Articles

  • “Rancangan Undang-Undang ini sebenarnya hutang konstitusional Republik Indonesia kepada masyarakat adat. Tujuh puluh tahun tidak pernah dibayar lunas. Dibayar dengan dicicil-cicil dengan Undang-Undang sektoral,” demikian diungkapkan dengan semangat oleh Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Abdon Nababan pada Media Briefing AMAN bertema, “Ada Apa dengan RUU Masyarakat Adat” di Jakarta, Rabu (27/1).

    Read ›
  • Oleh : Panji Kharisma Jaya

    Memasuki tahun baru 2016, banyak hal-hal baru yang patut untuk dicoba dan dilakukan. Beberapa orang telah mulai menyusun dan melaksanakan resolusi tahun baru untuk mencapai tujuan masing-masing di tahun ini. Tidak sedikit yang membuat resolusi untuk membentuk tubuh kekar, menabung, hingga menikah di tahun 2016. Namun, seberapa banyak yang beresolusi untuk mencoba teknologi terbaru?

    Awal tahun identik dengan kemunculan berbagai macam tren seperti model rambut, fashion, hingga tren fotografi. Namun, tidak sedikit pula tren teknologi yang muncul pada awal tahun. Dan tahun ini, teknologi VR (Virtual Reality/Realitas Visual) diprediksi akan menjadi tren.

    Read ›
  • “Indonesia tidak perlu dibela, mereka masyarakat internasional menghormati banyaknya capaian-capaian yang telah ditunjukkan,” ujar WW. Joko Widodo juga menerima apresiasi dari masyarakat internasional karena meskipun baru satu tahun menjabat, ia sudah bisa menjalin kerja sama yang baik dengan melibatkan para akademisi dan gerakan-gerakan masyarakat sipil.

    Read ›
  • SIDANG COP 21 United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) berjalan lambat. Pasalnya, delegasi-delegasi yang mewakili tiap negara masih mementingkan bisnis, bukan penyelamatan lingkungan.

    "Indonesia akan marah apabila hingga 7 Desember tidak ada kemajuan dalam sidang tersebut. Para delegasi tidak menyampaikan apa yang diinginkan pemerintahan mereka," kata Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim Rachmat Witoelar, di Paris, kemarin.

    Read ›
  • PARIS, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menghadapi dua isu besar dalam COP 21 pada kerangka konvensi perubahan iklim PBB (UNFCCC) di Paris. Kedua isu itu yakni kebakaran lahan gambut dan hutan, serta rencana dibangunnya pembangkit listrik berbasis batubara di Indonesia.

    Read ›
  • Jakarta (ANTARA News) - Indonesia akan memperjuangkan pengelolaan hutan sebagai aset produktif bangsa tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dalam Conference of the Parties to The United Nations Frame on Climate Change (COP 21/CMP11) di Paris, 30 November-11 Desember 2015.

    Read ›
  • PARIS, KOMPAS.com - Toleransi maksimal kenaikan dua derajat maksimum suhu bumi dalam KTT perubahan iklim, UNFCCC, Paris, Prancis sulit terpenuhi. Hal itu diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, di sela-sela COP 21 Paris, Rabu (2/12/2015) waktu setempat.

    Read ›
  • Salah satu sesi pentong di Pavilion Indonesia Paris COP membahas tentang  tantangan, strategi dan pembelajaran untuk pengelolaan SDA dan pembangunan hijau di Provinsi Kaltim.  Pembahasa  mengarah pada  perlunya mendorong green growth melalui dukungan sumber finansial, insentif untuk pengurangan emisi dan perlindungan hutan, peningkatan kapasitas SDM.

    Read ›
  • Oleh: Delegasi Republik Indonesia

    Paris, 3 Desember 2015 – Indonesia berupaya mengajak semua pihak terutama negara maju berkontribusi nyata dalam aksi menghadapi perubahan iklim dan menjaga kenaikan suhu bumi tidak melebihi 2oC. Dalam hal ini posisi Indonesia mencoba menjembatani berbagai kelompok negara dan kepentingan dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional. Secara komitmen dan praktek, telah sejak lama Indonesia melakukan upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim termasuk yang dilakukan pemerintah daerah dan masyarakat.

    Read ›
  • Mega Putra Ratya - detikNews

    Paris - Di Conference of Parties (COP) 21, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan 13 negara, 10 di antaranya langsung dengan kepala negara. Pertemuan itu diyakini mampu meningkatkan hubungan kerja sama Indonesia dengan negara-negara tersebut.


    Read ›
  • COP21 Paris – Lima Paris Action Agenda (LPAA) Sesi Hutan:

    Pengelolaan Hutan Berkesinambungan Memberikan Tiga Keuntungan

    Paris, 1 Desember 2015 – Selain menjadi elemen utama menghadapi perubahan iklim, hutan juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas pertanian dan mengurangi kemiskinan melalui peningkatan tata kelola hutan yang baik, transparansi, dan partisipasi semua pihak. Pada akhirnya hutan dapat menjadi elemen utama pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan pembangunan berkelanjutan.

    Read ›
  • PARIS / WASHINGTON, DC (30 November 2015) –Kendati emisi karbon dari deforestasi dikurangi separuh di daerah tropis, 1,135 miliar ton karbon akan tetap keluar dari atmosfer, dan akan memberi kontribusi signifikan terhadap upaya mendesak untuk membatasi naiknyasuhu global hingga kurang dari dua derajat Celcius, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan hari ini. Temuan ini mengundang perhatianhingga peran penting untuk menurunkan deforestasi dalam memperlambat perubahan iklim menjelang konferensi PBB tentang perubahan iklim minggu depan.

    Read ›
  • Para Kepala Pemerintahan Bersama Mendukung Hutan sebagai Solusi Utama Perubahan Iklim

    Negara
    -negara Pemilik Hutan dan Donor Juga Akan Mengumumkan Aksi Baru dan Kemitraan Baru dan Lebih Luas di AcaraYang Dipandu oleh Mary Robinson, Sekretaris Jenderal Utusan Khusus Perubahan Iklim PBB dan Ségolène Royal, Menteri Ekologi, Pembangunan Berkelanjutan dan Energi Prancis

    Read ›
  • Tim Komunikasi Presiden

    Ari Dwipayana

     

    Sesaat setelah tiba di Parc Des Expositions Du Bourget Paris, Perancis, tempat berlangsungnya Pertemuan para Pemimpin UNFCCC COP21, Presiden Joko Widodo melaksanakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte.

    Read ›
  • Tim Komunikasi Presiden

    Ari Dwipayana‎

     

    Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Serbia Tomislav Nikolić di Parc des Expositions du Bourget Paris, Perancis, Senin 30 November 2015. Pertemuan ini merupakan yang pertama kali bagi keduanya. “Terimakasih atas kerjasama yang terjalin baik selama ini,” ujar Presiden Jokowi

    Read ›
  • Tim Komunikasi Presiden

    Ari Dwipayana

    Pagi ini, 30 November 2015, Ruang VVIP Lounge Parc Des Expositions Du Bourget Paris menjadi ajang pertemuan informal para Pemimpin Dunia, seraya menanti acara pembukaan Leaders Event UNFCCC COP21 Paris.

    Read ›
  • Tim Komunikasi Presiden

    Ari Dwipayana

    Udara dingin awal musim dingin di Paris, Perancis tidak menghalangi para Pemimpin Dunia, termasuk Presiden Joko Widodo, untuk hadir pada acara Pertemuan para Pemimpin UNFCCC COP21.

    Read ›
  • Misbahol Munir - 29 November 2015 10:35 wib

    Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia berkepentingan memastikan semua pihak memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menghadapi perubahan iklim.
     
    "Kita memberikan dukungan politik, sama seperti konferensi sebelumnya, kita berikan komitmen," kata Presiden sesaat sebelum bertolak menuju Paris, Prancis, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (29/11/2015).

    Read ›
  • COP berubah dari pengkotak-kotakan melalui kelompok-kelompok menjadi sebuah forum bersama melawan perubahan iklim. COP21 diharapkan menjadi forum solidaritas kemanusiaan karena nasib bumi dalam keadaan gawat. Demikian Rachmat Witoelar dalam wawancara informal setelah acara pembekalan delegasi RI di gedung Manggala Wanabhakti (24 Nov)

    Read ›

« Home | ‹ Previous | Next ›