Tutur Witoelar: Perspektif Wimar Kembali ke Layar Kaca
area
19 March 2008
Setelah lama menghilang, Wimar Witoelar akan kembali hadir di layar kaca. Memberikan perspektif baru, tidak hanya seputar isu terkini, tayangan ini juga memberi suguhan berbeda menonton televisi. Simak ceritanya seputar acara barunya kepada Bayu Maitra dan Tizar Patria berikut ini.

Bagaimana perasaan Anda tampil di televisi lagi setelah sekian lama absen?
Saya sangat berterima kasih pada banyak pihak. Soalnya, mereka yang membuat saya muncul. Dari dulu, pemunculan saya di TV terjadi atas permintaan orang. Bukannya sombong. Tapi, dalam show business, saya ingin meng-entertain orang tanpa menjadikannya pekerjaan sehari-hari. Saya pikir, jika atas permintaan orang, itu sudah menjadi start yang baik. Dan, saya senang permintaan ini datang dari Star TV, yang sekarang memimpin manajemen ANTV.
Direksi Star TV sangat memegang kaidah ‘branding is everything’. Menurut mereka, saya mempunyai konsistensi. Jadi, Perspektif selalu tampil dengan memegang brand tertentu, konsisten, dan berbeda. Intinya, saya hanya dituntut menjaga ciri khas. Konsepnya, membahas setiap masalah dengan sudut pandang yang jelas. Menyenangkan sebab kehadiran saya diterima karena keyakinan mereka pada produk saya. Saya, kan, sudah sering dibredel, tetapi masih muncul dengan ciri khas kental. Untuk yang belum tahu ciri khas saya, bisa melihatnya di show terbaru ini.
Apa konsep acaranya?
Dasarnya, memenuhi keingintahuan orang terhadap kejadian sekitar. Bagi orang yang sibuk dan tidak sempat browsing mencari berita, kami berusaha mengintisarikannya dalam bentuk yang gampang dicerna dan tidak mengancam selama setengah jam.
Bagian pertama berisi monolog yang saya sampaikan tanpa skrip, seperti dalam acara Jay Leno. Kemudian, ada 5 Thing That Matter Most to Wimar Witoelar yang dikomentari co-host—sekarang sedang dalam proses audisi. Contohnya, membahasa tentang Obama yang kalah di negara bagian X. Selain itu, setiap hari nanti juga akan ada tamu dari berbagai kalangan, dari selebriti hingga politisi.
Tidak seperti acara gosip, angle-nya diubah menjadi agak serius. Jadi, intinya kami menyampaikan bahwa hidup itu fun. Tapi, fun dengan cara agak serius. We are talking about nothing because there’s a lot of things that seem like nothing. Di acara ini, kami mencoba menerapkan konsep seni berkomunikasi atau the art of conversation.
Bisa disimpulkan bahwa bentuk acaranya akan sangat berbeda dari Perspektif Wimar terdahulu yang terkesan ‘galak’ dan ‘tajam’ yang akhirnya dibredel itu?
Perception is reality. Kesan yang didapat dari suatu acara itu tergantung penontonnya. Itu implikasinya. Ada yang memandang tajam, tapi ada juga yang menganggap melelahkan. Implikasi memang tidak dapat dipisahkan dari sebuah acara, tapi kalo sedikit ‘kick’ kanan-kiri, itu tetap menjadi ciri khas yang nggak bisa ditinggalkan.
Bagaimana ceritanya radio bisa terlibat dalam acara yang akan ditayangkan on air setiap hari ini?
Idenya dari orang-orang Star TV. Bukan menyiarkan langsung, tetapi topik bahasan dalam show juga dijadikan materi siaran radio. Acara TV-nya sendiri disiarkan langsung setiap hari pukul 06.00—06.30 dengan tagline “Don’t leave home without it”. Formatnya, ulasan berita dengan gaya yang santai.
Kapan akan mulai tayang?
Mulai 24 Maret. Namun, kami sudah mulai promo sejak 16 Maret.
Ada alasan kenapa pembaca area harus menonton acara ini?
Karena kami menampilkan kehidupan apa adanya. Sangat area.




7 Comments: