kalau perlu ajukan usul agar terjadi perombakan kabinet lagi.
    Walau di akhir periode, bagi kita gak masalah asal visi ekonomi kabinet Indonesia Bersatu makin jelas pro rakyat.

    regards

    nano
  64. From bocah gemblung on 26 November 2008 09:35:19 WIB
    Udah jelass, semakin kelihatan aslinya si SBY n JK itu. Ya lebih milih duitnya ARBlaah buat dana kampanye, drpd prestasi Yth Ibu Sri Mulyani yg jd Menteri Keuangan Terbaik sejagad tahun ini!!

    Kasihan BU Sri Mulyani, bagaikan emas ditaruh di dalam lumpur.
  65. From Lucky on 28 November 2008 16:47:31 WIB
    Jeng Sri......kalo memang resign berarti siap dong gak dapet pesangon?????
    Mendingan diberhentikan secara terhormat....enak dapet pesangon, dan sekalian pesangonnya dihibahkan untuk dibagi rata ke seluruh warga yang barusan dapet surat patah hati \" PHK \".
    Semoga apa yg sudah anda lakukan adalah yang terbaik bagi seluruh rakyat, bukan untuk sekedar memenuhi target anda mendapat award \"Terbaik\" anda dibidang finance.
    Sebelum benar- benar resign tolong berikan resep terakhir dari anda untuk dapat memperbaiki negeri ini.
    Tetap berkarya ok bu Sri ?????
  66. From ANANG PRASONGKO on 11 December 2008 03:56:48 WIB
    Bagiku yang penting semua harga terkendali dan Murah.....

    anangprasongko2008.blogspot.com
  67. From ANANG PRASONGKO on 11 December 2008 04:02:15 WIB
    Terserah mbak sri saja mau mundur atau tidak itu hak mbak sri bagi aku gak penting orangnya yang jabat tapi apa yang diperbuat untuk rakyat dapat sejahtera dan semua harga terkendali dan murah.... Gimana Boss Wimar ??
  68. From wimar on 11 December 2008 08:26:19 WIB
    haha pak anang prasongko, ceritanya sri mulyani itu mau mundur karena tidak mau dipaksa membela bakrie group yang merusak kesejahteraan rakyat. kelakuan group bakrie dan orang korup lain itu yang mempersulit kita mengusahakan harga terkendali dan murah.... jadi harusnya pak Anang membela Sri Mulyani.

    Kalau tidak, ya itu hak Bapak. "Boss Wimar" (jarang disebut begitu) hanya melaporkan, Pak
  69. From wimar on 11 December 2008 08:28:54 WIB
    Oh ya, mungkin Pak Anang tahu bahwa \"mbak sri\" itu Menteri Keuangan jadi dia ikut tanggung jawab agar harga terkendali dan murah... begitu Pak. Kalau dibiarkan Bakrie berkuasa, ya nggak akan ada perbaikan
  70. From Ochyid on 11 December 2008 17:45:54 WIB
    untung qt punya menkeu setangguh Bu Sri Mulyani
    maju terus BU...

    yg dibilank bung andi Juru bicara Presiden, Andi Mallarangeng, membantah kabar pengunduran diri Sri Mulyani. “Bu Ani baik-baik saja,

    ini bu sri mulyani apa bu ani yudhoyono?hehehe
  71. From il kisdarjono on 17 December 2008 16:47:01 WIB
    Berangkat dari pengertian bahwa politik itu tentang urusan kepentingan, maka punya dan memperjuangkan kepentingan itu sah-sah saja bagi para pemainnya. Begitu pula dengan Pak SBY maupun Bu SM.Saya gembira melihat bagaimana keduanya memainkan perannya dalam sandiwara kecil itu. Saya melihat dua hal, pertama clarity of mind, dan kedua memilih dan memperjuangkan pilihannya yang dalam hal ini keberpihakan. Kedua pemain kita tersebut memainkan perannya dengan baik, pikiran jernih, dan perjuangan tegas.Kita boleh senang atau tidak senang dengan keberpihakan mereka, itu urusan kita masing-masing.Saya tinggal menunggu bagaimana selanjutnya mereka itu memainkan peran mereka lebih lajut : jujur atau tidak, curang atau tidak, ksatria atau tidak, machiavelian atau tidak. Mari kita simak, itu akan memberikan pertunjukan menarik.

    Kombinasi Wyoming-1889 sering disebut dengan sebutan jaman wild-west, di mana para tokohnya memainkan peran dengan reckless. Tetapi toh mereka menjunjung tinggi nilai ke-satria-an. Luke Flecher itu rancher serakah, yang ingin membunuh Shane sang pembela petani gurem, melalui tangan Stark Wilson sang pembunuh bayaran, masih perlu mengundang Shane untuk datang ke saloon, ke tempat umum, di mana upaya pembunuhan itu akan dilakukan.Kalau mau, dia bisa membunuh dari belakang, tidak perlu susah-susah menyewa Stark Wilson segala dan melakukannya di tempat umum. Tetapi, ya itu tadi, di wild-west saja ada nilai ke-satria-an. Mari, kita tunggu babak selanjutnya sandiwara kecil kita.
  72. From Muhammad Khabib Tegowanu on 17 December 2008 19:10:00 WIB
    Qulil Haqqo walao kaana murron (katakan yang benar walau itu pahit)................
  73. From Hari on 22 December 2008 10:15:29 WIB
    AYO KITA DUKUNG SMI JADI CAPRES,
    Itu kalo dia mencalonkan diri loh....
    maju terus Bu Menteri
  74. From idang on 30 December 2008 14:32:15 WIB
    Saluut buat SMI,
    So, Usul buat 2009
    Capres Yusril Ihza Mahendra
    Cawapres Sri Mulyani
    Menko Ekuin : Kwik Kian Gie
    Menag : Hasyim Muzadi
    MA : Muladi
    Presiden Dari Teknokrat sudah, Militer sudah, Budayawan sudah.
    Nahh... sekarang saatnya kita Usung yang Muda dari Pakar Hukum dan Pakar Ekonomi, utk 2009 - 20014.
  75. From henri parsita on 30 January 2009 23:15:25 WIB
    Sodara2ku smua,kita ini bangsa yg masih mental terjajah lho..,ingat bangsa Indonesia baru diakui kemerdekaannya oleh Belanda thn 2005 lalu,jd jgn heran klo kehidupan bangsa ini tetap spt ini... siapapun dia yg memimpin negeri ini akan tetap sulit untuk maju2.bangsa kita ini sbenarnya tdk jauh beda dgn kondisi yg terjadi antara israel dan palestina sana, cuma untungnya kt tdk pegang senjata dan msh bodoh2/bangsa yg bermental terjajah/bawaan politik adu domba belanda msh keras terasa...,(klo sdh pintar2 negeri ini pasti udah maju).Ayo cari program yg spektakuler utk membangun manusia Indonesia dulu, baru kt dapat utk berhasil membangun yg lain2ya dan kt pasti akan mendapatkan harga diri sbg Bangsa yg BESAR.
  76. From ismalia faisal on 17 February 2009 16:00:23 WIB
    klo ibu2 mimpin emang cenderung bersih dan sehat krn pke hati nurani (kecuali mega)...pinternya SMI emang tidak diragukan lagi, saya belum pernah liat mentri yang begitu sistematis meyakinkan publik pada waktu kenaikan harga bbm. Salutlah buat SMI!!!
  77. From Esa Nugraha Putra on 12 March 2009 20:39:54 WIB
    aha, inilah resiko demokrasi. Yang menang pilpres harus balikin tuh yang nyumbang dana kampanye. Kita sebut saja, kita jujur saja, bahwa demokrasi kita ya demokrasi duit, bukan demokrasi Pancasila ( omomg omomg kita makin jarang dengar jargon ini.
  78. From yuswanti on 05 May 2010 11:49:03 WIB
    Sayang sekali kita kok tidak bisa menghargai orang pandai dan berintegritas tinggi seperti SMI. Mungkin memang SMI lebih layak untuk kepentingan dan kemaslahatan penduduk dunia bukan hanya Indonesia.Selamat bertugas di WB kalo mmg itu yg terbaik.
  79. From Rusty on 12 February 2012 23:13:06 WIB
    tukjunn buat politikus2 busuk yg bercokol di senayan bahwa anda bknlah org yg mereka sangkakan…….

« Home